Revolusi Hijau merupakan proyek penelitian untuk meningkatkan produksi pangan di berbagai negara di dunia. Revolusi Hijau pada dasarnya adalah suatu perubahan cara bercocok tanam dari cara tradisional ke cara modern yang ditandai dengan makin berkurangnya ketergantungan petani pada cuaca dan alam. Sejumlah varietas padi-padian baru yang unggul, khususnya gandum, padi, dan jagung, dikembangkan dalam upaya melipatgandakan hasil pertanian. Pelaksanaan penelitian pertanian disponsori oleh lembaga Ford and Rockefeller Foundation. Penelitian itu dilakukan di negara Meksiko, Filipina, India, dan Pakistan.
Di Meksiko, pada tahun 1944, didirikan sebuah pusat penelitian benih jagung dan gandum. Pusat penelitian ini mendapat bimbingan langsung dari Rockefeller Foundation. Hanya dalam beberapa tahun, para peneliti di lembaga tersebut berhasil menemukan beberapa varietas baru yang hasilnya jauh di atas rata-rata hasil varietas lokal Meksiko.
Diilhami oleh kesuksesan hasil penelitian di Meksiko, pada tahun 1962, Rockefeller Foundation bekerja sama dengan Ford Foundation mendirikan sebuah badan penelitian untuk tanaman padi di Filipina. Badan penelitian ini dinamakan International Rice Research Institute (IRRI) yang bertempat di Los Banos, Filipina.
Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah B.