Iklan

Pertanyaan

Di Indonesia pada tahun 1966 pernah mengalami inflasi sebesar 600%, hal ini disebabkan pencetakan uang baru secara besar-besaran untuk menutup defisit anggaran pada waktu itu. Menurut sifatnya, inflasi ini disebut…

Di Indonesia pada tahun 1966 pernah mengalami inflasi sebesar 600%, hal ini disebabkan pencetakan uang baru secara besar-besaran untuk menutup defisit anggaran pada waktu itu. Menurut sifatnya, inflasi ini disebut…

  1. galloping inflation

  2. creeping inflation

  3. hyperinflation

  4. domestic inflation

  5. imported inflation

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

02

:

59

:

19

Klaim

Iklan

L. Avicenna

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Institut Teknologi Bandung

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Menurut sifatnya, inflasi dibedakan menjadi sebagai berikut. Inflasi Ringan/Merayap (Creeping Inflation), ditandai dengan laju inflasi yang rendah, biasanya kurang dari 10% setahun, kenaikan harga berjalan secara lambat dan biasanya berlangsung relatif lama. Inflasi Sedang (Galloping Inflation) adalah inflasi berkisar antara 10%–30% per tahun yang ditandai dengan kenaikan harga yang cukup besar dan biasanya berlangsung relatif singkat. Angka inflasi pada kondisi ini biasanya disebut inflasi 2 digit, berkisar antara 10–30%. Inflasi berat. Inflasi yang lajunya berada pada batas antara 30%-100% setahun. Pada tingkat ini harga-harga kebutuhan masyarakat naik secara signifikan dan sulit dikendalikan. Indonesia pernah mengalami inflasi berat pada tahun 1998. pada waktu itu inflasi per Desember mencapai 77,63 %. Hyperinflation. Jenis inflasi ini sangat dirasakan karena dapat terjadi secara besar-besaran dan jika diukur berada di atas 100% setahun. Di Indonesia pada tahun 1966 pernah mengalami inflasi sebesar 600%, hal ini disebabkan pencetakan uang baru secara besar-besaran untuk menutup defisit anggaran pada waktu itu.

Menurut sifatnya, inflasi dibedakan menjadi sebagai berikut.

  • Inflasi Ringan/Merayap (Creeping Inflation), ditandai dengan laju inflasi yang rendah, biasanya kurang dari 10% setahun, kenaikan harga berjalan secara lambat dan biasanya berlangsung relatif lama.
  • Inflasi Sedang (Galloping Inflation) adalah inflasi berkisar antara 10%–30% per tahun yang ditandai dengan kenaikan harga yang cukup besar dan biasanya berlangsung relatif singkat. Angka inflasi pada kondisi ini biasanya disebut inflasi 2 digit, berkisar antara 10–30%.
  • Inflasi berat. Inflasi yang lajunya berada pada batas antara 30%-100% setahun. Pada tingkat ini harga-harga kebutuhan masyarakat naik secara signifikan dan sulit dikendalikan. Indonesia pernah mengalami inflasi berat pada tahun 1998. pada waktu itu inflasi per Desember mencapai 77,63 %.
  • Hyperinflation. Jenis inflasi ini sangat dirasakan karena dapat terjadi secara besar-besaran dan jika diukur berada di atas 100% setahun. Di Indonesia pada tahun 1966 pernah mengalami inflasi sebesar 600%, hal ini disebabkan pencetakan uang baru secara besar-besaran untuk menutup defisit anggaran pada waktu itu.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

19

Iklan

Pertanyaan serupa

Creep secara harfiah berarti merayap. Istilah dalam bahasa Inggris ini digunakan untuk menjelaskan inflasi yang terjadi dengan nilai…

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia