Iklan

Pertanyaan

Di dalam laboratorium disediakan beberapa larutan garam yang meliputi Na 2 ​ CO 3 ​ , ( NH 4 ​ ) 2 ​ CO 3 ​ , ( NH 4 ​ ) 2 ​ SO 4 ​ , K 2 ​ SO 4 ​ , Na 2 ​ S , dan Ba ( CH 3 ​ COO ) 2 ​ a. Kelompokkan larutan garam yang mengalami hidrolisis dan yang tidak! b. Untuk garam yang mengalami hidrolisis, tentukan apakah hidrolisis total atau sebagian dan tentukan pula sifat larutannya (asam, basa, atau netral)!

Di dalam laboratorium disediakan beberapa larutan garam yang meliputi

a. Kelompokkan larutan garam yang mengalami hidrolisis dan yang tidak!
b. Untuk garam yang mengalami hidrolisis, tentukan apakah hidrolisis total atau sebagian dan tentukan pula sifat larutannya (asam, basa, atau netral)!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

03

:

39

:

01

Klaim

Iklan

D. Aprilia

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Jawaban terverifikasi

Jawaban

dapat disimpulkan, garam yangmengalami hidrolisis yaitu Na 2 ​ CO 3 ​ (hidrolisis parsial, garam bersifat basa), Na 2 ​ S (hidrolisis parsial, garam bersifat basa), Ba ( CH 3 ​ COO ) 2 ​ (hidrolisis parsial, garam bersifat basa), ( NH 4 ​ ) 2 ​ SO 4 ​ (hidrolisis parsial, garam bersifat asam), ( NH 4 ​ ) 2 ​ CO 3 ​ (hidrolisis total, sifat garam tergantung nilai Ka dan Kb). sedangkan yang tidak terhidrolisis yaitu .

dapat disimpulkan, garam yang mengalami hidrolisis yaitu  (hidrolisis parsial, garam bersifat basa),  (hidrolisis parsial, garam bersifat basa) ,  (hidrolisis parsial, garam bersifat basa) ,  (hidrolisis parsial, garam bersifat asam) ,  (hidrolisis total, sifat garam tergantung nilai Ka dan Kb). sedangkan yang tidak terhidrolisis yaitu K subscript 2 S O subscript 4 .

Pembahasan

Hidrolisis merupakan reaksi antara ion-ion garam dengan air. Ion yang berasal dari asam lemah atau basa lemah cenderung bereaksi dengan air untuk membentuk asam atau basa penyusunnya. Berdasarkan kekuatan asam dan basa pembentuknya: Anion dari asam lemah, kation dari basa kuat = garam bersifat basa (hidrolisis parsial) Anion dari asam kuat, kation dari basa lemah= garam bersifat asam(hidrolisis parsial) Anion dari asam lemah, kation dari basa lemah= garam yang sifatnya tergantung nilai Ka dan Kb. Apabila Ka>Kb bersifat asam, Kb>Ka bersifat basa, Ka=Kb bersifat netral(hidrolisis total) Anion dari asam kuat, kation dari basa kuat = larutan bersifat netral (tidak terhidrolisis) Garam Na 2 ​ CO 3 ​ = bersifat basa (mengalami hidrolisis sebagian) Garam ( NH 4 ​ ) 2 ​ CO 3 ​ = mengalami hidrolisis total, sifat garam tergantung Ka dan Kb Garam ( NH 4 ​ ) 2 ​ S O 4 ​ = bersifat asam(mengalami hidrolisis sebagian) Garam K 2 ​ SO 4 ​ = tidak terhidrolisis, bersifat netral Garam Na 2 ​ S = bersifat basa (mengalami hidrolisis sebagian) Garam Ba ( CH 3 ​ COO ) 2 ​ = bersifat basa (mengalami hidrolisis sebagian) Jadi, dapat disimpulkan, garam yangmengalami hidrolisis yaitu Na 2 ​ CO 3 ​ (hidrolisis parsial, garam bersifat basa), Na 2 ​ S (hidrolisis parsial, garam bersifat basa), Ba ( CH 3 ​ COO ) 2 ​ (hidrolisis parsial, garam bersifat basa), ( NH 4 ​ ) 2 ​ SO 4 ​ (hidrolisis parsial, garam bersifat asam), ( NH 4 ​ ) 2 ​ CO 3 ​ (hidrolisis total, sifat garam tergantung nilai Ka dan Kb). sedangkan yang tidak terhidrolisis yaitu .

Hidrolisis merupakan reaksi antara ion-ion garam dengan air. Ion yang berasal dari asam lemah atau basa lemah cenderung bereaksi dengan air untuk membentuk asam atau basa penyusunnya.
Berdasarkan kekuatan asam dan basa pembentuknya:

  1. Anion dari asam lemah, kation dari basa kuat = garam bersifat basa (hidrolisis parsial)
  2. Anion dari asam kuat, kation dari basa lemah = garam bersifat asam (hidrolisis parsial)
  3. Anion dari asam lemah, kation dari basa lemah = garam yang sifatnya tergantung nilai Ka dan Kb. Apabila Ka>Kb bersifat asam, Kb>Ka bersifat basa, Ka=Kb bersifat netral (hidrolisis total)
  4. Anion dari asam kuat, kation dari basa kuat = larutan bersifat netral (tidak terhidrolisis)

Garam  = bersifat basa (mengalami hidrolisis sebagian)
Garam  = mengalami hidrolisis total, sifat garam tergantung Ka dan Kb
Garam  = bersifat asam (mengalami hidrolisis sebagian)
Garam  = tidak terhidrolisis, bersifat netral
Garam  = bersifat basa (mengalami hidrolisis sebagian)
Garam  = bersifat basa (mengalami hidrolisis sebagian)

Jadi, dapat disimpulkan, garam yang mengalami hidrolisis yaitu  (hidrolisis parsial, garam bersifat basa),  (hidrolisis parsial, garam bersifat basa) ,  (hidrolisis parsial, garam bersifat basa) ,  (hidrolisis parsial, garam bersifat asam) ,  (hidrolisis total, sifat garam tergantung nilai Ka dan Kb). sedangkan yang tidak terhidrolisis yaitu K subscript 2 S O subscript 4 .

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Ana Maharani Putri

Jawaban tidak sesuai

Iklan

Pertanyaan serupa

Sebutkan jenis hidrolisis dari garam ( NH 4 ​ ) 2 ​ S .

6

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia