Iklan

Iklan

Pertanyaan

Di dalam bejana tertutup yang volumenya 10 liter, NH 3 ​ terurai menurut reaksi kesetimbangan: 2 NH 3 ​ ( g ) ⇌ N 2 ​ ( g ) + 3 H 2 ​ ( g ) Jika komposisi gas-gas dalam kesetimbangan adalah 0,1 mol gas N 2 ​ ; 0,3 mol gas H 2 ​ ; dan 0,2 mol gas ; tentukan: nilai K c ​ komposisi awal sebelum terurai derajat disosiasi .

Di dalam bejana tertutup yang volumenya 10 liter,  terurai menurut reaksi kesetimbangan:
 

 
 

Jika komposisi gas-gas dalam kesetimbangan adalah 0,1 mol gas ; 0,3 mol gas ; dan 0,2 mol gas N H subscript 3; tentukan:

  1. nilai  
  2. komposisi awal sebelum N H subscript 3 terurai
  3. derajat disosiasi N H subscript 3.

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

nilai , jumlah sebelumterurai, danderajat disosiasi berturut-turut adalah ; 0,4 mol, dan 50%.

 nilai K subscript c, jumlah N H subscript 3 sebelum terurai, dan derajat disosiasi N H subscript 3 berturut-turut adalah 6 comma 75 cross times 10 to the power of negative sign 3 end exponent; 0,4 mol, dan 50%.

Iklan

Pembahasan

Pembahasan
lock

Disosiasi adalah penguraian suatu zat menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana. Jika disosiasi terjadi dalam wadahtertutup dan terjadi suatu kesetimbangan disebut sebagai kesetimbangan disosiasi. Untuk mengetahui berapa bagian zat asal yang terdisosiasi, digunakan istilah derajat disosiasi ( ). Derajat disosiasi menyatakan perbandingan antara jumlah zat yang terdisosiasi dengan jumlah zat mula-mula dan dirumuskan sebagai berikut. nilai menyatakan perbandingan hasil kali konsentrasi zat produk pangkat koefisien reaksi terhadap hasil kali konsentrasi zat reaktan pangkat koefisien reaksi. Nilai untuk kesetimbangan tersebut adalah: komposisi awal sebelum terurai Misalkan jumlah mula-mula = a mol dan jumlah yang terurai = x . Penentuan jumlah mula-mula dapat dicari dengan menggunakan tabel persamaan MRS sebagai berikut. Sebelum menghitung jumlah mula-mula, kita hitung terlebih dahulu nilai x berdasarkan data kesetimbangan gas . Setelah itu kita hitungjumlah mula-mula berdasarkan data reaksi dan setimbang. derajat disosiasi . Berdasarkan perhitungan diatas, dapat kita simpulkan bahwa: Tetapan kesetimbangan = . Komposisi awal sebelum terurai adalah 0,4 mol. Derajat disosisasi sebesar 50%. Jadi,nilai , jumlah sebelumterurai, danderajat disosiasi berturut-turut adalah ; 0,4 mol, dan 50%.

Disosiasi adalah penguraian suatu zat menjadi zat-zat lain yang lebih sederhana. Jika disosiasi terjadi dalam wadah tertutup dan terjadi suatu kesetimbangan disebut sebagai kesetimbangan disosiasi. Untuk mengetahui berapa bagian zat asal yang terdisosiasi, digunakan istilah derajat disosiasi (alpha). Derajat disosiasi menyatakan perbandingan antara jumlah zat yang terdisosiasi dengan jumlah zat mula-mula dan dirumuskan sebagai berikut.
 

alpha equals fraction numerator jumlah space zat space yang space terdisosiasi over denominator jumlah space zat space mula bond mula end fraction 

  1. nilai K subscript c 
    K subscript c menyatakan perbandingan hasil kali konsentrasi zat produk pangkat koefisien reaksi terhadap hasil kali konsentrasi zat reaktan pangkat koefisien reaksi. Nilai K subscript c untuk kesetimbangan tersebut adalah:
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell K subscript c end cell equals cell fraction numerator open square brackets N subscript 2 close square brackets open square brackets H subscript 2 close square brackets cubed over denominator open square brackets N H subscript 3 close square brackets squared end fraction end cell row cell K subscript c end cell equals cell fraction numerator open parentheses begin display style fraction numerator 0 comma 1 over denominator 10 end fraction end style close parentheses open parentheses begin display style fraction numerator 0 comma 3 over denominator 10 end fraction end style close parentheses cubed over denominator open parentheses begin display style fraction numerator 0 comma 2 over denominator 10 end fraction end style close parentheses squared end fraction end cell row cell K subscript c end cell equals cell fraction numerator 0 comma 01 cross times 0 comma 000027 over denominator 0 comma 004 end fraction end cell row cell K subscript c end cell equals cell 0 comma 00675 end cell row cell K subscript c end cell equals cell 6 comma 75 cross times 10 to the power of negative sign 3 end exponent end cell end table 

     
  2. komposisi awal sebelum N H subscript 3 terurai
    Misalkan jumlah N H subscript 3 mula-mula = a mol dan jumlah N H subscript 3 yang terurai = x. Penentuan jumlah N H subscript 3 mula-mula dapat dicari dengan menggunakan tabel persamaan MRS sebagai berikut.

      
    Sebelum menghitung jumlah N H subscript 3 mula-mula, kita hitung terlebih dahulu nilai x berdasarkan data kesetimbangan gas N subscript 2.
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell 1 half italic x end cell equals cell 0 comma 1 space mol end cell row italic x equals cell fraction numerator 0 comma 1 space mol over denominator 1 half end fraction end cell row italic x equals cell 0 comma 2 space mol end cell end table  
    Setelah itu kita hitung jumlah N H subscript 3 mula-mula berdasarkan data reaksi dan setimbang.
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell n subscript N H subscript 3 end subscript space bereaksi end cell equals italic x row blank italic equals cell 0 comma 2 space mol end cell row cell n subscript N H subscript 3 end subscript space mula bond mula end cell equals cell n subscript N H subscript 3 end subscript space bereaksi and n subscript N H subscript 3 end subscript space setimbang end cell row cell n subscript N H subscript 3 end subscript space mula bond mula end cell equals cell 0 comma 2 space mol plus 0 comma 2 space mol end cell row cell n subscript N H subscript 3 end subscript space mula bond mula end cell equals cell 0 comma 4 space mol end cell end table    
     
  3. derajat disosiasi N H subscript 3.
    table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row alpha equals cell fraction numerator n subscript N H subscript 3 end subscript space terdisosiasi over denominator n subscript N H subscript 3 end subscript space mula bond mula end fraction cross times 100 percent sign end cell row alpha equals cell fraction numerator 0 comma 2 space mol over denominator 0 comma 4 space mol end fraction cross times 100 percent sign end cell row alpha equals cell 50 percent sign end cell end table 
     

Berdasarkan perhitungan diatas, dapat kita simpulkan bahwa:

  • Tetapan kesetimbangan K subscript c = 6 comma 75 cross times 10 to the power of negative sign 3 end exponent.
  • Komposisi awal sebelum N H subscript 3 terurai adalah 0,4 mol.
  • Derajat disosisasi N H subscript 3 sebesar 50%.

Jadi, nilai K subscript c, jumlah N H subscript 3 sebelum terurai, dan derajat disosiasi N H subscript 3 berturut-turut adalah 6 comma 75 cross times 10 to the power of negative sign 3 end exponent; 0,4 mol, dan 50%.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

100

Lorenza Meilani

Makasih ❤️

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Pada suhu 500 K, reaksi kesetimbangan 2 HCl ( g ) ⇌ H 2 ​ ( g ) + Cl 2 ​ ( g ) mempunyaiK c = 25. Saat setimbang diperoleh 0,5 mol Cl 2 ​ . Tentukan: a. mol Cl 2 ​ yang terbentuk b. mol HCl mula...

42

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2024 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia