Iklan

Pertanyaan

Di bawah ini merupakan walisongo yang menyebarkan agama islam di tanah jawa kecuali ...

Di bawah ini merupakan walisongo yang menyebarkan agama islam di tanah jawa kecuali ...

  1. Maulana Malik Ibrahim di kenal dengan nama Syeikh Maghribi menyebarkan Islam di Jawa Timur.

  2. Sunan Ampel dengan nama asli Raden Rahmat menyebarkan Islam di daerah Ampel Surabaya.

  3. Syeh Siti Jenar dari kabupaten Demak Jawa Tengah.

  4. Sunan Bonang adalah putra Sunan Ampel memiliki nama asli Maulana Makdum Ibrahim menyebarkan Islam di Bonang (Tuban).

  5. Sunan Drajat juga putra dari Sunan Ampel nama aslinya adalah Syaifuddin, menyebarkan Islam di daerah Gresik/Sedayu.

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

03

:

58

:

52

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang paling benar adalah C.

jawaban yang paling benar adalah C.

Pembahasan

Pembahasan
lock

Syekh Siti Jenar merupakan salah satu tokoh ulama yang menyebarkan Islam di Pulau Jawa, ia merupakan salah satu wali namun tidak termasuk tokoh Walisongo. Nama aslinya adalah Raden Abdul Jalil, ada juga yang menyebutnya Hasan Ali Anshar. Ia juga dikenal dengan nama Sunan Jepara, Siti Brit, Syekh Lemah Abang dan Syekh Jabarantas, karena ia terkenal dengan kesederhanaannya dengan pakaian yang robek-robek. Dengan penampilannya yang sederhana, beliau tetap rendah hati dan mau belajar kepada para wali-wali senior. Di dalamNaskah Negara Krethabumi Sargha III pupuh 77, dijelaskan bahwa Siti Jenar sewaktu dewasa pergi menuntut ilmu ke Persia (Iran) dan tinggal di sana selama 17 tahun. Ia berguru kepada Syekh Abdul Malik Al-Baghdadi (Syi’ah Imamiyah) yang suatu saat menjadi mertuanya. Sewaktu belajarnya ia sangat senang terhadap ilmu tasawuf, sehingga ia juga berguru kepada Syekh Ahmad Al-Baghdadi yang menganut tarekat Akmaliyah yang jalur silsilahnya sampai kepada Abu Bakar as-Shiddiq ra. TarekatAkmaliyah ini menjelaskan tentang perjalanan spiritual seorang hamba untuk sampai kehadirat Allah swt. harus melalui empat tahap.Pertama,anak tangga istighfar yang mana dengan anak tangga ini akan tercapai maghfirah (ampunan)yang terpancar dari al-Ghaffar (Sang Maha Pengampun) dan akan menyingkap selubung hijab.Kedua,anak tangga shalawat, yang mana dengan anak tangga ini seorangsalikakan menyadari dirinya adalah bagian dari pancaranNur Muhammad,yang selanjutnya dengan pancaran ini seseorang dapat melanjutkan perjalanan keHaqiqah al-Muhammadiyyah. Ketiga,anak tangga tahlil, yakni sebuah tangga pentauhidan, yang mana dengan anak tangga ini seorangsalikdapat mengetahui esensi atau makna rahasia di balikHaqiqah al-Muhammadiyyah, inilah tahap yang disebutdengan Wahdah as-Syuhud .Keempat,setelah seorangsalikmencapai tahap Syuhud, maka dia akan mencapai tangga Nafs al-Haqq yang ketika seorangsalikberada dalam tahap ini, maka dia akan berada dalam posisifana’(peniadaan diri) karena kehidupannya telah telah terhubung dengan al-Haqq . Dengan demikian, jawaban yang paling benar adalah C.

Syekh Siti Jenar merupakan salah satu tokoh ulama yang menyebarkan Islam di Pulau Jawa, ia merupakan salah satu wali namun tidak termasuk tokoh Walisongo. Nama aslinya adalah Raden Abdul Jalil, ada juga yang menyebutnya Hasan Ali Anshar. Ia juga dikenal dengan nama Sunan Jepara, Siti Brit, Syekh Lemah Abang dan Syekh Jabarantas, karena ia terkenal dengan kesederhanaannya dengan pakaian yang robek-robek. Dengan penampilannya yang sederhana, beliau tetap rendah hati dan mau belajar kepada para wali-wali senior. 
Di dalam Naskah Negara Krethabumi Sargha III pupuh 77, dijelaskan bahwa Siti Jenar sewaktu dewasa pergi menuntut ilmu ke Persia (Iran) dan tinggal di sana selama 17 tahun. Ia berguru kepada Syekh Abdul Malik Al-Baghdadi (Syi’ah Imamiyah) yang suatu saat menjadi mertuanya. Sewaktu belajarnya ia sangat senang terhadap ilmu tasawuf, sehingga ia juga berguru kepada Syekh Ahmad Al-Baghdadi yang menganut tarekat Akmaliyah yang jalur silsilahnya sampai kepada Abu Bakar as-Shiddiq ra.
Tarekat Akmaliyah ini menjelaskan tentang perjalanan spiritual seorang hamba untuk sampai kehadirat Allah swt. harus melalui empat tahap. Pertama, anak tangga istighfar yang mana dengan anak tangga ini akan tercapai maghfirah (ampunan) yang terpancar dari al-Ghaffar (Sang Maha Pengampun) dan akan menyingkap selubung hijab. Kedua, anak tangga shalawat, yang mana dengan anak tangga ini seorang salik akan menyadari dirinya adalah bagian dari pancaran Nur Muhammad, yang selanjutnya dengan pancaran ini seseorang dapat melanjutkan perjalanan ke Haqiqah al-Muhammadiyyah. 
Ketiga, anak tangga tahlil, yakni sebuah tangga pentauhidan, yang mana dengan anak tangga ini seorang salik dapat mengetahui esensi atau makna rahasia di balik Haqiqah al-Muhammadiyyah, inilah tahap yang disebut dengan Wahdah as-Syuhud. Keempat, setelah seorang salik mencapai tahap Syuhud, maka dia akan mencapai tangga Nafs al-Haqq yang ketika seorang salik berada dalam tahap ini, maka dia akan berada dalam posisi fana’ (peniadaan diri) karena kehidupannya telah telah terhubung dengan al-Haqq.

Dengan demikian, jawaban yang paling benar adalah C.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

3

Bunga Anastassia

lama dijawab

Iklan

Pertanyaan serupa

Jelaskan proses penyebaran Islam yang dilakukan oleh Sunan Gunung Jati!

1

3.3

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia