Dalam menentukan konfigurasi elektron, harus memperhatikan beberapa aturan berikut:
- Prinsip Aufbau : isi elektron dari tingkat rendah ke tinggi
- Aturan Hund : elektron yang mengisi >1 orbital, tersebar pada orbital yang punya tingkat energi dan arah spin yang sama baru kemudian berpasangan dengan arah yang berbeda.
- Larangan Pauli : 1 orbital terdiri dari maksimal 2 elektron dengan arah spin berlawanan
Berdasarkan aturan Aufbau, pengisian elektron ke dalam orbital selalu dimulai dari orbital dengan tingkat energi rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi. Apabila terdapat 1 subkulit dengan harga n + l sama, elektron akan mengisi subkulit yang harga m-nya lebih kecil terlebih dahulu . Dengan demikian, suatu atom selalu berada pada tingkat energi minimum. Urutan tingkat energi dari tingkat energi yang rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi digambarkan sebagai diagram elektron Aufbau, yaitu:

Urutan: 1s 2s 2p 3s 3p 4s 3d 4p 5s 4d 5p 6s 4f 5d 6p 7s 5f 6d 7p
Konfigurasi elektron menurut aturan Aufbau yaitu pengisian elektron pada orbital dimulai dari tingkat energi yang rendah ke tingkat energi yang lebih tinggi. Beberapa konfigurasi elektron suatu atom tidak mengikuti aturan Aufbau karena kestabilan diagram orbital yang dipengaruhi oleh sifat orbitalnya (orbital penuh dan setengah penuh lebih stabil).
Jumlah orbital pada subkulit s = 1 orbital, p = 3 orbital, d = 5 orbital, dan f = 7 orbital. Setiap orbital masing-masing diisi 2 elektron, sehingga jumlah elektron penuh untuk s = 2 elektron, p = 6 elektron, d = 10 elektron, dan f = 14 elektron.
Pilihan (3) 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s2 4d10 5p2 kurang tepat, karena orbital 5p tidak penuh dan tidak setengah penuh, sehingga dapat diperbaiki menjadi (3) 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 3d10 4p6 5s1 4d10 5p3 yang termasuk kestabilan setengah penuh.
Jadi jawaban yang tepat adalah 2 dan 4 (C).