Metode ini menganggap bahwa hubungan antara biaya dengan volume aktivitas berbentuk hubungan garis lurus dengan persamaan garis regresi y = a + bx.
Di mana y merupakan variabel tidak bebas (dependent variable) yaitu variabel yang perubahannya ditentukan oleh perubahan pada variabel x yang merupakan variabel bebas (independent variable).
Variabel y menunjukkan biaya, sedangkan variabel x menunjukkan volume aktivitas.
Penaksiran biaya dengan menggunakan persamaan regresi tersebut menghasilkan taksiran rata-rata biaya.
Biaya yang sesungguhnya terjadi pada tingkat aktivitas kemungkinan lebih tinggi atau lebih rendah dari angka rata-rata tersebut.
Penaksiran biaya tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan taksiran angka interval, yang diperkirakan biaya sesungguhnya berada di dalamnya.
Dengan cara menggunakan angka standard error of estimate.
Standard error of estimate ini dapat digunakan untuk menaksir interval biaya reparasi dan pemeliharaan yang diharapkan akan terjadi biaya yang sesungguhnya.
Atas dasar taksiran aktivitas 90.000 jam mesin dalam tahun anggaran 2020 dan tingkat kepercayaan (degree of confidence) sebesar 95%.
Maka dari hasil perhitungan menunjukkan kepada manajemen perusahaan bahwa diperkirakan biaya reparasi dan pemeliharaan akan berada dalam interval 10.358.375 dan 10.500.165.