Golongan ditempatkan pada lajur vertikal dalam sistem periodik modern. Penentuan golongan berkaitan dengan sifat-sifat yang dimiliki unsur tersebut. Unsur-unsur dalam satu golongan memiliki sifat-sifat yang mirip. Periode ditempatkan pada lajur horizontal dalam sistem periodik modern. Periode suatu unsur menunjukkan nomor kulit yang sudah terisi elektron berdasarkan konfigurasi elektron.
Berdasarkan konfigurasi elektronnya, kita dapat menentukan golongan unsur dalam tabel periodik unsur. Pada konfigurasi elektron, ada dua hal yang perlu diperhatikan, yaitu jumlah kulit atom yang berisi elektron dan jumlah elektron di kulit terluar (elektron valensi). Jumlah kulit atom yang berisi elektron selanjutnya digunakan untuk menentukan periode, sedangkan jumlah elektron di kulit terluar digunakan untuk menentukan golongan.
Untuk dapat menjawab soal di atas, maka terlebih dahulu unsur 2040A 612B 816C 1224D 715E dibuat konfigurasi elektronnya masing-masing. Konfigurasi elektron kelima unsur tersebut adalah sebagai berikut.
2040A612B816C1224D715E=====[18Ar] 4s21s2 2s2 2p21s2 2s2 2p4[10Ne] 3s21s2 2s2 2p3
Berdasarkan konfigurasi elektron kelima unsur di atas, dapat diketahui bahwa elektron valensi unsur A adalah 4s2, maka unsur A memiliki jumlah elektron valensi 2. Unsur B memiliki elektron valensi 2s2 2p2, maka jumlah elektron valensi unsur B adalah 4. Unsur C memiliki elektron valensi 2s2 2p4, maka jumlah elektron valensi unsur C adalah 6. Unsur D memiliki elektron valensi 3s2, maka unsur D memiliki jumlah elektron valensi 2. Unsur E memiliki elektron valensi 2s2 2p3, maka unsur E memiliki jumlah elektron valensi 5.
Dengan demikian, maka dari kelima unsur tersebut pasangan unsur yang mempunyai elektron valensi sama adalah unsur A dan D yang memiliki 2 elektron valensi.
Jadi, jawaban yang tepat adalah B.