Iklan

Pertanyaan

Dalam suatu percobaan di laboratorium, dua orang siswa, Andi dan Budi mengukur titik didih larutan. Andi melarutkan 18 gram glukosa ( M r ​ = 180 ) dalam 500 gram air lalu dipanaskan. Budi melarutkan 5,35 gram NaCl ( M r ​ = 53 , 5 ) dalam 500 gram air lalu dipanaskan. Suhu larutan diukur menggunakan termometer. Bila K b ​ air = 0 , 52 ∘ C / m . Bandingkan larutan Andi dan Budi, pada termometer larutan siapakah menunjukkan angka lebih tinggi? Jelaksan hal ini terjadi!

Dalam suatu percobaan di laboratorium, dua orang siswa, Andi dan Budi mengukur titik didih larutan. Andi melarutkan 18 gram glukosa  dalam 500 gram air lalu dipanaskan. Budi melarutkan 5,35 gram NaCl  dalam 500 gram air lalu dipanaskan. Suhu larutan diukur menggunakan termometer. Bila .

  1. Bandingkan larutan Andi dan Budi, pada termometer larutan siapakah menunjukkan angka lebih tinggi?
  2. Jelaksan hal ini terjadi!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

14

:

15

:

49

Klaim

Iklan

S. Lubis

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Sifat koligatif larutan merupakan sifat larutan yang tidak bergantung dari jenis zat terlarut melainkan hanya bergantung jumlah partikel terlarut dalam pelarut. Larutan NaCl termasuk dalam larutan elektrolit karena molekulnya dapat terionisasi dalam larutan. Larutan glukosa termasuk dalam larutan non elektrolit karena molekul tidak dapat terionisasi dalam larutan. Melihat hal tersebut, titik didih kedua larutan sebagai berikut: Titik didih larutan NaCl Menentukan molalitas larutan NaCl m = Mr NaCl massa NaCl ​ × massa pelarut 1000 ​ m = 53 , 5 gram 5 , 35 gram ​ × 500 gram 1000 ​ m = 2 molal Menentukan kenaikan titik didih Reaksi NaCl saat dilarutkan ke dalam air NaCl ( s ) → Na + ( a q ) + Cl − ( a q ) Berdasarkan reaksi di atas, nilai n adalah 3. NaCl dapat terionisasi sempurna sehingga derajat ionisasinya adalah 1 dimana nilai i = n. △ T b ​ = m × K b ​ × i △ T b ​ = 2 molal × 0 , 52 ∘ C × 2 △ T b ​ = 2 , 08 ∘ C Menentukan titik didih larutan △ T b ​ = T b ​ − T b ∘ ​ 2 , 08 ∘ C = T b ​ − 100 ∘ C T b ​ = 100 ∘ C + 2 , 08 ∘ C T b ​ = 102 , 08 ∘ C Titik didih larutan glukosa Menentukan molalitas larutan glukosa m = Mr glukosa massa glukosa ​ × massa pelarut 1000 ​ m = 180 gram 18 gram ​ × 500 gram 1000 ​ m = 2 molal Menentukan kenaikan titik didih △ T b ​ = m × K b ​ △ T b ​ = 2 molal × 0 , 52 ∘ C △ T b ​ = 1 , 04 ∘ C Menentukan titik didih larutan △ T b ​ = T b ​ − T b ∘ ​ 1 , 04 ∘ C = T b ​ − 100 ∘ C T b ​ = 100 ∘ C + 1 , 04 ∘ C T b ​ = 101 , 04 ∘ C Berdasarkan perhitungan di atas, titik didih larutan NaCl lebih tinggi daripada larutan larutan glukosa. Larutan NaCl memiliki jumlah partikel lebih banyak dibandingkan larutan glukosa. Ini disebabkan NaCl dapat terionisasi sempurna menjadi Na + dan Cl − . Jumlah partikel yang semakin banyak menyebabkan pelarut semakin sulit untuk mengalami perubahan fase dari fase cair menjadi gas karena ion-ion penyusunnya berinteraksi dengan pelarut. Akibatnya larutan NaCl membutuhkan suhu yang lebih tinggi supaya molekul air mengalami perubahan fase.

Sifat koligatif larutan merupakan sifat larutan yang tidak bergantung dari jenis zat terlarut melainkan hanya bergantung jumlah partikel terlarut dalam pelarut.

Larutan NaCl termasuk dalam larutan elektrolit karena molekulnya dapat terionisasi dalam larutan. Larutan glukosa termasuk dalam larutan non elektrolit karena molekul tidak dapat terionisasi dalam larutan. Melihat hal tersebut, titik didih kedua larutan sebagai berikut:

  • Titik didih larutan NaCl

Menentukan molalitas larutan NaCl

Menentukan kenaikan titik didih

Reaksi NaCl saat dilarutkan ke dalam air

Berdasarkan reaksi di atas, nilai n adalah 3. NaCl dapat terionisasi sempurna sehingga derajat ionisasinya adalah 1 dimana nilai i = n.

Menentukan titik didih larutan

  • Titik didih larutan glukosa

Menentukan molalitas larutan glukosa

Menentukan kenaikan titik didih

Menentukan titik didih larutan

  1. Berdasarkan perhitungan di atas, titik didih larutan NaCl lebih tinggi daripada larutan larutan glukosa.
  2. Larutan NaCl memiliki jumlah partikel lebih banyak dibandingkan larutan glukosa. Ini disebabkan NaCl dapat terionisasi sempurna menjadi dan . Jumlah partikel yang semakin banyak menyebabkan pelarut semakin sulit untuk mengalami perubahan fase dari fase cair menjadi gas karena ion-ion penyusunnya berinteraksi dengan pelarut. Akibatnya larutan NaCl membutuhkan suhu yang lebih tinggi supaya molekul air mengalami perubahan fase.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Halizah

Ini yang aku cari! Mudah dimengerti Bantu banget Makasih ❤️

CHANDRA AULIA

Pembahasan lengkap banget Ini yang aku cari! Mudah dimengerti Bantu banget Makasih ❤️

Iklan

Pertanyaan serupa

Gambar berikut merupakan model gambar partikel zat terlarut dan pelarut. Larutan manakah yang memiliki titik didih paling tinggi?

5

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia