Frekuensi alel gen yang ada dalam suatu populasi umumnya mengikuti hukum Hardy-Weinberg. Hukum Hardy-Weinberg menyatakan bahwa frekuensi alel dan frekuensi genotipe dalam suatu populasi dari generasi ke generasi berikutnya akan selalu tetap (konstan) pada kondisi tertentu yaitu populasi berukuran besar dan tertutup, terjadi perkawinan secara acak, tidak terjadi mutasi dan seleksi. Hukum Hardy-Weinberg dirumuskan sebagai berikut :
p2 + 2pq +q2 = 1
p2 yaitu frekuensi genotipe homozgot dominan
2pq yaitu frekuensi genotipe heterozigot
q2 yaitu frekuensi genotipe homozigot resesif
untuk p+q = 1 dengan p = alel dominan; q = alel resesif.
Penyelesaian pada soal di atas tentang hemofilia yaitu kelainan berupa darah sukar membeku yang diwariskan terpaut kromosom X, sebagai berikut:
Jika perbandingan laki-laki dan perempuan adalah 1:3, maka:
Jumlah masyarakat laki-laki = 1/4 x 1.000 = 1000 orang
Jumlah masyarakat perempuan = 3/4 x 4.000 = 3000 orang
Dimisalkan,
Laki-laki hemofili (XhY) = q
Perempuan normal carrier (XHXh) = 2pq
q = 20% = 0,2
p + q = 1
p + 0,2 = 1
p = 1 - 0,2
p = 0,8
Perempuan normal carrier (XHXh) = 2pq = 2(0,8)(0,2) = 0,32
Jadi, berdasarkan perhitungan diatas, maka jumlah wanita normal carrier adalah 0,32 x 3.000 = 960 orang.