Roboguru

Cultuurstelsel adalah ....

Pertanyaan

Cultuurstelsel adalah ....undefined 

  1. Jalan tengahundefined 

  2. Tanam paksaundefined 

  3. Sewa tanahundefined 

  4. Budaya Stelselundefined 

  5. Perjuangan dombaundefined 

Pembahasan Soal:

Cultuurstelsel atau Sistem Tanam Paksa adalah peraturan yang dikeluarkan oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada tahun 1830 yang mewajibkan setiap desa menyisihkan sebagian tanahnya (20%) untuk ditanami komoditas ekspor, khususnya kopi, tebu, teh, dan tarum (nila). Hasil tanaman ini akan dijual kepada pemerintah kolonial dengan harga yang sudah dipastikan dan hasil panen diserahkan kepada pemerintah kolonial. Penduduk desa yang tidak memiliki tanah harus bekerja 75 hari dalam setahun (20%) pada kebun-kebun milik pemerintah yang menjadi semacam pajak.

Dengan demikian, maka jawaban yang tepat adalah B.
 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

C. Sianturi

Terakhir diupdate 13 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Apa yang di maksud dengan cultuurstelstel?

Pembahasan Soal:

Cultuurstelsel disebut juga sebagai sistem tanam paksa adalah peraturan yang dikeluarkan oleh Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch pada tahun 1830. Kebijakan ini mewajibkan setiap desa menyisihkan sebagian tanahnya (20%) untuk ditanami komoditas ekspor, khususnya kopi, tebu, teh, dan tarum (nila). Hasil tanaman ini akan dijual kepada pemerintah kolonial dengan harga yang sudah dipastikan dan hasil panen diserahkan kepada pemerintah kolonial. Penduduk desa yang tidak memiliki tanah harus bekerja 75 hari dalam setahun (20%) pada kebun-kebun milik pemerintah yang menjadi semacam pajak.space

Dengan demikian, cultuurstelsel merupakan peraturan sistem tanam paksa yang mewajibkan setiap desa menyisihkan sebagian tanahnya (20%) untuk ditanami komoditas ekspor.

Roboguru

Pada masa pemerintahan Gubernur Jenderal van den Bosch memberlakukan Sistem Tanam Paksa yang disebut...

Pembahasan Soal:

Setelah kekuasaan Inggris berakhir di Nusantara, Belanda pun kembali menguasai Nusantara. Pada saat itu pemerintah Belanda sedang mengalami krisis keuangan yang parah akibat banyaknya biaya yang dikeluarkan untuk melawan pendudukan Prancis serta untuk membayar utang-utang VOC. Dengan latar belakang tersebut dikirimlah Van der Capellen sebagai gubernur jenderal yang mengemban tugas untuk mengeksploitasi kekayaan alam Nusantara sebesar-besarnya untuk menutupi kas negara yang kosong itu. Setelah Van Der Capellen, dikirim pula de Gisignes. Sementara utang VOC belum terlunasi, tuntutan untuk membiayai perang untuk menghadapi perlawanan rakyat di Nusantara semakin membuat Belanda terbebani. Kemudian diutuslah Johannes van den Bosch sebagai gubernur jenderal yang baru yang memiliki tugas utama mendapatkan dana semaksimal mungkin untuk menyelamatkan negara dari kebangkrutan. Untuk melaksanakan tugas tersebut, ia menerapkan kebijakan tanam paksa. Kebijakan tanam paksa atau disebut juga dengan Cuultuurstelsel secara harfiah berarti sistem budi daya. Oleh bangsa Indonesia sistem ini sering disebut tanam paksa karena dalam praktiknya rakyat dipaksa menanam tanaman ekspor yang hasilnya dijual ke Belanda. Tanam paksa dilaksanakan berdasarkan ketentuan-ketentuan yang diatur dalam Staatblad Nomor 22 Tahun 1834. Ketentuan tanam paksa yakni sebagai berikut.

  1. Menanam 1/5 dari lahan yang dimiliki dengan tanaman yang diwajibkan.
  2. Pembebasan tanah yang disediakan untuk cultuurstelsel dari pajak, karena hasil tanamannya dianggap sebagai pembayaran pajak.
  3. Kaum petani tidak boleh bekerja melebihi penanaman padinya.
  4. Rakyat yang tidak memiliki tanah diwajibkan kerja rodi selama 65 hari setiap tahun.
  5. Kerusakan atau kerugian sebagai akibat gagal panen yang bukan karena kesalahan petani seperti bencana alam dan terserang hama, akan di tanggung pemerintah Belanda.

Tetapi dalam perjalanannya penerapan Cultuurstelsel banyak mengalami penyimpangan, seperti waktu tanam yang melebihi usia tanam padi, tanah yang seharusnya bebas pajak tetap kena pajak, hingga rakyat harus menyediakan sampai setengah tanahnya. Meski begitu, Tanam Paksa juga berdampak positif karena rakyat Indonesia mengetahui jenis-jenis tanaman baru dan mengetahui cara tanam yang baik. Pada tahun 1870 Tanam Paksa pun dihapus dan diganti Politik Pintu Terbuka yang tertuang dalam UU Agraria 1870 yang mengatur tentang kepemilikan tanah pribumi dan pemerintah

Berdasarkan penjelasan di atas maka jawaban yang tepat adalah A

Roboguru

Johannes van den Bosch mengusulkan agar pemerintah. Belanda menerapkan sistem tanam paksa di Indonesia. Tujuan penerapan sistem tersebut adalah . . . .

Pembahasan Soal:

Johannes van den Bosch adalah pencetus Cultuurstelstel atau lebih dikenal sebagai Sistem Tanam Paksa. Menurut Johannes, keberadaan Indonesia yang subur akan mendapatkan keuntungan dengan menanam  tumbuhan apapun. Johannes kemudian mengusulkan pada pemerintah Belanda untuk mengganti sistem setoran pajak tanah dengan penyetoran tanaman yang bernilai ekspor tinggi sehingga akan mendapatkan keuntungan dari hasil ekspor tersebut. 

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah D.space 

Roboguru

Hasil tanam paksa (Cultuurstelsel) memberikan sumbangan besar kepada kas Belanda sejak tahun….

Pembahasan Soal:

Tanam paksa adalah era paling eksploitatif dalam praktik ekonomi Hindia Belanda. Sistem tanam paksa ini jauh lebih keras dan kejam dibanding sistem monopoli VOC karena ada target yang tinggi terhadap pemasukan penerimaan negara yang sangat dibutuhkan pemerintah kolonial saat itu. Hasil tanam paksa inilah yang memberikan sumbangan besar kepada kas Belanda sejak 1830 sampai dengan 1870. Sejak tahun 1870, Indonesia menjadi daerah produsen hasil perkebunan yang sangat penting. Barang-barang hasil tambang dan perkebunan dari Indonesia semakin banyak dibutuhkan Eropa. Kebutuhan yang semakin meningkat, tentunya juga mendorong penambahan lahan perkebunan.

Roboguru

Cultuurstelsel memberi dampak ekonomi berupa pembangunan jalur kereta api sebab....

Pembahasan Soal:

Penerapan cultuurstelsel (Tanam Paksa) dicetuskan Gubernur Jenderal van Den Bosch pada tahun 1830. Dalam sistem ini, para petani diwajibkan menanam tanaman perkebunan yang laku di pasaran dunia seperti teh, kopi, dan tembakau. Ketika masa panen, para petani diwajibkan hanya menjual hasil perkebunannya kepada pemerintah kolonial Belanda. Pemerintah kolonial Belanda perlu sarana transportasi untuk menyalurkan hasil perkebunan tersebut. Kereta api menjadi sarana transportasi yang digunakan untuk mendistribusikan hasil perkebunan ke beberapa daerah di Indonesia.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved