Iklan

Iklan

Pertanyaan

Cermatilah teks negosiasi berikut! Risti ingin membuat rujak. Risti ke pasar untuk membeli buah-buhan yang akan dipakai sebagai bahan rujak. Di pasar, ia membeli bengkoang, mentimun, dan belimbing. Risti : "Selamat siang, Bu." Penjual: "Selamat siang, Dik. Mau beli apa Dik?" Risti: "Bengkoang ada, Bu?" Penjual: "Ada. Bengkoangnya bagus-bagus, lo." Risti: " Sekilonya berapa, Bu?" Penjual: "Sekilonya sepuluh ribu." Risti: "Kok mahal, Bu. Boleh saya tawar?" Penjual: "Silakan, Dik." Risti: "Lima ribu ya, Bu?" Penjual: "Belum dapat, Dik." Risti: "Bagaimana kalau tujuh ribu?" Penjual: "Belum dapatlah, Dik." Risti: "Pasnya saja berapa?" Penjual: "Untuk Adik saya beri harga delapan ribu lima ratus." Risti: "Delapan ribu ya, Bu?" Penjual: "Baiklah kalau begitu." Risti: "Ada mentimun, Bu?" Penjual: "Ada, Dik." Risti: "Saya butuh tiga biji saja, Bu." Penjual: "Empat ribu." Risti: "Dua ribu, ya?" Penjual: "Tiga ribu." Risti: "Baiklah saya juga mau beli belimbing. Yang mana belimbingnya, Bu?" Penjual: "Belimbingnya sedang kosong,Dik." Risti: "Ya sudah, Bu. semua jadi berapa, Bu?" Penjual: "Sebelas ribu." Risti: "Ini, Bu." (memberikan uang dua puluh ribu) Penjual: "Ini kembaliannya, Dik. Terima kasih kunjungannya." Risti: "Sama-sama, Bu. Selamat siang." Penjual: "Selamat siang." Jelaskan kesantunan bahasa yang digunakan dalam negosiasi tersebut!

Cermatilah teks negosiasi berikut!

Risti ingin membuat rujak. Risti ke pasar untuk membeli buah-buhan yang akan dipakai sebagai bahan rujak. Di pasar, ia membeli bengkoang, mentimun, dan belimbing.

Risti: "Selamat siang, Bu."

Penjual: "Selamat siang, Dik. Mau beli apa Dik?"

Risti: "Bengkoang ada, Bu?"

Penjual: "Ada. Bengkoangnya bagus-bagus, lo."

Risti: " Sekilonya berapa, Bu?"

Penjual: "Sekilonya sepuluh ribu."

Risti: "Kok mahal, Bu. Boleh saya tawar?"

Penjual: "Silakan, Dik."

Risti: "Lima ribu ya, Bu?"

Penjual: "Belum dapat, Dik."

Risti: "Bagaimana kalau tujuh ribu?"

Penjual: "Belum dapatlah, Dik."

Risti: "Pasnya saja berapa?"

Penjual: "Untuk Adik saya beri harga delapan ribu lima ratus."

Risti: "Delapan ribu ya, Bu?"

Penjual: "Baiklah kalau begitu."

Risti: "Ada mentimun, Bu?"

Penjual: "Ada, Dik."

Risti: "Saya butuh tiga biji saja, Bu."

Penjual: "Empat ribu."

Risti: "Dua ribu, ya?"

Penjual: "Tiga ribu."

Risti: "Baiklah saya juga mau beli belimbing. Yang mana belimbingnya, Bu?"

Penjual: "Belimbingnya sedang kosong,Dik."

Risti: "Ya sudah, Bu. semua jadi berapa, Bu?"

Penjual: "Sebelas ribu."

Risti: "Ini, Bu." (memberikan uang dua puluh ribu)

Penjual: "Ini kembaliannya, Dik. Terima kasih kunjungannya."

Risti: "Sama-sama, Bu. Selamat siang."

Penjual: "Selamat siang."


Jelaskan kesantunan bahasa yang digunakan dalam negosiasi tersebut! 

  1. ...undefined 

  2. ...undefined 

Iklan

F. Fadilaturrohmah

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Muhammadiyah Malang

Jawaban terverifikasi

Iklan

Pembahasan

Dalam kutipan teks negosiasitersebut,baik Ristimaupun penjual buahberkata sopan dalam melakukan negosiasi, baik saat melakukan pengajuan maupun penawaran. Keduanya tidak menekan pihak lain.Keduanya mempunyai argumen untuk mendukung pengajuan atau penawarannya.

Dalam kutipan teks negosiasi tersebut, baik Risti maupun penjual buah berkata sopan dalam melakukan negosiasi, baik saat melakukan pengajuan maupun penawaran. Keduanya tidak menekan pihak lain. Keduanya mempunyai argumen untuk mendukung pengajuan atau penawarannya.undefined 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

6

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Berikut adalah ciri kebahasaan teks negosiasi ….

535

4.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2024 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia