Roboguru

Cacing tanah, katak, dan ikan memiliki sistem sirkulasi darah yang disebut ....

Pertanyaan

Cacing tanah, katak, dan ikan memiliki sistem sirkulasi darah yang disebut ....space 

Pembahasan Soal:

Cacing tanah, katak, dan ikan memiliki sistem sirkulasi darah yang disebut peredaran darah tertutup.

Cacing tanah (Filum Annelida) memiliki sistem peredaran darah tertutup, yaitu darah mengalir di dalam pembuluh darah. Terdapat dua pembuluh darah utama, yaitu pembuluh darah dorsal dan pembuluh darah ventral yang sejajar dengan saluran pencernaan. Pembuluh darah dapat berkontraksi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Darah Annelida mengandung protein pengikat oksigen (hemoglobin) sehingga berwarna merah. Ada pula darah yang berwarna kehijauan karena mengandung protein klorokruorin.

Ikan / pisces (Filum Chordata) memiliki sistem peredaran darah tertutup tunggal, yaitu dalam satu kali peredaran, darah hanya satu kali melalui jantung. Jantung ikan terdiri atas dua ruangan, yaitu satu ventrikel dan satu atrium.

Katak (Filum Amphibia) memiliki sistem peredaran darah tertutup ganda, artinya darah dua kali melewati jantung dalam satu kali peredaran darah. Jantung Amphibia terdiri atas tiga ruangan, yaitu satu ventrikel dan dua atrium.space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Fakhirah

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Medan

Terakhir diupdate 30 Maret 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Bagaimana organ penyusun pada jenis hewan lainnya pada filum Porifera, filum Cnidaria, hewan serangga dan ruminansia? Apakah sama dengan Annelida dan Manusia? Mengapa?

Pembahasan Soal:

Animalia dibagi menjadi 9 filum yang masing-masing memiliki penyusun tubuh yang berbeda. Berikut ini filum Animalia berdasarkan penyusun tubuh sederhana sampai ke kompleks yaitu Porifera, Coelenterata (Cnidaria), Platyhelminthes, Nemathelminthes, Annelida, Mollusca, Arthropoda, Echinodermata dan Chordata. Berdasarkan lapisan tubuh, animalia di bagi menjadi 2 yaitu diploblastik dan triploblastik. Diploblastik adalah hewan yang memilki dua lapisan tubuh, yaitu eksoderm (lapisan luar) dan endoderm (lapisan dalam). Contoh hewan diploblastik adalah filum Porifera, dan filum Cnidaria. Sedangkan triploblastik adalah hewan yang mempunyai 3 lapisan sel tubuh, yaitu eksoderm, mesoderm, dan endoderm. Contoh hewan triploblastik yaitu semua filum kecuali filum  Porifera, dan filum Cnidaria. Hewan triploblastik memiliki rongga tubuh. Hewan yang memiliki rongga tubuh dikategorikan menjadi 3 jenis: Aselomata, Pseudoselomata, dan Selomata. Aselomata merupakan hewan yang tidak memiliki rongga tubuh. Contohnya anggota filum platyhelminthes. Pseudoselomata merupakan hewan yang memiliki rongga semu dalam saluran tubuhnya. Contohnya nemathelminthes. Selomata merupakan hewan yang memiliki rongga sejati. Contohnya annelida, mollusca, arthropoda, echinodermata, dan chordata. Organ-organ penyusun anggota animalia:

  1. Porifera. Tubuhnya tersusun atas pori-pori yang belum memiliki organ, jaringan saraf, maupun mulut. Sistem pencernaan makanan dengan mengalirkan air melalui ostium ke dalam spongiosel. Sistem reproduksi dilakukan secara seksual dan aseksual. Secara seksual dengan pembuahan ovum dan sel sperma secara internal. Sedangkan secara aseksual dengan membentuk tunas.
  2. Coelenterata (Cnidaria). Tubuhnya tersusun atas rongga-rongga. Tubuh bagian dalam memiliki satu rongga seperti usus yang berfungsi sebagai pencernaan makanan. Sistem reproduksi secara seksual dan aseksual. Secara seksual dengan pembuahan sel telur dan sel sperma. Sedangkan secara aseksual dengan membentuk tunas.
  3. Platyhelminthes. Tubuh berbentuk pipih. Hewan ini tidak memiliki anus, sistem peredaran darah, sistem pernapasan dan sistem rangka tubuh, tetapi telah memiliki sistem saraf, sistem reproduksi, sistem ekskresi, dan sistem pencernaan meskipun masih sederhana.
  4. Nematelminthes. Tubuh berbentuk silinder memanjang. Hewan ini lebih maju dibandingkan platyhelminthes karena memiliki lebih banyak sistem organ. Sistem pencernaan sempurna dengan saluran tersusun atas organ mulut, kerongkongan, usus, dan anus. Hewan ini tidak memiliki sistem respirasi. Sistem eksresi masih sederhana yaitu berupa sepasang nefridium. Sistem saraf terdiri atas cincin saraf yang mengelilingi faring. Hewan ini melakukan fertilisasi secara internal.
  5. Annelida. Tubuh tersusun atas segmen-segmen yan terlihat seperti cincin. Sistem pencernaan sempurna terdiri atas mulut, faring, esofagus, tembolok, lambung, usus dan anus. Sistem ekskresi terdiri atas ginjal sederhana yang disebut nefridium. Sistem peredaran darah tertutup. Sistem saraf terdiri atas sepasang ganglion kepala yang berfungsi sebagai otak. Sistem reproduksi berlangsung secara seksual (fertilisasi) dan aseksual (pembelahan).
  6. Mollusca. Tubuhnya lunak, tidak bersegmen dan umumnya bercangkang. Sistem pencernaan lengkap yaitu terdiri atas mulut, usus, hati, pankreas, dan anus. Sistem saraf tersusun atas ganglion dan sistem peredaran darah terbuka. Sistem eksresi dilakukan oleh ginjal. Sistem pernapasan dengan paru-paru dan sisanya menggunakan insang.
  7. Arthropoda. Tubuhnya bersegmen-segmen dan ditutupi dengan kerangka luar yang tersusun atas zat kitin. Hewan ini memiliki saluran pencernaan lengkap, bernapas dengan insang, trakea atau paru-paru buku. Sistem peredaran darah terbuka. Sistem sarafnya adalah sistem tangga tali. Perkembangbiakan dilakukan secara seksual.
  8. Echinodermata. Tubuhnya dipenuhi oleh duri yang tersusun atas kalsium. Sistem pencernaan sederhana, Reproduksi dilakukan secara seksual. Alat gerak hewan ini dengan kaki ambulakral. Sistem saraf tersusun atas cincin dan tali saraf. Respirasi berlangsung melalui permukaan tubuh.
  9. Chordata. Tubuhnya memiliki tulang belakang. Sistem pencernaan sempurna, Reproduksi secara seksual. Sistem ekskresi melalui ginjal, paru-paru, kulit dan hati. Respirasi melalui paru-paru, insang, dan beberapa melalui kulit. Sistem saraf tersusun atas otak dan sumsum tulang belakang.

Jadi, setiap filum animalia memiliki organ penyusun yang berbeda-beda disesuiakan dengan lapisan tubuhnya, simetri tubuhnya, dan rongga tubuh setiap anggota animalia.space 

Roboguru

Di bawah ini yang bukan merupakan persamaan karakteristik / ciri dunia hewan (Animalia) dengan dunia jamur (Fungi) adalah. . . .

Pembahasan Soal:

Ada beberapa persamaan antara Kingdom Animalia dengan Kingdom Fungi antara lain keduanya eukariotik, keduanya heterotrof (tidak mampu memproduksi zat makanan sendiri), keduanya tidak memiliki klorofil, jamur ada yang uniseluler dan multiseluler sedangakan Animalia semua multiseluler.

Sedangkan, yang menjadi pembeda di antara keduanya sangat jelas terletak pada adanya dinding sel pada Kingdom Fungi tersusun dari zat kitin tidak dapat ditemukan pada semua anggota Kingdom Animalia.

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah B.space space 

Roboguru

Hewan yang suhu tubuhnya tidak dipengaruhi oleh suhu lingkungannya disebut ....

Pembahasan Soal:

Homoiterm adalah hewan berdarah panas. Pada hewan homoiterm suhunya lebih stabil, hal ini dikarenakan adanya reseptor dalam otaknya sehingga dapat mengatur suhu tubuh. Hewan homoiterm dapat melakukan aktivitas pada suhu lingkungan yang berbeda akibat dari kemampuan mengatur suhu tubuh. 

Dengan demikian, pilihan jawaban yang tepat adalah A.  

Roboguru

Tuliskan ciri ciri umum hewan Invertebratan dan hewan Vertebrata!

Pembahasan Soal:

Perbedaan Invertebrata dan Vertebrata:space space 
 

 

  1. Invertebrata hewan tanpa tulang belakang sedangkan Vertebrata memiliki tulang punggung yang unik dengan sumsum tulang belakang.
  2. Vertebrata selalu simetri bilateral, sementara invertebrata bisa menunjukan simetri bilateral atau simetri radial.
  3. Vertebrata biasanya berbadan besar dan bergerak cepat dibandingkan dengan Invertebrata.
  4. Vertebrata memiliki sistem peredaran darah tertutup, otak berkembang dengan baik, baik insang atau paru-paru untuk respirasi, sedangkan mereka adalah primitif dalam invertebrata. oleh karena itu Vertebrata memiliki banyak spesialisasi untuk mengekstrak terbaik dari lingkungan dibandingkan dengan Invertebrata.
  5. Invertebrata memiliki keragaman yang sangat tinggi dibandingkan dengan Vertebrata.space space 
Roboguru

Berdasarkan pemahaman anda, apa yang membedakan hewan avertebrata dan vertebrata?

Pembahasan Soal:

Hewan atau Animalia merupakan organisme eukariotik (memiliki membran inti sel), multiseluler (bersel banyak), tidak memiliki dinding sel, tidak berklorofil sehingga hidup sebagai organisme heterotrof, dan dapat menggerakkan tubuh untuk mencari makan atau mempertahankan diri dari musuh. Klasifikasi hewan dalam kingdom Animalia salah satunya didasarkan pada ada atau tidaknya tulang belakang, yaitu:

  1. Hewan avertebrata (tidak memiliki tulang belakang), contohnya Porifera (hewan spons), Coelenterata (hewan berongga), Platyhelminthes (cacing pipih), Nematoda (cacing gilig), dan Annelida (cacing gelang), Mollusca (hewan lunak), Echinodermata (hewan berkulit duri), Arthropoda (hewan berbuku-buku)
  2. Hewan vertebrata (memiliki tulang belakang), contohnya Pisces (ikan), Reptil, Amphibi, Aves dan Mamalia.

Dengan demikian, hal yang membedakan hewan avertebrata dan vertebrata adalah ada atau tidaknya tulang belakang.space 

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved