Iklan

Pertanyaan

Bacalah kutipan buku fiksi berikut!


Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon? 

    Pertengahan Januari, sebulan setelah kabar dari Rahing, mereka menuju kampung kami. Waktu itu musim hujan baru saja tiba-tetapi tak ada yang berani menggarap sawah. Semua takut meski, beberapa yang lain memberanikan diri, termasuk aku. Matahari tidak akan tenggelam selain di ujung langit, begitu pula hidup takkan berakhir selain oleh ajal. Aku meyakinkan diri berkali-kali, menatap biasanku di cermin, mencari-cari kalau sampai ada anggota tubuh yang hilang dalam biasan. Semuanya lengkap, dan begitulah orang Bugis meyakinkan diri sebelum berperang. Janggutku lebat. uban mulai tumbuh di sana, di rambutku juga, meski memang seharusnya lelaki lima puluhan wajar jika beruban. Mataku sangat sayu dan tulang pipiku semakin menonjol, biasan juga menampakkan luka besar di pelipisku, bekas serpihan granat malam itu. 

    Ya hayyu, ya qayyum-wahai Yang Maha Hidup, wahai Yang Maha Berdiri sendiri, aku mengucapkannya di dalam hati, berkali-kali, sampai aku merasa benar-benar siap. Meski berkali-kali pula terhenti karena batukku yang semakin parah juga rutin mengeluarkan dahak berdarah. Diriwayatkan Rasulullah mengucapkannya berkali-kali saat Perang Badar, saat tak tidur semalaman rnenunggu orang-orang Quraisy.

    Pintu digedor keras oleh seseorang yang tampak terburu-buru. Benar saja, ketika kubuka, kutemukan Rahing tampak pucat sebelum terbata-bata mengatakan bahwa Si Jagal dan Turki sudah di perbatasan dan berusaha ditahan oleh laskar, ia kemudian melanjutkannya dengan: saya harus amankan istri saya dulu, Ustadz, maaf. Detik pertama setelah kalimatnya selesai, amarahku hampir memuncak. Egois sekali! Namun, sebuah kenangan memaksaku takluk, aku tidak ingin menyampirkan luka yang sama di pundak Rahing.

Dikutip dari: Faisal Oddang. "Mengapa Mereka Berdoa kepada Pohon?” dalam Sawerigading Datang dari Laut. Yogyakarta. Diva Press. 2019space 

Buatlah sinopsis/ringkasan dari kutipan buku fiksi tersebut!

Buatlah sinopsis/ringkasan dari kutipan buku fiksi tersebut!space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

22

:

30

:

06

Klaim

Iklan

A. Dwianto

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Jawaban terverifikasi

Jawaban

sinopsis dari kutipan buku fiksi di atas adalah Pertengahan Januari, suasana mulai mencekam, seluruh warga merasa takut. Tokoh aku yang sedang mengucapkan Ya hayyu, ya qayyum di tengah kondisinya yang sedang sakit, tiba-tiba dikejutkan oleh gedoran pintu. Pintu digedor keras oleh seseorang yang tampak terburu-buru. Benar saja, ketika tokoh aku membuka, ternyata itu Rahing yang tampak pucat. Rahing mengatakan bahwa Si Jagal dan Turki sudah di perbatasan dan berusaha ditahan oleh laskar, ia kemudian melanjutkannya dengan: saya harus amankan istri saya dulu, Ustadz, maaf. Detik pertama setelah kalimatnya selesai, tokoh aku marah sebab merasa bahwa Rahing egois. Namun, sebuah kenangan memaksa tokoh aku takluk, tokoh aku tidak ingin menyampirkan luka yang sama di pundak Rahing.

sinopsis dari kutipan buku fiksi di atas adalah Pertengahan Januari, suasana mulai mencekam, seluruh warga merasa takut. Tokoh aku yang sedang mengucapkan Ya hayyu, ya qayyum di tengah kondisinya yang sedang sakit, tiba-tiba dikejutkan oleh gedoran pintu. Pintu digedor keras oleh seseorang yang tampak terburu-buru. Benar saja, ketika tokoh aku membuka, ternyata itu Rahing yang tampak pucat. Rahing mengatakan bahwa Si Jagal dan Turki sudah di perbatasan dan berusaha ditahan oleh laskar, ia kemudian melanjutkannya dengan: saya harus amankan istri saya dulu, Ustadz, maaf. Detik pertama setelah kalimatnya selesai, tokoh aku marah sebab merasa bahwa Rahing egois. Namun, sebuah kenangan memaksa tokoh aku takluk, tokoh aku tidak ingin menyampirkan luka yang sama di pundak Rahing.space 

Pembahasan

Sinopsis adalah ringkasan cerita. Ringkasan cerita adalah bentuk pemendekan dari sebuah cerita dengan tetap memperhatikan unsur-unsur intrinsik cerita tersebut. membuat Sinopsis merupakan suatu cara yang efektif untuk menyajikan karangan yang panjang dalam bentuk yang singkat. Sinopsis dari kutipan buku fiksi di atas, yaitu: Pertengahan Januari, suasana mulai mencekam, seluruh warga merasa takut. Tokoh aku yang sedang mengucapkan Ya hayyu, ya qayyum di tengah kondisinya yang sedang sakit, tiba-tiba dikejutkan oleh gedoran pintu.Pintu digedor keras oleh seseorang yang tampak terburu-buru. Benar saja, ketika tokoh aku membuka, ternyata itu Rahing yang tampak pucat. Rahingmengatakan bahwa Si Jagal dan Turki sudah di perbatasan dan berusaha ditahan oleh laskar, ia kemudian melanjutkannya dengan: saya harus amankan istri saya dulu, Ustadz, maaf. Detik pertama setelah kalimatnya selesai, tokoh aku marah sebab merasa bahwa Rahing egois. Namun, sebuah kenangan memaksa tokoh aku takluk, tokoh aku tidak ingin menyampirkan luka yang sama di pundak Rahing. Dengan demikian, sinopsis dari kutipan buku fiksi di atas adalah Pertengahan Januari, suasana mulai mencekam, seluruh warga merasa takut. Tokoh aku yang sedang mengucapkan Ya hayyu, ya qayyum di tengah kondisinya yang sedang sakit, tiba-tiba dikejutkan oleh gedoran pintu. Pintu digedor keras oleh seseorang yang tampak terburu-buru. Benar saja, ketika tokoh aku membuka, ternyata itu Rahing yang tampak pucat. Rahing mengatakan bahwa Si Jagal dan Turki sudah di perbatasan dan berusaha ditahan oleh laskar, ia kemudian melanjutkannya dengan: saya harus amankan istri saya dulu, Ustadz, maaf. Detik pertama setelah kalimatnya selesai, tokoh aku marah sebab merasa bahwa Rahing egois. Namun, sebuah kenangan memaksa tokoh aku takluk, tokoh aku tidak ingin menyampirkan luka yang sama di pundak Rahing.

Sinopsis adalah ringkasan cerita. Ringkasan cerita adalah bentuk pemendekan dari sebuah cerita dengan tetap memperhatikan unsur-unsur intrinsik cerita tersebut. membuat Sinopsis merupakan suatu cara yang efektif untuk menyajikan karangan yang panjang dalam bentuk yang singkat. Sinopsis dari kutipan buku fiksi di atas, yaitu:

Pertengahan Januari, suasana mulai mencekam, seluruh warga merasa takut. Tokoh aku yang sedang mengucapkan Ya hayyu, ya qayyum di tengah kondisinya yang sedang sakit, tiba-tiba dikejutkan oleh gedoran pintu.  Pintu digedor keras oleh seseorang yang tampak terburu-buru. Benar saja, ketika tokoh aku membuka, ternyata itu Rahing yang tampak pucat. Rahing mengatakan bahwa Si Jagal dan Turki sudah di perbatasan dan berusaha ditahan oleh laskar, ia kemudian melanjutkannya dengan: saya harus amankan istri saya dulu, Ustadz, maaf. Detik pertama setelah kalimatnya selesai, tokoh aku marah sebab merasa bahwa Rahing egois. Namun, sebuah kenangan memaksa tokoh aku takluk, tokoh aku tidak ingin menyampirkan luka yang sama di pundak Rahing.

Dengan demikian, sinopsis dari kutipan buku fiksi di atas adalah Pertengahan Januari, suasana mulai mencekam, seluruh warga merasa takut. Tokoh aku yang sedang mengucapkan Ya hayyu, ya qayyum di tengah kondisinya yang sedang sakit, tiba-tiba dikejutkan oleh gedoran pintu. Pintu digedor keras oleh seseorang yang tampak terburu-buru. Benar saja, ketika tokoh aku membuka, ternyata itu Rahing yang tampak pucat. Rahing mengatakan bahwa Si Jagal dan Turki sudah di perbatasan dan berusaha ditahan oleh laskar, ia kemudian melanjutkannya dengan: saya harus amankan istri saya dulu, Ustadz, maaf. Detik pertama setelah kalimatnya selesai, tokoh aku marah sebab merasa bahwa Rahing egois. Namun, sebuah kenangan memaksa tokoh aku takluk, tokoh aku tidak ingin menyampirkan luka yang sama di pundak Rahing.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

4

Ananda Prameswari

Pembahasan tidak menjawab soal

shallu salsa

Jawaban tidak sesuai

Iklan

Pertanyaan serupa

Tuliskan informasi-informasi yang terkandung dalam kutipan teks tersebut.

3

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia