Pilihan jawaban yang tepat adalah D.
Untuk menentukan biloks suatu atom, ada beberapa aturan yang perlu dipahami, beberapa diantaranya sebagai berikut:
- Jumlah bilangan oksidasi unsur pada senyawa netral adalah 0.
- Bilangan oksidasi ion monoatom dan poliatom sama dengan muatan ionnya.
- Bilangan oksidasi unsur dari golongan IA adalah +1 dan unsur dari golongan IIA adalah +2, dan golongan IIIA adalah +3
- Bilangan oksidasi unsur H yang berkaitan pada senyawa logam adalah -1, apabila berkaitan dengan senyawa nonlogam +1
- Bilangan oksidasi oksigen (O) dalam senyawa peroksida adalah -1. Bilangan oksidasi O dalam senyawa nonperoksida adalah -2
Berdasarka hal tersebut, bilangan oksidasi V bisa ditentukan sebagai berikut.
Bilangan oksidasi V dalam VCl3 :
BO +4muV+BO +4muCl×3BO +4muV+((−1)×3)BO +4muV===00+3
Bilangan oksidasi V dalam VSO4 :
BO +4muV+BO S+BO +4muO×3BO +4muV+6+(−2)×4BO +4muV===00+2
Bilangan oksidasi V dalam NH4VO2 :
NH4VO2→NH4++VO2−
BO +4muV+BO +4muO×2BO +4muV+(−2)×2BO +4muV===−1−1+3
Bilangan oksidasi V dalam VOSO4
BO +4muV+BO +4muS+BO +4muO×5BO +4muV+6+(−2)×5BO +4muVBO +4muV====0010−6+4
Bilangan oksidasi V dalam K4V(CN)6 :
K4V(CN)6→4K++V(CN)64− V(CN)64−→V2++6CN6−
Jadi, bilangan oksidasi V tertinggi terdapat pada senyawa VOSO4 yaitu +4.