Roboguru

Bilangan oksidasi Na pada ion monoatomik Na+ adalah....

Pertanyaan

Bilangan oksidasi Na pada ion monoatomik Na+ adalah....space

  1. -1space

  2. 0space

  3. +1space

  4. +2spacespace

  5. +5spacespace

Pembahasan Soal:

Bilangan oksidasi adalah muatan suatu atom. Penentuan bilangan oksidasi suatu atom, sebagai berikut:

  • Bilangan oksidasi unsur bebas adalah 0. 
  • Bilangan oksidasi unsur pada golongan logam IA, IIA, dan IIIA dalam senyawa sesuai dengan golongannya. Contoh : BO Na= +1, BO Mg2+ = +2.
  • Bilangan oksidasi hidrogen (H) dalam senyawa = +1, kecuali dalam senyawa hidrida, bilangan oksidasi hidrogen = -1.
  • Bilangan oksidasi oksigen (O) dalam senyawa = -2, kecuali dalam senyawa peroksida = -1. 
  • Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur yang membentuk ion = jumlah muatannya. Contoh : bilangan oksidasi begin mathsize 14px style S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent end style = -2.
  • Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur yang membentuk senyawa = 0. Contoh : bilangan oksidasi begin mathsize 14px style H subscript 2 S end style = 0

Berdasarkan aturan bilangan oksidasi di atas, maka bilangan oksidasi Na pada ion monoatomik Na+ adalah +1.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

S. Lubis

Mahasiswa/Alumni Universitas Sumatera Utara

Terakhir diupdate 01 Mei 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Berapakah harga bilangan oksidasi (biloks) unsur ?

Pembahasan Soal:

Ion begin mathsize 14px style Fe to the power of 2 plus sign end style memiliki bilangan oksidasi sama dengan muatan ionnya yaitu +2.

Jadi, jawaban yang benar adalah +2.

Roboguru

Perhatikan persamaan reaksi redoks berikut! Tentukan perubahan bilangan oksidasi yang terjadi pada oksidator dan reduktor serta hasil oksidasi dan hasil reduksi pada reaksi tersebut!

Pembahasan Soal:

Reaksi redoks terdiri dari reaksi reduksi dan reaksi oksidasi. Berdasarkan konsep perubahan bilangan oksidasi, reaksi reduksi adalah reaksi yang mengalami penurunan bilangan oksidasi, sedangkan reaksi oksidasi adalah reaksi yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi.

Pada reaksi redoks, terdapat unsur-unsur yang bertindak sebagai reduktor dan oksidator. Zat yang mengalami oksidasi itu disebut reduktor, sedangkan zat yang mengalami reduksi disebut oksidator.

Pada reaksi diatas dapat disimpulkan :

  • begin mathsize 14px style Zn S end style sebagai zat reduktor dengan perubahan biloks dari -2 menjadi +6.
  • begin mathsize 14px style H N O subscript 3 end style sebagai zat oksidator dengan perubahan biloks dari +5 menjadi +1. 
  • Zat hasil oksidasi adalah begin mathsize 14px style Zn S O subscript 4 end style
  • Zat hasil reduksi adalah begin mathsize 14px style N subscript 2 O end style.space
Roboguru

Perhatikan reaksi redoks berikut.   Hasil reduksi adalah ....

Pembahasan Soal:

Reaksi redoks adalah reaksi yang di dalamnya terjadi reaksi reduksi dan oksidasi.

  • Reduksi adalah zat yang mengalami penurunan bilangan oksidasi.
  • Oksidasi adalah zat yang mengalami kenaikan bilangan oksidasi

Reaksi tersebut merupakan reaksi bukan redoks, karena di dalam reaksi tersebut hanya terdapat oksidasi saja. Sehingga, zat reduksi dan hasil reduksinya tidak ada.

Jadi, jawaban yang benar adalah E.space 

Roboguru

Tentukan bilangan oksidasi unsur yang digaris bawahi pada senyawa .

Pembahasan Soal:

Bilangan oksidasi (biloks) merupakan muatan relatif unsur dalam molekulnya (molekul unsur/molekul senyawa/ion). Berikut hirarki aturan penentuan biloks.

  1. Total biloks senyawa adalah sama dengan 0, sedangkan total biloks ion adalah sama dengan muatannya.
  2. Atom dari unsur bebas memiliki bilangan oksidasi nol
  3. Logam golongan I A, II A, dan Al memiliki bilangan oksidasi +1, +2, dan +3 secara berturut-turut
  4. H dan F dalam senyawa memiliki biloks +1 dan -1 berturut-turut
  5. Oksigen memiliki bilangan oksidasi -2
  6. Unsur golongan VII A memiliki biloks -1
  7. Jika menemukan perselisihan atau ambiguitas dalam menetapkan biloks, terapkan aturan yang terlebih dahulu disebutkan diantara anturan di atas dan abaikan yang bertentangan

Senyawa Cu open parentheses bottom enclose N O subscript 3 close parentheses subscript 2 merupakan senyawa ion sehingga dapat dibuat reaksi ionisasi seperti berikut:

Cu open parentheses bottom enclose N O subscript 3 close parentheses subscript 2 yields Cu to the power of 2 plus sign space plus space N O subscript 3 to the power of minus sign 

ion begin mathsize 14px style N O subscript 3 to the power of minus sign end style memiliki biloks -1. Maka:

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell Biloks space total end cell equals cell N plus left parenthesis 3 cross times O right parenthesis end cell row cell negative sign 1 end cell equals cell N plus left parenthesis 3 cross times left parenthesis minus sign 2 right parenthesis right parenthesis end cell row N equals cell plus 5 end cell end table end style 

Jadi, bilangan oksidasi N dalam senyawa tersebut adalah +5.

Roboguru

Unsur mangan yang memiliki bilangan oksidasi sama dengan krom dalam  adalah ....

Pembahasan Soal:

Bilangan oksidasi krom dalam undefined:

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 2 cross times bo space K right parenthesis plus left parenthesis 2 cross times bo space Cr right parenthesis plus left parenthesis 7 cross times bo space O right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times plus 1 right parenthesis plus left parenthesis 2 cross times bo space Cr right parenthesis plus left parenthesis 7 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times bo space Cr right parenthesis minus sign 12 end cell equals 0 row cell bo space Cr end cell equals cell fraction numerator plus 12 over denominator 2 end fraction end cell row cell bo space Cr end cell equals cell plus 6 end cell end table end style  

Tentukan bilangan oksidasi mangan pada setiap opsi:

Opsi A:

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 1 cross times bo space K right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times bo space Mn right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times bo space O right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 1 cross times plus 1 right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times bo space Mn right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell bo space Mn minus sign 7 end cell equals 0 row cell bo space Mn end cell equals cell plus 7 end cell end table end style 

Opsi B:

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 1 cross times bo space Mn right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times bo space O right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 1 cross times bo space Mn right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell bo space Mn minus sign 2 end cell equals 0 row cell bo space Mn end cell equals cell plus 2 end cell end table end style 

Opsi C:

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 2 cross times bo space K right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times bo space Mn right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times bo space O right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 2 cross times plus 1 right parenthesis plus left parenthesis 1 cross times bo space Mn right parenthesis plus left parenthesis 4 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell bo space Mn minus sign 6 end cell equals 0 row cell bo space Mn end cell equals cell plus 6 end cell end table end style 

Opsi D:

begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell left parenthesis 1 cross times bo space Mn right parenthesis plus left parenthesis 2 cross times bo space O right parenthesis end cell equals 0 row cell left parenthesis 1 cross times bo space Mn right parenthesis plus left parenthesis 2 cross times minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell bo space Mn minus sign 4 end cell equals 0 row cell bo space Mn end cell equals cell plus 4 end cell end table end style 

Opsi E:

begin mathsize 14px style Mn S O subscript 4 yields Mn to the power of 2 plus sign and S O subscript 4 to the power of 2 minus sign end exponent bo space Mn equals plus 2 end style 


Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved