Pilihan jawaban yang tepat adalah B.
Untuk menentukan biloks suatu atom, ada beberapa aturan yang perlu dipahami, beberapa diantaranya sebagai berikut.
- Jumlah bilangan oksidasi atom dalam senyawa netral adalah 0.
- Bilangan oksidasi ion monoatom dan poliatom sama dengan muatan ionnya.
- Bilangan oksidasi unsur H yang berkaitan pada senyawa logam adalah -1, apabila berkaitan dengan senyawa nonlogam +1
- Bilangan oksidasi oksigen (O) dalam senyawa peroksida adalah -1. Bilangan oksidasi O dalam senyawa nonperoksida adalah -2
Berdasarkan hal tersebut, bilangan oksidasi fosforus dapat ditentukan sebagai berikut.
Biloks P dalam H2PO4−
2×biloks H+biloks P+4×biloks O2×1+biloks P+4×(−2)2−8+biloks Pbiloks P====−1−1−1+5
Biloks P dalam HPO32−
biloks H+biloks P+3×biloks O1+biloks P+3×(−2)biloks P===−2−2+3
Biloks P dalam PO43−
biloks P+4×biloks Obiloks P+4×(−2)biloks P===−3−3+5
Biloks P dalam H3PO4
3×biloks H+biloks P+4×biloks O3×1+biloks P+4×(−2)3−8+biloks Pbiloks P====000+5
Biloks P dalam P2O5
2×biloks P+5×biloks O2×biloks P+5×(−2)2×biloks Pbiloks P====00+10+5
Jadi, bilangan oksidasi atom fosforus (P) terendah terdapat pada senyawa HPO32−.