Iklan

Pertanyaan

Bilangan oksidasi dari oksigen yang tertinggi terdapat dalam senyawa ...

Bilangan oksidasi dari oksigen yang tertinggi terdapat dalam senyawa ... 

  1. begin mathsize 14px style H subscript 2 O end style 

  2. begin mathsize 14px style Na O subscript 2 end style 

  3. begin mathsize 14px style O subscript 2 F subscript 2 end style 

  4. begin mathsize 14px style Ba O end style 

  5. begin mathsize 14px style O F subscript 2 end style 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

16

:

33

:

56

Klaim

Iklan

N. Puspita

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang benar adalah E .

jawaban yang benar adalah E.undefined 

Pembahasan

Pembahasan
lock

Aturan menentukan bilangan oksidasi dijabarkan pada poin-poin di bawah ini: Biloks unsur bebas mempunyai harga nol. Bilangan oksidasiatom F yaitu -1. Atom logam selalu mempunyai bilangan oksidasi positif dengan harga yang sesuai pada nomor golongannya, kecuali dengan logam transisi yang mempunyai biloks lebih dari satu. -Bilangan oksidasiLi, Na, K, Rb, dan Cs yaitu +1. -Bilangan oksidasi Be, Mg, Ca, Sr, Ba, dan Ra yaitu +2. -Bilangan oksidasi Al yaitu +3. Bilangan oksidasi atom H umumnya yaitu +1, kecuali jika berikatan pada unsur logam yang disebut sebagai senyawa hidrida, bilangan oksidasinya menjadi -1. Bilangan oksidasi atom O umumnya yaitu -2, kecuali jika berikatan pada atom F, atau pada senyawaan peroksida dan superoksida. Jumlah seluruh bilangan oksidasi atom-atom penyusun satu ion sama dengan muatan ion tersebut. Jumlah bilangan oksidasiunsur-unsur dalam pembentuk senyawa netral sama dengan nol. Bilangan oksidasi O dalam senyawa Pada umumnya bilangan oksidasi O dalam senyawa adalah -2, namun terdapat urutan prioritas dalammenentukan bilangan oksidasi. Salah satunya adalah bilangan oksidasi H lebih diprioritaskan dibanding bilangan oksidasi O, maka bilangan oksidasi O dalam senyawa adalah Bilangan oksidasi O dalam senyawa Pada umumnya bilangan oksidasi O dalam senyawa adalah -2, namun terdapat urutan prioritas dalam menentukan bilangan oksidasi. Salah satunya adalah bilangan oksidasi unsur yang hanya memiliki 1 jenis bilokslebih diprioritaskan dibanding bilangan oksidasi O, maka bilangan oksidasi O dalam senyawa adalah Bilangan oksidasi O dalam senyawa Pada umumnya bilangan oksidasi O dalam senyawa adalah -2, namun terdapat urutan prioritas dalam menentukan bilangan oksidasi. Salah satunya adalah bilangan oksidasi unsur yang hanya memiliki 1 jenis bilokslebih diprioritaskan dibanding bilangan oksidasi O, maka bilangan oksidasi O dalam senyawa adalah Bilangan oksidasi O dalam senyawa Pada umumnya bilangan oksidasi O dalam senyawa adalah -2, namun terdapat urutan prioritas dalam menentukan bilangan oksidasi. Salah satunya adalah bilangan oksidasi unsur yang hanya memiliki 1 jenis bilokslebih diprioritaskan dibanding bilangan oksidasi O, maka bilangan oksidasi O dalam senyawa adalah Bilangan oksidasi O dalam senyawa Pada umumnya bilangan oksidasi O dalam senyawa adalah -2, namun terdapat urutan prioritas dalam menentukan bilangan oksidasi. Salah satunya adalah bilangan oksidasi unsur yang hanya memiliki 1 jenis bilokslebih diprioritaskan dibanding bilangan oksidasi O, maka bilangan oksidasi O dalam senyawa adalah Jadi, jawaban yang benar adalah E .

Aturan menentukan bilangan oksidasi dijabarkan pada poin-poin di bawah ini:

  1. Biloks unsur bebas mempunyai harga nol.
  2. Bilangan oksidasi atom F yaitu -1.
  3. Atom logam selalu mempunyai bilangan oksidasi positif dengan harga yang sesuai pada nomor golongannya, kecuali dengan logam transisi yang mempunyai biloks lebih dari satu.
    - Bilangan oksidasi Li, Na, K, Rb, dan Cs yaitu +1.
    - Bilangan oksidasi Be, Mg, Ca, Sr, Ba, dan Ra yaitu +2.
    - Bilangan oksidasi Al yaitu +3.
  4. Bilangan oksidasi atom H umumnya yaitu +1, kecuali jika berikatan pada unsur logam yang disebut sebagai senyawa hidrida, bilangan oksidasinya menjadi -1.
  5. Bilangan oksidasi atom O umumnya yaitu -2, kecuali jika berikatan pada atom F, atau pada senyawaan peroksida dan superoksida. 
  6. Jumlah seluruh bilangan oksidasi atom-atom penyusun satu ion sama dengan muatan ion tersebut.
  7. Jumlah bilangan oksidasi unsur-unsur dalam pembentuk senyawa netral sama dengan nol.

Bilangan oksidasi O dalam senyawa begin mathsize 14px style H subscript 2 O end style

Pada umumnya bilangan oksidasi O dalam senyawa adalah -2, namun terdapat urutan prioritas dalam menentukan bilangan oksidasi. Salah satunya adalah bilangan oksidasi H lebih diprioritaskan dibanding bilangan oksidasi O, maka bilangan oksidasi O dalam senyawa begin mathsize 14px style H subscript 2 O end style adalah


begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell open parentheses 2 cross times biloks space H close parentheses plus biloks space O end cell equals 0 row cell plus 2 plus biloks space O end cell equals 0 row cell biloks space O end cell equals cell negative sign 2 end cell end table end style 


Bilangan oksidasi O dalam senyawa begin mathsize 14px style Na O subscript 2 end style

Pada umumnya bilangan oksidasi O dalam senyawa adalah -2, namun terdapat urutan prioritas dalam menentukan bilangan oksidasi. Salah satunya adalah bilangan oksidasi unsur yang hanya memiliki 1 jenis biloks lebih diprioritaskan dibanding bilangan oksidasi O, maka bilangan oksidasi O dalam senyawa begin mathsize 14px style Na O subscript 2 end style adalah


begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell biloks space Na plus open parentheses 2 cross times biloks space O close parentheses end cell equals 0 row cell open parentheses plus 1 close parentheses plus open parentheses 2 cross times biloks space O close parentheses end cell equals 0 row cell 2 cross times biloks space O end cell equals cell negative sign 1 end cell row cell biloks space O end cell equals cell negative sign 1 half end cell end table end style  


Bilangan oksidasi O dalam senyawa begin mathsize 14px style O subscript 2 F subscript 2 end style

Pada umumnya bilangan oksidasi O dalam senyawa adalah -2, namun terdapat urutan prioritas dalam menentukan bilangan oksidasi. Salah satunya adalah bilangan oksidasi unsur yang hanya memiliki 1 jenis biloks lebih diprioritaskan dibanding bilangan oksidasi O, maka bilangan oksidasi O dalam senyawa begin mathsize 14px style O subscript 2 F subscript 2 end style adalah


begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell open parentheses 2 cross times biloks space O close parentheses plus open parentheses 2 cross times biloks space F close parentheses end cell equals 0 row cell open parentheses 2 cross times biloks space O close parentheses plus left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell open parentheses 2 cross times biloks space O close parentheses end cell equals cell plus 2 end cell row cell biloks space O end cell equals cell plus 1 end cell end table end style 


Bilangan oksidasi O dalam senyawa begin mathsize 14px style Ba O end style

Pada umumnya bilangan oksidasi O dalam senyawa adalah -2, namun terdapat urutan prioritas dalam menentukan bilangan oksidasi. Salah satunya adalah bilangan oksidasi unsur yang hanya memiliki 1 jenis biloks lebih diprioritaskan dibanding bilangan oksidasi O, maka bilangan oksidasi O dalam senyawa begin mathsize 14px style Ba O end style adalah


begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell biloks space Ba and biloks space O end cell equals 0 row cell left parenthesis plus 2 right parenthesis plus biloks space O end cell equals 0 row cell biloks space O end cell equals cell negative sign 2 end cell end table end style 


Bilangan oksidasi O dalam senyawa begin mathsize 14px style O F subscript 2 end style

Pada umumnya bilangan oksidasi O dalam senyawa adalah -2, namun terdapat urutan prioritas dalam menentukan bilangan oksidasi. Salah satunya adalah bilangan oksidasi unsur yang hanya memiliki 1 jenis biloks lebih diprioritaskan dibanding bilangan oksidasi O, maka bilangan oksidasi O dalam senyawa begin mathsize 14px style O F subscript 2 end style adalah


begin mathsize 14px style table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell biloks space O plus open parentheses 2 cross times biloks space F close parentheses end cell equals 0 row cell biloks space O plus left parenthesis minus sign 2 right parenthesis end cell equals 0 row cell biloks space O end cell equals cell plus 2 end cell end table end style 


Jadi, jawaban yang benar adalah E.undefined 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Ester Awumbas

Makasih ❤️

Iklan

Pertanyaan serupa

Berapakah bilangan oksidasi masing-masing unsur dalam ion berikut? CrO 4 2 − ​

1

3.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia