Diketahui bilangan
jika dikalikan
hasilnya adalah
dan bilangan
jika dikalikan
hasilnya adalah
. Hasil perkalian kedua bilangan tersebut menghasilkan bilangan kembar pada angka-angka penyusunnya.
a. Tidak
Perkalian seperti di atas tidak berlaku untuk semua bilangan. Pada bilangan ribuan, misal pilih bilangan
, maka diperoleh:

Pada perkalian bilangan di atas, tidak menghasilkan bilangan kembar pada angka-angka penyusunnya, sehingga perkalian seperti yang diketahui tidak berlaku untuk semua bilangan.
Kemudian, diasumsikan bahwa yang dimaksud dalam kalimat "jelaskan pada bilangan yang bagaimana perkalian yang menghasilkan
angka" adalah perkalian yang menghasilkan
angka kembar. Pada bilangan satuan, misal pilih bilangan
, maka diperoleh:

Berdasarkan perkalian di atas, perkalian bilangan bulat satuan dengan
menghasilkan
angka kembar yaitu angka ribuan sama dengan angka satuan dan angka ratusan sama dengan angka puluhan. Lalu, pada bilangan puluhan, misal pilih bilangan
, maka diperoleh:

Berdasarkan perkalian di atas, pada hasil perkalian bilangan bulat puluhan dengan
terdapat
angka kembar yaitu angka puluhan ribuan sama dengan angka puluhan, angka ribuan sama dengan angka satuan, dan angka
pada ratusan tidak memiliki kembaran. Kemudian, diketahui bahwa pada bilangan ratusan dengan bilangan penyusun berurutan, perkalian dengan
menghasilkan
angka kembar. Lalu, untuk bilangan ratusan dengan bilangan penyurusn tidak berurutan, misal pilih bilangan ratusan
, maka diperoleh:

Berdasarkan perkalian di atas, pada bilangan ratusan meskipun bilangan tersebut tersusun bukan dari bilangan berurutan, hasil perkalian dengan
menghasilkan bilangan kembar dengan
angka kembar pada angka-angka penyusunnya.
Berdasarkan uraian di atas, maka bilangan yang dikalikan dengan
, yang menghasilkan
angka kembar adalah bilangan bulat ratusan.
Dengan demikian, perkalian seperti yang diketahui, tidak berlaku untuk semua bilangan dan bilangan yang dikalikan dengan
, yang menghasilkan
angka kembar adalah bilangan bulat ratusan.
b. Berdasarakan uraian di a, bilangan yang dikalikan dengan
yang menghasilkan bilangan kembar pada angka-angka penyusunnya adalah bilangan satuan dan bilangan ratusan. Pada bilangan satuan, hasilnya terdapat
angka kembar yaitu angka ribuan sama dengan angka satuan dan angka ratusan sama dengan angka puluhan, sehingga dapat dikatakan bahwa hasil perkalian tersebut menghasilkan bilangan kembar pada angka-angka penyusunnya. Lalu, pada bilangan puluhan, hasilnya terdapat angka
yang tidak memiliki kembaran, sehingga tidak dapat dikatakan bahwa hasil perkalian tersebut menghasilkan bilangan kembar pada angka-angka penyusunnya karena terdapat angka yang tidak memiliki kembaran. Pada bilangan ratusan, hasilnya terdapat
angka kembar yaitu angka satuan sama dengan angka ribuan, angka puluhan sama dengan angka puluhan ribuan, serta angka ratusan sama dengan angka ratus ribuan, sehingga dapat dikatakan bahwa hasil perkalian tersebut menghasilkan bilangan kembar pada angka-angka penyusunnya. Pada bilangan ribuan, seperti pada bilangan puluhan, terdapat angka yang tidak memiliki kembaran, sehingga tidak dapat dikatakan bahwa hasil perkalian tersebut menghasilkan bilangan kembar pada angka-angka penyusunnya.
Dengan demikian, perkalian dengan
yang menghasilkan bilangan kembar pada angka-angka penyusunnya berlaku untuk bilangan satuan dan bilangan ratusan.