Nilai pKa merupakan logaritma negatif dari Ka atau tetapan kesetimbangan asam, dirumuskan sebagai berikut:
pKa=−log Ka
Semakin besar nilai Ka suatu senyawa, kekuatan asamnya semakin besar. Berbanding terbalik dengan pKa, semakin kecil nilai pKa, maka semakin kuat asamnya. Sehingga, keasaman CH3CO2H lebih kuat daripada CH3OH sedangkan kebasaan basa konjugat CH3O− lebih kuat dibandingkan O2CCH3−. Reaksi asam-basa dapat terjadi apabila pasangan asam dan basa bereaksi lebih kuat daripada pasangan asam dan basa produk reaksi. Oleh sebab itu, reaksi akan berlangsung ke arah kiri, yaitu pereaksinya CH3CO2H dan CH3O−.
Hal ini dapat dibuktikan secara matematis.
CH3OH(aq)+O2CCH3−(aq)⇌OCH3−(aq)+CH3CO2H(aq)pKa=16,5 pKa=5Ka=10−16,5 Ka=10−5
dimana, selisih pKa CH3OH dengan pKa CH3CO2H dapat ditulis sebagai berikut:
pKpKpKpK11,5K======pKa CH3OH−pKa CH3CO2H16,5−511,5−log K−log K10−11,5
Nilai K yang besar (K > 1) menunjukkan reaksi ke kanan dapat berlangsung, atau posisi kesetimbangan ke arah kanan atau dengan kata lain jumlah produk lebih banyak dibanding jumlah reaktan. Sebaliknya bila nilainya K kecil (K < 1) berarti posisi reaksi kesetimbangan condong ke kiri lebih mungkin terjadi atau jumlah reaktan lebih banyak dibanding produk.
Dengan demikian, karena nilai K=10−11,5 (K < 1), maka reaksi kesetimbangan akan cenderung bergeser ke arah kiri.
Jadi, jawaban yang benar adalah A.