Poin yang ditanyakan adalah alternatif pemecahan masalah yang sesuai dengan konsep masyarakat multikultur. Salah satu fungsi sosiologi adalah sebagai pemecah masalah, yaitu memberikan alternatif solusi berdasarkan fakta ataupun data yang ada di lapangan.
Masyarakat multikultural adalah masyarakat yang terdiri atas perbedaan suku bangsa, bahasa, agama, dan adat-istiadat. Masyarakat ini rentan sekali mengalami konflik horizontal. Untuk itu, diperlukan penyelesaian konflik yang bijak, agar tidak menimbulkan konflik yang berujung sebuah perpecahan. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, kita bisa menerapkan konsep pendidikan multikultural bagi masyarakat Indonesia. Adanya pendidikan multikultural ini, dimaksudkan agar masyarakat memiliki kepekaan dalam menghadapi perbedaan atas dasar pemberian Tuhan, bukan kehendak manusia serta mampu menyikapi perbedaan tersebut dengan sikap :
1. Penuh toleransi, hidup berdampingan dan menghargai orang dari berbagai latar belakang budaya yang berbeda.
2. Menjadi agen perubahan sosial dengan ikut menyebarkan wawasan kebudayaan bangsa, menyebarkan ujaran perdamaian dan tidak ikut menyebarkan berita bohong.
3. Bersikap terbuka, tidak membeda-bedakan pertemanan.
Dengan demikian, kita dapat menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis dan damai di tengah-tengah perbedaan yang ada.