Roboguru

Berikut ini yang tidak termasuk teori yang membahas terjadinya Tata Surya adalah ....

Pertanyaan

Berikut ini yang tidak termasuk teori yang membahas terjadinya Tata Surya adalah ....space 
 

  1. Kant

  2. Nebula

  3. Planetesimal

  4. Pasang-Surut 

  5. Big Bang

Pembahasan Soal:

Pembentukan tata surya beraneka ragam teori yang mengkajinya, yang termasuk dalam teori pembentukan tata surya ada teori big bang atau ledakan besar, teori pasang surut, teori planetisimal, , teori nebula, dan teori ploto planet.

Jadi jawaban yang benar adalah A

 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

D. Frabatu

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Surabaya

Terakhir diupdate 13 Agustus 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Kekurangan dari teori keadaan tetap yaitu ...

Pembahasan Soal:

Jagat raya adalah alam semesta yang terdiri dari kumpulan benda langit yang terdiri atas Matahari dan semua objek yang terikat oleh gaya gravitasinya. Pembentukan jagat raya dijelaskan pada beberapa teori, salah satunya teori keadaan tetap / steady state theory. Teori keadaan tetap / steady state theory adalah teori yang dikemukakan oleh beberapa ahli astrofisika bernama H. Bondi, T. Gold dan Fred Hoyle yang berasal dari Universitas Cambridge di tahun 1948. Teori ini menjelaskan bahwa jagat raya tidak memiliki awal dan tidak memiliki akhir dan alam semesta akan tetap sama sepanjang waktu. Teori ini banyak kekurangan karena ada bukti bahwa alam semesta berkembang dan berbagai bintang baru bermunculan, sehingga seharusnya terdapat sisa radiasi ledakan yang melingkupi seluruh alam semesta. 

Jadi, jawaban yang tepat adalah E. 

0

Roboguru

Perhatikan pernyataan berikut ini! Penyusutan mengakibatkan cakram berputar cepat sehingga bagian tepinya terlepas. Massa besar meledak akibat adanya reaksi inti dan bagian yang terpental menjauhi...

Pembahasan Soal:

Teori pembentukan jagat raya tidak terlepas dari beberapa teori dibawah ini.

  • Teori Big Bang yang menyebutkan bahwa Massa besar meledak akibat adanya reaksi inti dan bagian yang terpental menjauhi pusat.
  • Teori jagat raya mengembang yaitu Jagat raya tidak bersifat statis semakin jauh jarak galaksi dari Bumi, semakin cepat proses pengembangannya, dan teori jagat raya memepat menyebutkan galaksi dan bintang yang telah terbentuk akan meredup, kemudian memampat yang didahului oleh keluarnya pancaran panas yang sangat tinggi
  • Steady State Theory menyebutkan alam semesta memiliki kondisi yang sama dengan sebelum dan sesudahnya yang tidak pernah terbatas waktu. Zat baru selalu tercipta di ruang angkasa sehingga galaksi baru terbentuk menggantikan galaksi yang menjauh.

Berdasarkan pembahasan di atas, jawaban yang tepat untuk soal ini adalah D.

0

Roboguru

Jelaskan perbedaan dan persamaan teori-teori tentang terbentuknya jagat raya.

Pembahasan Soal:

Saat ini terdapat beberapa teori tentang terbentuknya jagat raya. Teori tersebut di antaranya adalah Teori Big Bang, Teori Ekspansi dan Kontraksi, serta Teori Steady State. Di antara ketiga teori tersebut terdapat beberapa persamaan dan perbedaan.

Persamaan teori terbentuknya jagat raya adalah sebagai berikut.

  • Ketiga teori berpendapat bahwa terjadi suatu proses yang menyebabkan jagat raya tetap ada hingga saat ini.
  • Teori Big Bang dan Teori Ekspansi dan Kontraksi sama-sama beranggapan bahwa jagat raya terbentuk karena adanya materi yang mengembang dari suatu kondisi yang mulanya sangat padat.
  • Teori Steady State dan Teori Ekspansi dan Kontraksi sama-sama berpendapat bahwa terdapat siklus yang berulang yang terjadi di jagat raya.

Perbedaan teori terbentuknya jagat raya adalah sebagai berikut.

  • Teori Steady State, beranggapan bahwa jagat raya tidak mengalami perubahan dan akan terus sama. Hal tersebut dikarenakan adanya siklus pembentukan materi baru yang menggantikan galaksi yang terus menjauh. Anggapan bahwa materi yang hancur akan terus diperbarui, maka teori ini tidak menganggap adanya peristiwa awal atau akhir dari jagat raya.
  • Teori Big Bang menganggap bahwa terdapat proses awal mula jagat raya, yaitu dari suatu massa tunggal yang sangat padat kemudian mengalami dentuman besar dan terjadilah pengembangan alam semesta.
  • Teori Ekspansi dan Kontraksi beranggapan bahwa jagat raya memang sudah terbentuk melalui siklus, yang terdiri dari masa ekspansi yang menyebabkan terbentuknya galaksi, dan masa kontraksi yang membuat galaksi dan bintang-bintang menyusut. Siklus tersebut terus terjadi secara berulang.space 

0

Roboguru

Alasan yang logis untuk menyanggah teori steady state adalah ....

Pembahasan Soal:

Teori keadaan tetap (steady state) menyatakan alam semesta tidak berawal dan berakhir, alam semesta ini tetap sama sepanjang waktu. Alasan yang logis untuk menyanggah teori ini adalah kenyataan bahwa alam semesta berubah karena dalam perkembangannya ada bintang baru lahir.undefined 

Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan D.

0

Roboguru

Jelaskan secara garis besar 5 hipotesis dalam proses pembentukan tata surya dan bumi!

Pembahasan Soal:

Sampai saat ini telah banyak teori-teori dan hipotesis-hipotesis yang dikemukakan. Ilmu yang mempelajari dan menyusun hipotesis-hipotesis tentang terjadinya tata surya dan bumi disebut kosmogoni. Hipotesis yang sampai kini masih diterima tentang terjadinya planet Bumi dan sistem tata surya, yaitu sebagai berikut.

  1.  Hipotesis Kabut – Teori Nebula
    Tata surya pada mulanya awan gas atau nebula yang berputar. Sambil memadat, pusat awan ini memutar dengan cepat. Melepaskan cincin-cincin gas, yang kemudian membentuk planet-planet, satelit-satelit yang beredar. Dan massa intinya menjadi matahari yang sekarang ini.
  2. Hipotesis Planetesimal
    Susunan matahari terlebih dahulu merupakan sebuah kabut pilin. Pada kabut pilin ada himpunan benda-benda halus yang disebut planetesimal. Yang lebih besar menarik yang kecil, kemudian menjadi bola besar di tengah-tengahnya. Akhirnya bola besar itu menjadi matahari dan planetesimal menjadi planet-planet. Oleh karena kabut pilin sejak semula dalam keadaan berputar maka segala planet bersama satelitnya masih tetap berotasi serta semuanya beredar mengelilingi pusatnya, yaitu matahari.
  3. Hipotesis Pasang Surut
    Bumi dibentuk pada waktu sebuah bintang melintas berdekatan dengan matahari dan menarik keluar dari permukaan matahari gumpalan gas yang amat besar berbentuk cerutu. Kemudian gumpalan gas tersebut pecah menjadi bagian-bagian yang mendingin dan memadat membentuk planet-planet.
  4. Hipotesis Peledakan Bintang
    Teori ini dikemukakan oleh ahli astronomi Inggris Fred Hoyle (1956). Matahari mempunyai kawan sebuah bintang, pada mulanya berevolusi satu sama lain, kemudian ada di antaranya yang memadat dan mungkin terjerat ke dalam orbit keliling matahari yang lain, lalu meledak dan bebas di ruang angkasa. Teori ini didukung banyak ahli astronomi karena dewasa ini banyak diketemukan bintang ganda atau kembar.
  5. Hipotesis Kuiper
    Astronom Gerard P. Kuiper (1905 – 1975) menjelaskan bahwa alam semesta terdiri atas formasi bintang-bintang. Menurut dia pusat yang memadat berkembang dalam suatu awan antarbintang dari gas hidrogen. Pusat yang satu lebih besar daripada pusat yang lainnya, kemudian memadat menjadi bintang tunggal, yaitu matahari. Peristiwa berikutnya, kabut menyelimuti pusat yang lebih kecil yang disebabkan adanya daya tarik dari massa yang lebih besar, menyebabkan awan yang lebih kecil terpecah-pecah menjadi awan yang lebih kecil yang disebut proto planet. Setelah suatu periode yang lama, proto planet tersebut menjadi planet-planet seperti yang kita lihat sekarang ini. Bila kedua awan mempunyai ukuran yang sama maka akan terbentuk bintang ganda. Formasi bintang ganda sangat sering terjadi di alam semesta ini. Ketika matahari memadat, ia akan menjadi begitu panas sehingga sebagian besar energi radiasi dipancarkan. Energi itu cukup kuat untuk mendorong gas-gas yang lebih terang, seperti hidrogen dan helium dari awan yang menyelubungi protoplanet-protoplanet yang paling dekat dengan matahari.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved