Iklan

Pertanyaan

Berikut grafik titik didih tiga senyawa isomer hidrokarbon C 7 ​ H 16 ​ . Berdasarkan grafik, senyawa X, Y, dan Z secara berturut-turut dapat diprediksi berupa . . . .

Berikut grafik titik didih tiga senyawa isomer hidrokarbon .

Berdasarkan grafik, senyawa X, Y, dan Z secara berturut-turut dapat diprediksi berupa . . . .

  1. C 2.3-dimetlipentana 2,2,3-trimetilbutana2-metilheksana

  2. D 2.3-dimetilpentana 2-metilheksana

  3. E 2.23-trimetilbutana 2,3-dimetilpentana 2-metilheksana

  4. 2-metilheksana2,2,3-trimetilbutana2-metilheksana

  5. 2-metilheksana 2,3-dimetilpentana2,2,3-trimetibutana

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

00

:

42

:

08

Klaim

Iklan

I. Solichah

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Semakin besar massa molekul senyawa hidrokarbon, titik didihnya semakin besar. Dalam satu rumus molekul, semakin panjang rantai karbon semakin tinggi titik didihnya. Dengan kata lain, semakin banyak cabang, titik didihnya semakin rendah. Berdasarkan grafik diketahui bahwa terdapat tiga senyawa isomer C 7 H 16 . Senyawa yang mempunyai titik didih paling rendah adalah senyawa yang mempunyai cabang paling banyak. Senyawa yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah senyawa yang mempunyai cabang paling sedikit atau tidak mempunyai cabang sama sekali (rantai lurus). Rumus struktur ketiga isomer senyawa C 7 H 16 sebagai berikut: Oleh karena senyawa X mempunyai titik didih paling rendah, maka X mempunyai rumus struktur dengan cabang paling banyak. Adapun senyawa Z mempunyai rumus struktur dengan cabang paling sedikit. Dengan demikian, senyawa X,Y, dan Z berturut-turut dapat diprediksi sebagai senyawa 2,2,3-trimetilbutana, 2,3-dimetilpentana, dan 2-metilheksana.

Semakin besar massa molekul senyawa hidrokarbon, titik didihnya semakin besar. Dalam satu rumus molekul, semakin panjang rantai karbon semakin tinggi titik didihnya. Dengan kata lain, semakin banyak cabang, titik didihnya semakin rendah.

Berdasarkan grafik diketahui bahwa terdapat tiga senyawa isomer C7H16. Senyawa yang mempunyai titik didih paling rendah adalah senyawa yang mempunyai cabang paling banyak. Senyawa yang mempunyai titik didih paling tinggi adalah senyawa yang mempunyai cabang paling sedikit atau tidak mempunyai cabang sama sekali (rantai lurus).

Rumus struktur ketiga isomer senyawa C7H16 sebagai berikut:

Oleh karena senyawa X mempunyai titik didih paling rendah, maka X mempunyai rumus struktur dengan cabang paling banyak.

Adapun senyawa Z mempunyai rumus struktur dengan cabang paling sedikit.

Dengan demikian, senyawa X,Y, dan Z berturut-turut dapat diprediksi sebagai senyawa 2,2,3-trimetilbutana, 2,3-dimetilpentana, dan 2-metilheksana.

 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

6

Iklan

Pertanyaan serupa

Buatlah isomer dari senyawa pentana disertai dengan namanya masing-masing.

6

4.7

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia