Alkana adalah senyawa hidrokarbon jenuh yang memiliki rantai tunggal (tidak rangkap). Tata nama IUPAC untuk alkana adalah:
- Menentukan rantai terpanjang.
- Sistem penomoran dimulai dari atom karbon yang terdekat dengan cabang.
- Nama rantai induk ditulis berdasarkan jumlah atom C yang terdapat pada rantai induk.
- Nama cabang ditulis dengan menyebutkan nomor letak cabang diikuti dengan jumlah dan nama cabang. Penulisan cabang diurutkan berdasarkan abjad.
- Penulisan angka dengan angka dibatasi dengan tanda koma (,) dan penulisan angka dan huruf dibatasi dengan tanda (-).
Untuk mengetahui nama senyawa, maka perlu menggambar rantai senyawa:

1. Menentukan rantai panjang

Rantai terpanjang memiliki jumlah atom C terbanyak. Jumlah atom C pada rantai terpanjang adalah 8, maka penamaan rantai induk adalah oktana.
2. Menentukan penomoran

Penomoran dimulai dari atom C yang paling dekat dengan cabang. Terdapat dua cabang yaitu etil dan metil, namun yang lebih diprioritaskan adalah etil, maka penomoran yang terjadi adalah seperti pada gambar.
3. Menentukan penamaan cabang

Pada gambar dapat diketahui terdapat dua cabang, cabang pada atom C nomor 3 dan cabang pada atom C nomor 6. Cabang pada atom C nomor 3 merupakan etil dan cabang pada atom C nomor 6 adalah metil. Maka nama senyawa tersebut adalah 3-etil-6-metil-oktana.
Jadi, nama senyawa tersebut adalah 3-etil-6-metil-oktana.