Roboguru

Berdasarkan kalimat tanya "apa, di mana, kapan, si...

Berdasarkan kalimat tanya "apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, bagaimana" yang kamu buat berdasarkan teks tersebut, buatlah karangan pendek tentang isi teks tersebut dengan kalimatmu sendiri.space 

  1. ....space 

  2. ....space 

Jawaban:

Dalam menggali informasi penting dari buku sejarah, dapat menggunakan aspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa; dan bagaimana.

Contoh kalimat tanya dari teks tersebut adalah:

  1. Apa yang ditugaskan oleh Sultan Demak kepada Fadlullah Khan?
  2. Di mana Fadlullah Khan melakukan penyerangan terhadap Portugis?
  3. Kapan Batavia berubah nama menjadi Jakarta?
  4. Siapa yang menjadi sekutu Portugis?
  5. Mengapa aramada Portugis bisa dengan tenang memasuki muara Sungai Ciliwung?
  6. Bagaimana aksi Portugis terhadap serangan mendadak tersebut?

Sehingga, dari pertanyaan-pertanyaan tersebut dapat dijadikan sebuah karangan pendek. Contohnya sebagai berikut: 


Kepahlawanan Fadlullah Khan untuk Kemenangan Jakarta


    Fadlullah Khan atau yang dikenal dengan nama Fatahillah adalah seorang anak Sultan Pasai yang menikah dengan putri Sultan Demak. Sultan Demak menugaskan Fatahillah untuk melindungi Demak dari serangan Portugis karena Portugis akan menyerang Demak. Fatahillah yang memiliki jiwa kepemimpinan menyusun strategi dan siasat untuk menyerang Portugis.

    Portugis yang bersekutu dengan Raja Pajajaran akan menyerang Demak. Mereka akan berlabuh di Pelabuhan Sunda Kelapa yang kini merupakan Jakarta. Dengan bantuan para bupati sepanjang pesisir utara Jawa dan tokoh-tokoh masyarakat sekitar Sunda Kelapa, Fatahillah menyiapkan pasukan untuk menyerang armada Portugis. Fatahillah memerintahkan pasukannya untuk menyerang armada Portugis saat Portugis sudah berada di muara Sungai Ciliwung.

    Fatahillah mempersiapkan penyerangan ini dengan sangat rahasia, sehingga Pajajaran dan Portugis tidak mengetahui akan terjadinya penyerangan. Ketika armada Pajajaran dan Portugis datang memasuki muara Sungai Ciliwung, Fatahillah memerintahkan pasukannya untuk menyerang Portugis dengan menembakkan meriam dan panah. Pasukan Fatahillah juga mengepung Portugis dan melawannya di atas geladak mereka satu banding satu. Serangan mendadak ini berhasil menenggelamkan tujuh kapal yang membuat Portugis mundur dan kembali ke Malaka.

    Fatahillah mengumumkan kemenangannya, sehingga mengubah nama Sunda Kelapa menjadi Jayakarta yang memiliki arti kemenangan. Nama Jayakarta kemudian berubah lagi menjadi Batavia saat Belanda menguasai Jayakarta. Hingga setelah kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945, Batavia berubah nama menjadi Jakarta.space 

0

Tonton video penjelasan konsepnya

Ruangguru

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved