Iklan

Pertanyaan

Berdasarkan efek yang ditimbulkan, zat adiktif dan psikotropika dibagi menjadi ..., ..., dan ....

Berdasarkan efek yang ditimbulkan, zat adiktif dan psikotropika dibagi menjadi ..., ..., dan ....space

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

10

:

40

:

43

Klaim

Iklan

O. Salu

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Sam Ratulangi

Jawaban terverifikasi

Jawaban

berdasarkan efek yang ditimbulkan, zat adiktif dan psikotropika dibagi menjadi stimulan, depresan, dan halusinogen.

berdasarkan efek yang ditimbulkan, zat adiktif dan psikotropika dibagi menjadi stimulan, depresan, dan halusinogen.

Pembahasan

Jenis zat adiktif dan psikotropika berdasarkan efek perilaku dan fisiologisnya : Stimulan : obat yang merangsang sistem saraf (obat perangsang). Contoh: amfetamin (ekstasi), kafein, kokain, sabu-sabu dan nikotin. Efek konsumsi dalam kadar tinggi: hiperaktif, rasa senang, tekanan darah tinggi, denyut jantung tidak beraturan, menurunkan berat badan, dan merusak sistem saraf. Depresan : obat yang menghambat kerja sistem saraf (penenang). Contoh: heroin, alkohol, morfin, barbiturat, demerol dan metadon. Efek konsumsi dalam kadar tinggi: gangguan jantung dan pembuluh darah, kejang, dan tidak dapat mengendalikan diri. Halusinogen : obat yang menimbulkan khayalan (halusinasi) dan obat penderita gangguan jiwa. Contoh: LSA, LSD, daiJ ganja (mariyuana). Efek konsumsi dalam kadar tinggi: gangguan ginjal, daya ingat menurun. Dengan demikian, berdasarkan efek yang ditimbulkan, zat adiktif dan psikotropika dibagi menjadi stimulan, depresan, dan halusinogen.

Jenis zat adiktif dan psikotropika berdasarkan efek perilaku dan fisiologisnya :

Stimulan : obat yang merangsang sistem saraf (obat perangsang). Contoh: amfetamin (ekstasi), kafein, kokain, sabu-sabu dan nikotin. Efek konsumsi dalam kadar tinggi: hiperaktif, rasa senang, tekanan darah tinggi, denyut jantung tidak beraturan, menurunkan berat badan, dan merusak sistem saraf.

Depresan : obat yang menghambat kerja sistem saraf (penenang). Contoh: heroin, alkohol, morfin, barbiturat, demerol dan metadon. Efek konsumsi dalam kadar tinggi: gangguan jantung dan pembuluh darah, kejang, dan tidak dapat mengendalikan diri. 

Halusinogen : obat yang menimbulkan khayalan (halusinasi) dan obat penderita gangguan jiwa. Contoh: LSA, LSD, daiJ ganja (mariyuana). Efek konsumsi dalam kadar tinggi: gangguan ginjal, daya ingat menurun.

Dengan demikian, berdasarkan efek yang ditimbulkan, zat adiktif dan psikotropika dibagi menjadi stimulan, depresan, dan halusinogen.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Amfetamina awalnya digunakan untuk pengobatan …

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia