Roboguru

Berdasarkan data diatas, data mana yang tidak sesuai (ganjil)? Apa yang menyebabkan terjadinya keganjilan tersebut? Hitunglah volume rata-rata dari HNO3​?

Pertanyaan

  1. Berdasarkan data diatas, data mana yang tidak sesuai (ganjil)?
  2. Apa yang menyebabkan terjadinya keganjilan tersebut?
  3. Hitunglah volume rata-rata dari H N O subscript 3

Pembahasan Soal:

  1. Data tersebut merupakan volume larutan H N O subscript 3 yang digunakan untuk mentitrasi suatu basa. Agar lebih akurat, biasanya proses titrasi dilakukan berulang. Berdasarkan data diatas, data ke-2 menunjukkan volume H N O subscript 3 yang sedikit berbeda dari ketiga data lain.
  2. Nilai 18,9 memiliki simpangan yang lebih jauh dibanding data lain. Artinya volume H N O subscript 3 pada data kedua sedikit berlebih. Jika demikian, nilai ini menjadi kurang representatif terhadap hasil titrasi. Pada prinsipnya, titik akhir titrasi seharusnya sedekat mungkin dengan titik ekuivalen.
  3. Volume rata-rata H N O subscript 3 dapat dihitung sebagai berikut:

table attributes columnalign right center left columnspacing 0px end attributes row cell V subscript rata bond rata end subscript end cell equals cell fraction numerator V subscript 1 and V subscript 2 and V subscript 3 and V subscript 4 over denominator 4 end fraction end cell row blank equals cell fraction numerator 18 comma 1 plus 18 comma 9 plus 18 comma 3 plus 18 comma 2 over denominator 4 end fraction end cell row blank equals cell fraction numerator 73 comma 5 over denominator 4 end fraction end cell row blank equals cell 18 comma 375 space mL end cell end table 

Jadi, data yang tidak sesuai adalah data kedua (18,9); keganjilan disebabkan volume data kedua simpangannya terlalu jauh dari data volume data lain; volume rata-ratanya adalah 18,375 mL.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

Q. 'Ainillana

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Terakhir diupdate 06 Oktober 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perhatikan kondisi-kondisi berikut! Jisoo menitrasi larutan KOH dengan HBr 0,1 M. Jennie menggunakan HCl 0,5 M untuk mengukur konsentrasi NaOH. Rosé menggunakan KOH 0,1 M untuk mengukur konsentra...

Pembahasan Soal:

Titrasi asam-basa pada dasarnya menggunakan prinsip reaksi antara asam dan basa. Biasanya titrasi digunakan untuk menentukan konsentrasi dari asam ataupun basa. Pada penentuan konsentrasi asam, basa yang digunakan perlu diketahui konsentrasinya, begitu pula sebaliknya.

  1. KOH sebagai basa yang dicari konsentrasinya dititrasi menggunakan HBr sebagai asam yang diketahui konsentrasinya (0,1 M).
  2. HCl sebagai asam yang diketahui konsentrasinya (0,5 M) digunakan untuk mengukur konsentrasi NaOH sebagai basa.
  3. KOH sebagai basa yang diketahui konsentrasinya (0,1 M) digunakan untuk mengukur konsentrasi asam cuka.
  4. NaOH sebagai basa yang dicari konsentrasinya dititrasi menggunakan HBr sebagai asam yang tidak diketahui konsentrasinya.

Kondisi yang mereaksikan asam dan basa adalah kondisi nomor 1, 2, 3, dan 4. Namun, konsentrasi yang salah satunya diketahui adalah kondisi nomor 1, 2, dan 3.

Jadi, jawaban yang benar adalah opsi A.space 

0

Roboguru

Permasalahan yang dapat diselesaikan dengan titrasi asam-basa adalah ...

Pembahasan Soal:

Titrasi asam-basa pada dasarnya menggunakan prinsip reaksi antara asam dan basa. Biasanya titrasi digunakan untuk menentukan konsentrasi dari asam atau basa. Pada penentuan konsentrasi asam, basa yang digunakan perlu diketahui konsentrasinya, begitu pula sebaliknya. Dengan demikian, kondisi yang memenuhi kriteria tersebut adalah opsi B karena terdapat basa (KOH) yang tidak diketahui konsentrasinya dan terdapat asam (HCl) yang diketahui konsentrasinya.

Opsi A dan E salah karena kedua zat merupakan asam. Opsi C salah karena asam dan basa yang digunakan tidak diketahui konsentrasinya. Sementara itu, opsi D salah karena kedua zat merupakan basa.

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.space  space space space space 

0

Roboguru

Perhatikan kondisi-kondisi berikut! Rosé menggunakan KOH 0,1 M untuk mengukur konsentrasi asam cuka. Senji menggunakan HCl 0,5 M untuk mengukur konsentrasi NaOH. Jisoo menitrasi larutan KOH denga...

Pembahasan Soal:

Titrasi asam-basa pada dasarnya menggunakan prinsip reaksi antara asam dan basa. Biasanya titrasi digunakan untuk menentukan konsentrasi dari asam ataupun basa. Pada penentuan konsentrasi asam, basa yang digunakan perlu diketahui konsentrasinya, begitu pula sebaliknya.

  1. KOH sebagai basa yang diketahui konsentrasinya (0,1 M) digunakan untuk mengukur konsentrasi asam cuka.
  2. HCl sebagai asam yang diketahui konsentrasinya (0,5 M) digunakan untuk mengukur konsentrasi NaOH sebagai basa.
  3. KOH sebagai basa yang dicari konsentrasinya dititrasi menggunakan HBr sebagai asam yang diketahui konsentrasinya (0,1 M).
  4. NaOH sebagai basa yang dicari konsentrasinya dititrasi menggunakan HBr sebagai asam yang tidak diketahui konsentrasinya.
     

Kondisi yang mereaksikan asam dan basa adalah kondisi nomor 1, 2, 3, dan 4. Namun, konsentrasi yang salah satunya diketahui adalah kondisi nomor 1, 2, dan 3. Oleh karena itu, kondisi 1, 2, dan 3 adalah kondisi yang tepat terkait penerapan titrasi asam-basa dalam menentukan konsentrasi.

Jadi, jawaban yang benar adalah opsi A.space 

0

Roboguru

Larutan HBr sebanyak 12 mL dititrasi dengan larutan KOH 0,1 M. Titrasi dimulai dengan larutan  dalam buret pada skala 0 mL. Titrasi dilakukan 3 kali dan berturut-turut berakhir pada skala 9,8 mL, 19,9...

Pembahasan Soal:

Pada titrasi, perhitungan konsentrasi menggunakan perhitungan reaksi penetralan.

begin mathsize 14px style M subscript a cross times V subscript a cross times n subscript a double bond M subscript b cross times V subscript b cross times n subscript b end style 

Asam yang digunakan adalah undefined sedangkan basanya undefined. Kedua larutan memiliki valensi 1 sehingga perhitungannya menjadi seperti berikut.

begin mathsize 14px style M subscript HBr cross times V subscript HBr cross times 1 equals M subscript KOH cross times V subscript KOH cross times 1 end style 

Volume undefined per langkah titrasi dilakukan dengan pengurangan skala akhir dan skala awal. Skala akhir titrasi pertama digunakan untuk skala awal titrasi kedua, dan seterusnya.

Error converting from MathML to accessible text.

Volume undefined yang digunakan adalah rata-rata dari 3 percobaan titrasi.

Error converting from MathML to accessible text. 

 

0

Roboguru

Pernyataan yang benar untuk menjelaskan pengertian titrasi asam-basa adalah …

Pembahasan Soal:

Titrasi asam-basa adalah metode uji yang menggunakan prinsip reaksi asam dengan basa. Pada awalnya dinamakan analisis volumetrik. Volume adalah salah satu besaran yang menyatakan jumlah, sehingga metode volumetrik dalam titrasi adalah bentuk uji kuantitatif. undefined  

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved