Iklan

Pertanyaan

Berdasarkan aturan internasional, jumlah tangkapan ikan yang diperbolehkan ( allowable catch ) adalah 80% dari potensi lestari. Potensi lestari ( maximum sustainable yield ) sumber daya perikanan tangkap Indonesia diperkirakan sebesar 9,9 juta ton per tahun. Bagaimana upaya tepat untuk mengoptimalkan potensi tersebut tanpa mengganggu ekosistem?

Berdasarkan aturan internasional, jumlah tangkapan ikan yang diperbolehkan (allowable catch) adalah 80% dari potensi lestari. Potensi lestari (maximum sustainable yield) sumber daya perikanan tangkap Indonesia diperkirakan sebesar 9,9 juta ton per tahun. Bagaimana upaya tepat untuk mengoptimalkan potensi tersebut tanpa mengganggu ekosistem?space space 

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

11

:

32

:

21

Klaim

Iklan

P. Avivah

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Malang

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Pembahasan
lock

Pemanfaatan sumber daya perikanan tangkap harus dilakukan seoptimal mungkin. Akan tetapi, hal ini harus dilakukan tanpa merusak ekosistem bawah laut. Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya perikanan tangkap tanpa mengganggu ekosistem bawah laut adalah sebagai berikut. Menggunakan metode penangkapan ikan yang ramah lingkungan , seperti jaring insang, jaring angkat, jaring lingkar, pancing, dan lain-lain Penguatan dan implementasi kearifan lokal ( local wisdom ) dalam pengelolaan sumber daya perikanan, seperti awig-awig, sasi, panglima laot, dan lain-lain Menentukan ukuran minimum komoditi perikanan utama yang layak tangkap Pengaturan kuota produksi bagi komoditas ikan yang terancam kelestariannya

Pemanfaatan sumber daya perikanan tangkap harus dilakukan seoptimal mungkin. Akan tetapi, hal ini harus dilakukan tanpa merusak ekosistem bawah laut. Beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mengoptimalkan potensi sumber daya perikanan tangkap tanpa mengganggu ekosistem bawah laut adalah sebagai berikut.

  1. Menggunakan metode penangkapan ikan yang ramah lingkungan, seperti jaring insang, jaring angkat, jaring lingkar, pancing, dan lain-lain
  2. Penguatan dan implementasi kearifan lokal (local wisdom) dalam pengelolaan sumber daya perikanan, seperti awig-awig, sasi, panglima laot, dan lain-lain
  3. Menentukan ukuran minimum komoditi perikanan utama yang layak tangkap
  4. Pengaturan kuota produksi bagi komoditas ikan yang terancam kelestariannya

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

4

Iklan

Pertanyaan serupa

Indonesia merniliki 11 wilayah pengelolaan perikanan (WPP). Setiap wilayah memiliki identitas berupa penomoran wilayah. Analisislah alasan penomoran WPP Indonesia menggunakan kombinasi angka 57 dan 71...

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia