Roboguru

Belanda melancarkan Agresi Militer I pada tahun 1947 yang bertujuan ....

Pertanyaan

Belanda melancarkan Agresi Militer I pada tahun 1947 yang bertujuan ....

  1. Melucuti persenjataan sisa pasukan Jepang.

  2. Membantu Sekutu meng­eksploitasi Indonesia.

  3. Menguasai wilayah strategis dan ekonomi.

  4. Terlibat dalam PD II.

  5. Terlibat bentrok dengan Sekutu.

Pembahasan Soal:

Pasca kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II dan kemerdekaan Indonesia, Sekutu datang ke Indonesia dengan tujuan untuk membawa sisa internira Jepang yang ada di Indonesia. Namun tujuan awal tersebut berubah ketika pada pelaksanaannya ternyata Sekutu datang dengan diboncengi NICA (Netherlands Indies Civil Administration) dan melakukan Agresi Militer Belanda I dengan dipimpin oleh van Mook yang membawa misi menjalankan pidato Ratu Wilhelmina terkait konsepsi kenegaraan di Indonesia. Pidato tersebut berisi bahwa akan dibentuk persemakmuran Kerajaan Belanda. Sehingga, terlihat bahwa tujuan utamanya adalah untuk merebut kembali daerah-daerah bekas jajahannya dahulu yang dinilai strategis dan ekonomi karena memiliki sumber daya alam melimpah.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah C.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

I. Agung

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Alasan yang mendasari gagalnya Komisi Tiga Negara (KTN) yang dibentuk oleh PBB untuk mengatasi konflik Indonesia dengan Belanda adalah...

Pembahasan Soal:

Komisi Tiga Negara (KTN) yang dibentuk oleh PBB dalam usahanya menyelesaikan konflik antara Indonesia-Belanda dianggap gagal setelah Belanda melakukan Agresi Militer Belanda II. Agresi tersebut secara tidak langsung membatalkan perjanjian yang sebelumnya dirancang oleh KTN yakni perjanjian Renville.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A

0

Roboguru

Bagaimana reaksi dunia intemasional atas agresi militer Belanda untuk menguasai kembali Indonesia?

Pembahasan Soal:

Kedatangan Belanda dalam Agresi Militer Belanda menimbulkan reaksi internasional. Reaksi dunia internasional atas Agresi Militer Belanda untuk menguasai kembali Indonesia adalah mengecam serangan tersebut. PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa), untuk menghentikan agresi militer Belanda, mengeluarkan resolusi penghentian konflik dengan membentuk Komisi Tiga Negara (KTN) pada 25 Agustus 1947 untuk menghentikan konflik bersenjata, serta mendorong adanya perundingan, yang menghasilkan Perundingan Renvile yang membahas masalah Indonesia-Belanda.

Dengan demikian, reaksi dunia intemasional atas agresi militer Belanda untuk menguasai kembali Indonesia adalah pengeluaran resolusi penghentian konflik dengan membentuk KTN dan mendorong adanya perundingan, yaitu Perundingan Renvile.

0

Roboguru

Berikut merupakan tokoh-tokoh yang terlibat dalam UNCI adalah.…

Pembahasan Soal:

UNCI adalah organisasi yang dibentuk pada tanggal 28 Januari 1949 untuk menggantikan posisi KTN (Komisi Tiga Negara) yang dianggap tidak berhasil dalam menyelesaikan konflik Indonesia-Belanda. UNCI berhasil membawa Indonesia-Belanda dalam perundingan Roem-Royen. UNCI diwakili oleh Merle Cochran (Amerika Serikat), Critchley (Australia), dan Harremans (Belgia). UNCI  memiliki wewenang yaitu meliputi:

  1. memprakarsai perundingan dengan wakil-wakil daerah di Indonesia guna membentuk pemerintahan sementara (interim goverment) selambat-lambatnya 15 Maret 1949,
  2. menyelenggarakan pemilihan umum untuk memilih Majelis Konstituante sebelum terbentuknya RIS,
  3. penyerahan kedaulatan terhadap RIS selambat-selambatnya pada tanggal 1 Juli 1949.

Jadi, jawaban yang tepat adalah B

0

Roboguru

Berikut ini, dua negara yang termasuk anggota KTN adalah ....

Pembahasan Soal:

Komisi Tiga Negara (KTN) dibentuk saat sidang Dewan Keamanan PBB yang membahas masalah Indonesia-Belanda. KTN dibentuk sebagai badan arbitrase atas kesepakatan Dewan Keamanan PBB. Adapun negara anggota KTN adalah sebagai berikut.

  1. Australia dipilih oleh Indonesia dengan delegasi Richard C. Kirby.
  2. Belgia dipilih oleh Belanda dengan delegasi Paul van Zeeland.
  3. Amerika Serikat dipilih oleh Belada dan Indonesia dengan delegasi Dr. Frank B. Graham.

Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Serangan Belanda ke Yogyakarta dan penahanan sejumlah pemimpin RI dengan melakukan Agresi Militer II telah menimbulkan reaksi dunia internasional. Mereka mengutuk agresi Belanda yang melanggar perjanj...

Pembahasan Soal:

Atas desakan dunia internasional, Dewan Keamanan PBB kemudian mengeluarkan Resolusi 28 Januari 1949, yang memerintahkan sebelum tanggal 1 Januari 1950, kedaulatan harus diserahkan kepada Indonesia. Tekanan politik internasional tersebut memaksa Belanda untuk kembali berunding dengan Indonesia. Pada 7 Mei 1949 dilakukan perundingan dari pihak RI diwakili oleh Moh. Roem sedangkan Belanda diwakili oleh van Roijen di Hotel des Indes, Jakarta. KTN yang selanjutnya berubah menjadi United Nations Commission for Indonesia (UNCI) menjadi mediator dalam perundingan tersebut yang melahirkan Pernyataan Roem-Royen dengan isi pokok sebagai berikut: 

  1. Menghentikan perang gerilya dan pengembalian pemimpin-pemimpin RI ke Yogyakarta; 
  2. Kerja sama dalam pemulihan perdamaian dan pemeliharaan ketertiban-keamanan; 
  3. Menyetujui adanya RI sebagai bagian dari Negara Indonesia Serikat;
  4. Ikut serta dalam Konferensi Meja Bundar (KMB) di Den Haag untuk mempercepat penyerahan kedaulatan tanpa syarat

Jadi, jawaban yang tepat adalah B

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved