Roboguru

Banyak pertempuran terjadi pasca kemerdekaan Indonesia. Salah satunya pertempuran di Surabaya. Pertempuran ini dilatarbelakangi oleh ....

Pertanyaan

Banyak pertempuran terjadi pasca kemerdekaan Indonesia. Salah satunya pertempuran di Surabaya. Pertempuran ini dilatarbelakangi oleh .... space space

  1. ... space space

  2. ... space space

Pembahasan Soal:

Pertempuran Surabaya merupakan bentuk perjuangan fisik dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Pertempuran Surabaya meletus pada tanggal 10 November 1945. Pertempuran tersebut dilatarbelakangi oleh kedatangan Sekutu yang diboncengi NICA, terbunuhnya Brigjen A.W.S. Mallaby, serta ultimatum Inggris terhadap pejuang republik untuk segera menyerahkan senjata dan menyatakan kalah. 

Dengan demikian, Pertempuran Surabaya dilatarbelakangi oleh kedatangan Sekutu yang diboncengi NICA, terbunuhnya Brigjen A.W.S. Mallaby, serta adanya ultimatum Inggris. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

K. Ivan

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Yogyakarta

Terakhir diupdate 02 Mei 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Apa yang kamu ketahui tentang peristiwa Pertempuran 10 November di Surabaya?

Pembahasan Soal:

Pertempuran 10 November di Surabaya merupakan pertempuran pertama yang terjadi pasca-Proklamasi Kemerdekaan. Pertempuran ini bermula pada 25 Oktober 1945 ketika Sekutu di bawah Allied Forces Netherland East Indies (NICA) datang ke Surabaya. Di bawah Brigadir Jenderal Aulbertin Walter Sother Mallaby, Sekutu masuk dan mendirikan pos-pos pertahanan. Tujuan kedatangan Sekutu adalah untuk melucuti senjata Jepang, mengamankan tawanan perang, dan menjaga ketertiban. 
Akan tetapi, pada 27 Oktober 1945, Sekutu melakukan penyerbuan pada penjara dan membebaskan tawanan perwira Sekutu yang ditahan Indonesia. Sekutu juga menduduki tempat penting seperti lapangan terbang, kantor radio, radio Surabaya, gedung internatio, dan pusat kereta api. Selain itu, Sekutu menyebarkan pamflet penyerahan senjata masyarakat Surabaya, yang kemudian dengan tegas ditolak.
Akhirnya penyerbuan terhadap sekutu mulai dilakukan pada 28 Oktober 1945. Melalui siaran radio, Bung Tomo menyuarakan semangat kepada masyarakat untuk berjuang. Tempat-tempat penting yang dikuasai Sekutupun berhasil direbut kembali. Pada 31 Oktober 1945, Brigader Mallaby terbunuh dan memicu kemarahan Sekutu. Pertempuran semakin memanas dan puncaknya terjadi pada 10 November 1945. Peristiwa ini berakhir pada 28 November 1945 dan menewaskan 6.000-16.000 dari pihak Indonesia serta 600-2.000 orang dari Sekutu.

Dengan demikian, Pertempuran 10 November merupakan peristiwa yang terjadi karena Sekutu melakukan penyerbuan penjara dan menguasai daerah penting di Surabaya secara sepihak. Hal ini  memantik kemarahan masyarakat Surabaya sehingga terjadilah pertempuran hingga puncaknya pada 10 November 1945 setelah kematian Brigadir Mallaby, dan berakhir pada 28 November 1945.

0

Roboguru

Jelaskan perjuangan lewat konfrontasi dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia!

Pembahasan Soal:

Perjuangan fisik merupakan perjuangan yang dilakukan dengan menggunakan senjata atau mengandalkan kekuatan militer. Perjuangan fisik dilakukan lewat pertempuran, perjuangan fisik bisa juga disebut sebagai perjuangan konfrontasi  bersenjata. Biasanya dalam perjuangan fisik juga mengakibatkan banyak korban berjatuhan. Dalam memerdekakan Indonesia, banyak pahlawan yang menggunakan perjuangan fisik untuk mengusir penjajah. Berikut contoh perjuangan fisik di Indonesia yaitu:  pertempuran Lima Hari di Semarang, pertempuran Medan Area, peristiwa Bandung Lautan Api, Pertempuran Ambarawa, Pertempuran Margarana di Bali.

Dengan demikian, walaupun Indonesia sudah merdeka, namun pertempuran lewat jalur konfrontasi/bersenjata masih dilakukan diberbagai daerah di Indonesia, hal ini dilakukan dalam rangka mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

0

Roboguru

Sebutkan peristiwa konfrontasi apa saja yang terjadi setelah proklamasi!

Pembahasan Soal:

Indonesia merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945, namun setelah dibacakannya Proklamsasi Kemerdekaan, bangsa Indonesia belum sepenuhnya bisa menikmati kemerdekaan melainkan harus berjuang kembali untuk mempertahankan kemerdekaan tersebut. Sejarah Indonesia selama tahun 1945–1949 dimulai dengan masuknya Sekutu diboncengi oleh Belanda dalam hal ini Netherland Indies Civil Administration (NICA) ke berbagai wilayah Indonesia setelah kekalahan Jepang, dan diakhiri dengan penyerahan kedaulatan kepada Indonesia pada tanggal 27 Desember 1949. Terdapat banyak sekali peristiwa sejarah pada masa itu, pergantian berbagai posisi kabinet, Aksi Polisionil oleh Belanda, berbagai perundingan, dan peristiwa-peristiwa sejarah lainnya. Perjuangan konfrontasi senjata setelah peristiwa Proklamasi Kemerdekaan diantaranya: Pertempuran Lima Hari di Semarang, Pertempuran 10 November di Surabaya, Peristiwa Bandung Lautan Api, Pertempuran Ambarawa, Pertempuran Medan Area, Peristiwa Merah Putih di Manado dll.

Dengan demikian, meskipun Indonesia sudah merdeka, namun masih harus berjuang demi mempertahankan kemerdekaannya terutama untuk mengadapi tentara Sekutu yang dibonceng NICA. Perjuangan dengan menggunakan senjata/ konfrontasi bersenjata setelah kemerdekaan diantaranya : Pertempuran Lima Hari di Semarang, Pertempuran 10 November di Surabaya, Peristiwa Bandung Lautan Api, Pertempuran Ambarawa, Pertempuran Medan Area, Peristiwa Merah Putih di Manado.

0

Roboguru

Ancaman terhadap keutuhan NKRI setelah di proklamasikan tanggal 17 agustus 1945 adalah kedatangan Belanda ke Indonesia. Akhirnya rakyat Indonesia berusaha melawan secara fisik kedatangan Belanda terse...

Pembahasan Soal:

Indonesia merupakan negara merdeka sejak 17 Agustus 1945, ditandai dengan terjadinya Vacum of power (kekosongan kekuasaan) karena Jepaang telah menyerah tanda syarat kepada Sekutu pada 15 Agustus 1945. Bangsa Indonesia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memerdekakan diri. Meski kabar terkait kemerdekaan Indonesia telah menyebar keberbagai daerah bahkan hingga ke luar negeri. Belanda tidak mengakui kemerdekaan tersebut dan masih melakukan berbagai tindakan yang mengancam kedaulatan negara. Akibatnya rakyat Indonesia melakukan perlawanan secara fisik maupun diplomasi. Beberapa perlawanan daerah yang dilakukan dengan fisik adalah.

  1. Insiden Bendera di Surabaya
    Setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia dan dikeluarkannya maklumat pemerintahan Soekarno tanggal 31 Agustus 1945 yang menetapkan bahwa mulai 1 September 1945 bendera nasional Sang Merah Putih dikibarkan terus di seluruh wilayah Indonesia. Gerakan pengibaran bendera tersebut makin meluas ke segenap pelosok kota Surabaya.
    Peristiwa ini bermula dari dipasangnya bendera Belanda yang dilakukan oleh sekelompok orang di bawah komando langsung Mr. W.V.Ch. Ploegman. Peristiwa ini dilakukan sekitar pukul 21.00 pada tanggal 19 September 1945 di Hotel Yamato (Hotel Majapahit sekarang). Pemasangan bendera ini tampaknya tidak diketahui oleh para pemuda dan tanpa persetujuan dari pemerintah RI dari Surabaya.
    Hal ini memicu pertempuran antara Sekutu/Belanda berhadapan dengan rakyat Surabaya yang berasal dari Genteng, Embong Malang, Praban, dan sekitarnya. Akhirnya, beberapa orang pemuda berhasil mendekati dan memanjat dinding serta puncak gapura Hotel. Mereka berhasil menurunkan bendera Belanda dan menyobek bagian birunya serta menaikkan kembali bendera Merah Putih dengan ukuran yang tidak seimbang.
    Iringan pekikan "Merdeka", "Merdeka", "Merdeka" yang disambut dengan gempita oleh massa rakyat yang berkerumun di bawah tiang bendera dan berada di depan Hotel Yamato. Insiden ini telah menggugurkan 4 orang pemuda Surabaya, yaitu Sidik, Mulyadi, Hariono, dan Mulyono. Dari pihak warga Belanda, Mr. Ploegman tewas terbunuh oleh amukan massa ditusuk senjata tajam.
  2. Pertempuran 5 hari di Semarang
    Pertempuran 5 hari di Semarang merupakam pertempuran yang dilakukan untuk melawan Jepang. Pertempuran ini terjadi pada 15 oktober 1945 hingga 20 oktober 1945. Peristiwa ini berawal pada peristiwa 14 oktober 1945 di mana pemuda mencegat tantara Jepang di depan Rumah Sakit Rakyat (Purusara). Sore harinya para pemuda mencari tentara Jepang untuk dimasukkan ke Penjara Bulu.
    Pada pukul 18.00 WIB pasukan jepang menyerang 8 anggota Polisi Istimewa yang saat itu sedang bertugas di desa wungkal, kemudian polisi tersebut disiksa. selain itu juga ada rumor jika air candi (merupakan cadangan air di Desa Wungkal, waktu itu merupakan satu-satunya sumber mata air di kota Semarang) telah di beri racuni oleh Dr. Kariadi. Hal ini membuat  Kepala Laboratorium Purusara segera menuju candi. Namun, di tengah perjalanan jenazah Dr. Kariadi tergeletak setelah dibunuh.
    Setelah kejadian tersebut banyak korban yang berjatuhan. Sehingga pada 15 oktober 1945 pasukan Kidobutai (pasukan elite Jepang yang dipimpin Mayor Kido Shinishiro dan bermarkas di Jatingaleh) menyerang markas Badan Keamanan Rakyat (BKR) semarang. Pertempuranpun berlangsung lima hari dan baru berhenti setelah pimpinan BKR berunding dengan pasukan Jepang. Terdapat perwakilan dari pihak Sekutu (sebagai pihak penengah) yakni Brigadir Jenderal Bethel. Perdamaian antara kedua belah pihak pun terjadi dan Pihak Sekutu melucuti seluruh persenjataaan para tentara Jepang pada 20 Oktober 1945 sekaligus menjadi akhir dari pertempuran lima hari di Semarang.

Dengan demikian, Insiden Bendera di Surabaya merupakan peristiwa perobekan warna biru pada bendera Belanda yang berkibar di Hotel Yamato (kini Hotel Majapahit) pada tanggal 19 September 1945. Sedangkan Pertempuran Lima Hari di Semarang adalah pertempuran antara rakyat Indonesia melawan tentara Jepang di Semarang pada tanggal 15–19 Oktober 1945 yang dipicu larinya tentara Jepang dan tewasnya Dr. Kariadi.

0

Roboguru

Sejarah pertempuran Surabaya di latar belakangi oleh?

Pembahasan Soal:

Pertempuran Surabaya meletus pada tanggal 10 November 1945. Pertempuran tersebut merupakan pertempuran melawan sekutu dalam skala besar yang pertama pasca kemerdekaan Indonesia. Pertempuran tersebut dilatar belakangi oleh sejumlah faktor, yakni kedatangan Sekutu yang diboncengi oleh NICA, terbunuhnya Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby dalam sebuah insiden, penolakan ultimatum warga Surabaya untuk menyerah dan meletakkan senjata, hingga seruan Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 sebagai upaya menegakkan kemerdekaan dan mengusir penjajah. Pertempuran 10 November berlangsung selama beberapa minggu dan menelan banyak korban jiwa, baik dari pejuang Republik maupun Sekutu. 

Dengan demikian, maka Pertempuran Surabay dilatar belakangi oleh kedatangan Sekutu yang diboncengi oleh NICA, terbunuhnya Brigadir Jenderal A.W.S. Mallaby, penolakan ultimatum warga Surabaya untuk menyerah dan meletakkan senjata, hingga seruan Resolusi Jihad 22 Oktober 1945.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved