Iklan

Pertanyaan

Bagaimana peran umat Islam dalam mengisi kemerdekaan?

Bagaimana peran umat Islam dalam mengisi kemerdekaan?

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

23

:

31

:

26

Klaim

Iklan

C. Sianturi

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

peran umat Islam dalam memperjuangkan kemerdekaan sangat besar seperti: secara fisik umat Islam dengan Laskar Hisbullah-Sabilillah, kemudian diteruskan Asykar Perang Sabil (APS) dan laskar Islam lainnya di daerah, gigih berjuang membantu TKR (TNI) untuk mempertahankan NKRI dengan perang gerilanya melawan sekutu-NICA (Netherland Indie Civil Administration, Belanda) yang akan kembali berkuasa di Indonesia.

peran umat Islam dalam memperjuangkan kemerdekaan sangat besar seperti: secara fisik umat Islam dengan Laskar Hisbullah-Sabilillah, kemudian diteruskan Asykar Perang Sabil (APS) dan laskar Islam lainnya di daerah, gigih berjuang membantu TKR (TNI) untuk mempertahankan NKRI dengan perang gerilanya melawan sekutu-NICA (Netherland Indie Civil Administration, Belanda) yang akan kembali berkuasa di Indonesia.

Pembahasan

Perjuangan umat Islam melawan penjajahan kolonial Portugis, Belanda, dan Inggris dimulai dari kerajaan-kerajaan. Kemudian diteruskan oleh perjuangan rakyat semesta yang dipimpin sebagian besar oleh para ulama. Jadi, perjuangan ini dirintis sejak dari perlawanan kerajaan-kerajaan Islam. Kemudian diteruskan dengan munculnya pergerakan sosial di daerah-daerah, yaitu perlawanan rakyat terhadap kolonial/penjajahan dan para agen-agennya, sampai dengan munculnya kesadaran bernegara yang merdeka. Dalam perjuangan di kawasan nusantara, khususnya Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim, maka peranan ajaran Islam dan sekaligus umat Islamnya punya arti yang sangat penting dan tidak dapat dihapus dalam panggung sejarah Indonesia.Dalam perjuangan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), umat Islam punya peranan penting. Pertama, secara fisik umat Islam dengan Laskar Hisbullah-Sabilillah, kemudian diteruskan Asykar Perang Sabil (APS) dan laskar Islam lainnya di daerah, gigih berjuang membantu TKR (TNI) untuk mempertahankan NKRI dengan perang gerilanya melawan sekutu-NICA (Netherland Indie Civil Administration, Belanda) yang akan kembali berkuasa di Indonesia. Dengan demikian peran umat Islam dalam memperjuangkan kemerdekaan sangat besar seperti: secara fisik umat Islam dengan Laskar Hisbullah-Sabilillah, kemudian diteruskan Asykar Perang Sabil (APS) dan laskar Islam lainnya di daerah, gigih berjuang membantu TKR (TNI) untuk mempertahankan NKRI dengan perang gerilanya melawan sekutu-NICA (Netherland Indie Civil Administration, Belanda) yang akan kembali berkuasa di Indonesia.

Perjuangan umat Islam melawan penjajahan kolonial Portugis, Belanda, dan Inggris dimulai dari kerajaan-kerajaan. Kemudian diteruskan oleh perjuangan rakyat semesta yang dipimpin sebagian besar oleh para ulama. Jadi, perjuangan ini dirintis sejak dari perlawanan kerajaan-kerajaan Islam. Kemudian diteruskan dengan munculnya pergerakan sosial di daerah-daerah, yaitu perlawanan rakyat terhadap kolonial/penjajahan dan para agen-agennya, sampai dengan munculnya kesadaran bernegara yang merdeka. Dalam perjuangan di kawasan nusantara, khususnya Indonesia yang mayoritas penduduknya muslim, maka peranan ajaran Islam dan sekaligus umat Islamnya punya arti yang sangat penting dan tidak dapat dihapus dalam panggung sejarah Indonesia. Dalam perjuangan mempertahankan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), umat Islam punya peranan penting. Pertama, secara fisik umat Islam dengan Laskar Hisbullah-Sabilillah, kemudian diteruskan Asykar Perang Sabil (APS) dan laskar Islam lainnya di daerah, gigih berjuang membantu TKR (TNI) untuk mempertahankan NKRI dengan perang gerilanya melawan sekutu-NICA (Netherland Indie Civil Administration, Belanda) yang akan kembali berkuasa di Indonesia.

Dengan demikian peran umat Islam dalam memperjuangkan kemerdekaan sangat besar seperti: secara fisik umat Islam dengan Laskar Hisbullah-Sabilillah, kemudian diteruskan Asykar Perang Sabil (APS) dan laskar Islam lainnya di daerah, gigih berjuang membantu TKR (TNI) untuk mempertahankan NKRI dengan perang gerilanya melawan sekutu-NICA (Netherland Indie Civil Administration, Belanda) yang akan kembali berkuasa di Indonesia.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

6

pamungkas fabianda iskandar

Jawaban tidak bagus Makasih 🧡

Fadilah Arafah

Ini yang aku cari! Bantu banget Makasih ❤️

Rifkina Shufia

Bantu banget

Iin Mustainah

Jawaban tidak sesuai

Hany Asy Syifa

Pembahasan terpotong

Iklan

Pertanyaan serupa

Untuk lepas dari tekanan Belanda, SI berkali-kali berganti nama. Salah satunya pada tahun 1929 SI berganti nama menjadi….

1

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia