Roboguru

Bagaimana peninggalan sejarah berupa benda dan karya seni bisa menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia?

Pertanyaan

Bagaimana peninggalan sejarah berupa benda dan karya seni bisa menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia?space space 

Pembahasan Video:

Pembahasan Soal:

Penyebaran berupa benda dan karya seni dapat tersebar di wilayah Indonesia karena cara hidup manusia yang selalu berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lain, dapat kita lihat pada masa Paleolitikum. Masa ini manusia sudah dapat membuat alat kasar untuk berburu seperti kapak genggam yang di temukan di Pacitan,  ternyata ditemukan juga di daerah Ponorogo, Sukabumi, dan Lahat (Sumatera Utara).
Selain kapak genggam, ada juga penemuan lukisan yang di gambar di dinding gua. Lukisan tersebut dapat ditemukan di seluruh daerah Indonesia terutama di wilayah Indonesia timur. Setiap lukisan memiliki kesamaan satu dengan lainnya. Maka dapat dikatakan manusia pada masa itu tidak hidup di satu tempat, namun terus berpindah dan selalu membuat peninggalan.

Dengan demikian, adanya tempat tinggal yang berpindah-pindah membuat peninggalan berupa benda dan karya seni dapat tersebar ke seluruh wilayah Indonesia. space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acfreelance

Mahasiswa/Alumni Universitas Airlangga

Terakhir diupdate 13 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Zaman/Masa Corak Kehidupan Peninggalan Batu Tua/Paleolitikum ?

Pembahasan Soal:

Zaman Batu Tua atau Paleolitikum adalah zaman yang memiliki ciri khas berupa perkembangan alat-alat batu. Beberapa perkembangan kebudayaan ditemukan di sekitar Pacitan (ditemukan oleh Von Koenigswald) dan Ngandong. Pada zaman ini, manusia hidup secara nomaden atau berpindah-randah dalam kumpulan kecil untuk mencari makanan. Pekerjaan kaum perempuan adalah mengumpulkan dedaunan, ubi, sayur-sayuran, dan buah-buahan. Sedangkan, tugas kaum laki-laki adalah memburu binatang. Peninggalan yang ditemukan antara lain berupa peralatan batu seperti flakes (alat penyerpih berfungsi misalnya untuk mengupas, menguliti), chopper (kapak genggam/alat penetak), selain itu terdapat pula peralatan dari tulang. Kapak genggam banyak ditemukan di daerah Pacitan, biasa disebut chopper (alat penetak/pemotong). Dinamakan kapak genggam karena alat tersebut serupa dengan kapak, tetapi tidak bertangkai dan cara menggunakannya dengan cara menggenggam. Pembuatannya dengan cara memangkas salah satu sisi batu sampai menajam dan sisi lainnya dibiarkan apa adanya sebagai tempat menggenggam.space

Dengan demikian, corak kehidupan pada masa Palaeolithikum memiliki ciri: tempat hidup berpindah-pindah, peralatan terbuat dari batu yang masih kasar, ditemukan flakes (alat penyerpih berfungsi misalnya untuk mengupas, menguliti), chopper (kapak genggam/alat penetak), peninggalan kebudayaan banyak ditemukan di daerah Pacitan.space

Roboguru

Mengapa perkembangan kebudayaan zaman batu tua berlangsung sangat lambat?

Pembahasan Soal:

Zaman batu tua bertepatan dengan zaman neozoikum terutama pada akhir zaman tersier dan pada awal zaman kuarter. Zaman batu tua berlangsung sekitar 600.000 tahun yang lalu. Zaman batu tua ini merupakan zaman yang sangat penting karena terkait dengan munculnya kehidupan baru, yaitu munculnya jenis manusia purba. Perkembangan kebudayaan zaman batu tua berlangsung sangat lambat, hal ini disebabkan oleh keadaan alam yang masih liar dan labil. Pada masa ini, zaman glasial dan zaman interglasial datang silih berganti. Alat-alat dari batu yang digunakan pada zaman batu tua masih sangat kasar karena teknik pembuatannya masih sangat sederhana. Alat-alat dari batu tersebut dibuat dengan membenturkan antara batu yang satu dan batu lainnya. Berdasarkan penemuan alat-alat paleolitikum dapat disirripulkan bahwa manusia pendukung zaman batu tua hidup dengan berburu dan mengumpulkan makanan. Mereka hidup berpindah-pindah atau nomaden. Peralatan pada zaman paleolitikum pertama kali ditemukan pada tahun 1935 di Jawa oleh G. H. R. von Koenigswald dan M .W. F. Tweedie.

Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa kebudayaan batu tua berlangsung sangat lambat disebabkan oleh keadaan alam yang masih liar dan labil.

Roboguru

Zaman/Masa Corak Kehidupan Peninggalan Batu Madya/Mesolithikum ?

Pembahasan Soal:

Pada zaman Mesolitikum di Indonesia, manusia hidup tidak jauh berbeda dengan zaman Paleolitikum, yaitu dengan berburu dan menangkap ikan, tetapi manusia pada masa itu juga mulai mempunyai tempat tinggal agak tetap dan bercocok tanam secara sederhana. Tempat tinggal yang mereka pilih umumnya berlokasi di tepi pantai (kjokkenmoddinger) dan goa-goa (abris sous roche) sehingga di lokasi-lokasi tersebut banyak ditemukan berkas-berkas kebudayaan manusia pada zaman itu. Untuk alat-alat perkakas yang digunakan pada masa Mesolithikum hampir sama dengan alat-alat pada zaman Palaeolithikum hanya sudah sedikit dihaluskan. Alat-alat zaman mesolithikum antara lain: Kapak genggam (pebble), Kapak pendek (hacheCourte) Pipisan (batu-batu penggiling) dan kapak-kapak dari batu kali yang dibelah. Alat-alat diatas banyak ditemukan di daerah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Flores.space

Dengan demikian, zaman Mesolithikum corak kehidupannya dengan berburu dan menangkap ikan, tetapi manusia pada masa itu juga mulai mempunyai tempat tinggal agak tetap dan bercocok tanam secara sederhana, tinggal di gua-gua dekat pantai dan ditemukan  kjokkenmoddinger dan abris sous roche, untuk alat-alat perkakas yang digunakan pada masa Mesolithikum hampir sama dengan alat-alat pada zaman Palaeolithikum hanya sudah sedikit dihaluskan.space

Roboguru

C. J Thomsen, yang merupakan arkeolog Denmark mengemukakan teori sistem tiga zaman untuk menyusun periodisasi zaman, yang kemudian disempurnakan menjadi sistem empat zaman, yaitu…

Pembahasan Soal:

C. J Thomsen, yang merupakan seorang arkeolog Denmark, mengemukakan teori sistem tiga zaman yang membagi zaman prasejarah menjadi: zaman batu, zaman perunggu, dan zaman besi. Konsep ini disebut dengan three age system yang menekankan pada pendekatan teknis dan didasarkan atas penemuan alat – alat peninggalan bangsa pra-aksara. Dalam penerapannya kemudian sistem Thomsen dikembangkan menjadi sistem empat zaman, yaitu periode Palaeolithikum (zaman batu tua), Mesolithikum (zaman batu tengah), dan Neolitikum (zaman batu baru) serta zaman logam  (zaman  zaman tembaga dan zaman besi). Namun di wilayah-wilayah tertentu seperti di Indonesia, terdapat zaman khusus yang ditempatkan sejajar dengan zaman neolitikum, yaitu zaman megalitikum (zaman batu besar). Untuk membuat alat, manusia purba menggunakan batu apa saja yang disediakan oleh alam, seperti batu kuarsa, basalt, dan obsidian. space

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

Roboguru

Sebutkan pembagian zaman masa peradaban indonesia.

Pembahasan Soal:

Zaman di Indonesia dimulai dari zaman pra aksara, zaman hindu-budha, zaman Islam, Masa kolonialisme barat, masa pergerakan nasional, masa pendudukan Jepang, Masa Proklamasi Kemerdekaan, Masa Revolusi Indonesia, Masa Demokrasi Liberal, Masa Demokrasi Terpimpin, Orde Baru dan Masa Reformasi

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved