Prinsip elektrolisis banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, salah satunya adalah proses penyepuhan logam (electroplating). Penyepuhan logam (pelapisan logam / electroplating) bertujuan untuk melindungi logam agar tidak berkarat dengan cara melapisi logam dengan logam lain.
Contoh proses penyepuhan yang sering dijumpai adalah proses penyepuhan logam besi dengan logam krom (Cr). Krom memberi lapisan pelindung, sehingga besi yang dilapisi krom akan menjadi mengkilap. Chromium plating dilakukan dengan proses elektrolisis. Krom dapat memberikan perlindungan meskipun lapisan krom tersebut ada yang rusak. Cara ini umumnya dilakukan pada kendaraan bermotor, misalnya bumper mobil.
Logam yang akan disepuh, yaitu besi digunakan sebagai katode dan logam krom sebagai penyepuh digunakan sebagai anode. Kedua elektrode tersebut dimasukkan ke dalam larutan elektrolit (larutan garam) yang dihubungkan dengan sumber arus searah. Dalam proses elektrolisis ini, digunakan larutan garam yang mengandung ion Cr3+. Reaksi elektrolisis yang terjadi adalah sebagai berikut.
AnodaKatoda==Cr(s)→Cr3+(aq)+3e−Cr3+(aq)+3e−→Cr(s)
Logam krom pada anode akan mengalami reaksi oksidasi menjadi ion Cr3+ yang bergerak ke arah katode untuk menggantikan ion Cr3+ dalam larutan elektrolit yang telah tereduksi. Ion Cr3+ tersebut akan direduksi menjadi logam krom untuk melapisi logam besi.
Dengan demikian, maka cara melapisi besi dengan logam krom adalah melalui proses electroplating dengan logam krom sebagai anoda dan besi sebagai katoda.