Roboguru

Bagaimana cara meningkatkan imun tubuh?

Pertanyaan

Bagaimana cara meningkatkan imun tubuh? 

Pembahasan Soal:

Sistem imunitas atau daya tahan tubuh memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan. Imunitas tubuh harus dijaga dengan baik agar tidak mudah terserang penyakit. Daya tahan tubuh atau sistem imun yang baik dapat melindungi kita sejak pertama kali kuman penyebab penyakit masuk ke dalam tubuh. Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan imunitas tubuh. Termasuk menerapkan pola hidup sehat, menghindari stres, hingga mengonsumsi suplemen agar sistem kekebalan tubuh tetap prima. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Ahmad

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 29 Maret 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Analisislah faktor-faktor yang memengaruhi sistem pertahanan tubuh!

Pembahasan Soal:

Sistem imun atau pertahahan tubuh merupakan sekelompok sel, molekul, dan organ yang bersama-sama secara aktif mempertahankan tubuh dari serangan benda-benda asing yang menyebabkan penyakit, seperti virus, bakteri, dan jamur. Kesehatan tubuh tergantung kemampuan sistem imun dalam mengenal, menolak, dan menghancurkan bibit-bibit penyakit tersebut. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi sistem pertahanan tubuh diantaranya yaitu:

  • Nutrisi, makanan yang mengandung vitamin C, A, E, B6 dan B12 serta mineral seperti zat besi dan seng sangat penting untuk memelihara fungsi kekebalan. Kurangi makanan sarat lemak dan gula seperti pada makanan cepat saji karena cenderung dapat menyebabkan stres, sehingga imun mudah menurun dan berpotensi memicu penyakit.
  • Usia, semakin bertambah usia maka sel-sel imun akan menurun pula aktivitasnya.
  • Stres, stres yang gagal dikelola akan mempengaruhi pola makan, siklus tidur, suasana hati hingga asupan makanan yang semua ini berkaitan dengan faktor yang mempengaruhi sistem imun.
  • Siklus tidur, menjaga pola tidur baik dari segi frekuensi maupun kualitasnya akan berpengaruh positif terhadap peningkatan daya tahan tubuh. Seperti diketahui, melambatnya kerja tubuh saat tidur dapat memberi kesempatan kepada sel-sel penyembuh untuk memperbaiki sel-sel yang rusak.

1

Roboguru

Dimasa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, kita harus lebih meningkatkan daya tahan tubuh kita dengan cara mengkonsumsi berbagai jenis makanan yang bergizi, olahraga teratur, minum air putih yang c...

Pembahasan Soal:

Seseorang dengan pola makan yang baik, tentu saja mempunyai daya tahan tubuh yang lebih baik dibandingkan dengan seseorang yang mempunyai pola makan yang tidak baik. Prinsip dari pola makan sehat adalah aman, bergizi, beragam dan berimbang (AB3). Jenis buah-buahan yang memiliki nilai gizi tinggi yang harus dikonsumsi pada masa pandemi seperti sekarang ini antara lain,

  1. Apel kaya serat, vitamin C, dan banyak antioksidan. Apel dapat dijadikan camilan sempurna jika merasa lapar di antara waktu makan.
  2. Alpukat berbeda dari kebanyakan buah karena sarat, lemak sehat, bukan karbohidrat. Tidak hanya bentuknya yang lembut dan seperti krim dan enak tetapi juga tinggi serat, kalium, dan vitamin C.
  3. Pisang satu di antara sumber kalium terbaik di dunia. Pisang tinggi vitamin B6 dan serat, juga sangat mudah untuk ditemukan.
  4. Blueberry tidak hanya lezat, tetapi juga di antara sumber antioksidan paling kuat di dunia. Buah ini bisa disajikan sebagai cemilan atau makanan pencuci mulut.
  5. Jeruk terkenal karena kandungan vitamin C. Terlebih lagi, jeruk kaya akan serat dan antioksidan yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. 

0

Roboguru

Sebutkan organ limfoid dan fungsinya masing-masing!

Pembahasan Soal:

Limfoid Primer: tempat pembentukan dan pematangan limfosit

  • Sumsum tulang: terdapat di dalam tulang (saat lahir, banyak tulang mengandung sumsum tulang merah; saat dewasa, hanya terdapat di beberapa tulang, contoh: di tulang rusuk, tulang dada dan tulang pelvis). Berfungsi sebagai tempat pembentukan limfosit B dan T; dan tempat pematangan limfosit B
  • Timus: terletak sekitar dada, di atas jantung. Berfungsi sebagai tempat pematangan limfosit T

Limfoid Sekunder: tempat limfosit aktif

  • Nodus limfa: merupakan titik di sepanjang pembuluh limfa yang memiliki ruang/sinus. Berfungsi untuk menyaring limfa/cairan getah bening.
  • Limpa: organ limfoid terbesar; berwarna ungu; terletak pada kiri atas perut. Berfungsi untuk mengakumulasi limfosit dan makrofag, mengeliminasi eritrosit yang tua dan rusak.
  • Tonsil/amandel dan adenoid: terletak pada pangkal tenggorokan. Berfungsi untuk menangkap bakteri dan virus yang masuk ke tubuh melalui mulut dan sinus.space

0

Roboguru

Mengapa sistem pertahanan tubuh sangat penting bagi manusia?

Pembahasan Soal:

Sistem pertahanan tubuh sangat penting bagi manusia dikarenakan memiliki beberapa fungsi yaitu:

  1. Mempertahankan tubuh dari patogen invasif (dapat masuk ke dalam sel inang), misalnya virus dan bakteri.

  2. Melindungi tubuh terhadap suatu agen dari lingkungan eksternal yang berasal dari tumbuhan dan hewan (makanan tertentu, serbuk sari, dan rambut binatang) serta zat kimia (obat-obatan dan polutan).

  3. Menyingkirkan sel-sel yang sudah rusak akibat suatu penyakit atau cedera sehingga memudahkan penyembuhan Iuka dan perbaikan jaringan.

  4. Mengenali dan menghancurkan sel abnormal (mutan), seperti kanker.

Dengan demikian, sistem pertahanan tubuh sangat penting bagi tubuh manusia untuk melindungi dari segala macam hal yang dapat membahayakan tubuh manusia itu sendiri.space 

0

Roboguru

Jelaskan apa yang dimaksud dengan sistem kekebalan tubuh bawaan dan kekebalan tubuh adaptif!

Pembahasan Soal:

Manusia dan vertebrata berahang lainnya memiliki mekanisme pertahanan yang kompleks, yang dapat dibagi menjadi sistem imun bawaan dan sistem imun adaptif. Sistem imun bawaan merupakan bentuk pertahanan awal yang melibatkan penghalang permukaan, reaksi peradangan, sistem komplemen, dan komponen seluler. Sistem imun adaptif berkembang karena diaktifkan oleh sistem imun bawaan dan memerlukan waktu untuk dapat mengerahkan respons pertahanan yang lebih kuat dan spesifik. Imunitas adaptif (atau dapatan) membentuk memori imunologis setelah respons awal terhadap patogen dan membuat perlindungan yang lebih ditingatkan pada pertemuan dengan patogen yang sama berikutnya. 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved