Iklan

Pertanyaan

Bagaimana cara membedakan antara alkohol dengan eter?

Bagaimana cara membedakan antara alkohol dengan eter?space

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

03

:

27

:

49

Iklan

B. Rohmawati

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Alkohol dan eter dapat dibedakan dengan melihat titik didihnya, kelarutannya, serta reaksinya dengan logam aktif dan fosfor pentaklorida. Alkohol dan eter adalah senyawa turunan alkana yang memiliki rumus umum sama, yaitu C n ​ H 2 n + 2 ​ O , namun keduanya memiliki gugus fungsi yang berbeda sehingga memiliki sifat-sifat yang berbeda pula. Alkohol memiliki gugus fungsi − OH sedangkan eter memiliki gugus fungsi − O − . Adanya gugus − OH pada alkohol menyebabkan alkohol bersifat polar dan memiliki ikatan hidrogen. Dengan demikian, titik didih alkohol lebih tinggi daripada eter pada berat molekul sama. Karena kepolaran tersebut, alkohol juga lebih mudah larut dalam air dibandingkan eter. Gugus − OH merupakan gugus yang cukup reaktif sehingga senyawa-senyawa alkohol lebih mudah bereaksi dengan senyawa lain dibandingkan eter. Secara kimia, alkohol dan eter dapat dibedakan dengan cara mereaksikannya dengan logam natrium dan fosfor pentaklorida ( PCl 5 ​ ). Perbedaan keduanya ditunjukkan reaksi berikut: alkohol + Na → Na − alkoholat + H 2 ​ ( g ) eter + Na → ​ alkohol + PCl 5 ​ → menghasilkan HCl eter + PCl 5 ​ → tidak menghasilkan HCl Berdasarkan reaksi tersebut, alkohol mudah bereaksi dengan logam natrium dan fosfor pentaklorida dibandingkan eter . Selain itu, alkohol juga dapat dioksidasi, mengalami reaksi dehidrasi, dan esterifikasi; sementara eter tidak dapat dioksidasi, direduksi, dieleminasi, atau direaksikan dengan basa. Alkohol dan eter dapat dibedakan dari sifat fisika maupun sifat kimianya.

Alkohol dan eter dapat dibedakan dengan melihat titik didihnya, kelarutannya, serta reaksinya dengan logam aktif dan fosfor pentaklorida.

Alkohol dan eter adalah senyawa turunan alkana yang memiliki rumus umum sama, yaitu , namun keduanya memiliki gugus fungsi yang berbeda sehingga memiliki sifat-sifat yang berbeda pula. Alkohol memiliki gugus fungsi  sedangkan eter memiliki gugus fungsi . Adanya gugus  pada alkohol menyebabkan alkohol bersifat polar dan memiliki ikatan hidrogen. Dengan demikian, titik didih alkohol lebih tinggi daripada eter pada berat molekul sama. Karena kepolaran tersebut, alkohol juga lebih mudah larut dalam air dibandingkan eter.

Gugus  merupakan gugus yang cukup reaktif sehingga senyawa-senyawa alkohol lebih mudah bereaksi dengan senyawa lain dibandingkan eter. Secara kimia, alkohol dan eter dapat dibedakan dengan cara mereaksikannya dengan logam natrium dan fosfor pentaklorida (). Perbedaan keduanya ditunjukkan reaksi berikut:

  1.  
     
  2.  
     

Berdasarkan reaksi tersebut, alkohol mudah bereaksi dengan logam natrium dan fosfor pentaklorida dibandingkan eter.

Selain itu, alkohol juga dapat dioksidasi, mengalami reaksi dehidrasi, dan esterifikasi; sementara eter tidak dapat dioksidasi, direduksi, dieleminasi, atau direaksikan dengan basa. Alkohol dan eter dapat dibedakan dari sifat fisika maupun sifat kimianya.space

Buka akses jawaban yang telah terverifikasi

lock

Yah, akses pembahasan gratismu habis


atau

Dapatkan jawaban pertanyaanmu di AiRIS. Langsung dijawab oleh bestie pintar

Tanya Sekarang

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

118

Meisyawari Aisyatul

Pembahasan lengkap banget Ini yang aku cari! Mudah dimengerti Bantu banget Makasih ❤️

naeeya

Makasih ❤️

Dhita Sri Wahyuni

Pembahasan lengkap banget

Vanaya Nur Prameswari

Pembahasan lengkap banget Ini yang aku cari! Mudah dimengerti Bantu banget

Iklan

Tanya ke AiRIS

Yuk, cobain chat dan belajar bareng AiRIS, teman pintarmu!