Iklan

Pertanyaan

Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 33, 34, dan 35! Cermati teks berikut! (1) Agaknya budaya modern yang memusingkan otak seorang guru desa seperti saya sudah demikian berakarnya di hati anak-anak muda kita. (2) Dan yang lebih menakutkan sudah mulai menjalar dan menyentuh anak desa, termasuk anak saya. (3) “Good Morning Pak Marjuki, how are you hari ini?” tanya seseorang mengagetkanku. (4) Rasa kagetku berubah jadi takjub, bingung, dan takut. (5) Di depanku berdiri sesosok makhluk modern, mirip yang ada di sinetron televisi. (6) Aku begitu ketakutan sampai tidak bisa mengatakan sepatah kata pun. (7) Ternyata sulur-sulur akar modernisasi mulai menjalar ke tempatku mengajar. (8) Damainya hutan pinus di lereng gunung yang memagari dusun kecil ini mulai terusik oleh keganasan budaya “gaul”. (9) Bahkan di depanku korban “gaul” seolah mau menerkamku. (10) Betapa tidak, Bu Guru Istikomah datang dengan tampang baru, rambutnya yang ikal panjang hitam indah, kini berubah lurus bagai sapu ijuk kena percikan cat cokelat. Amanat yang hendak disampaikan oleh penulis adalah....

Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 33, 34, dan 35!

Cermati teks berikut!
(1) Agaknya budaya modern yang memusingkan otak seorang guru desa seperti saya sudah demikian berakarnya di hati anak-anak muda kita. (2) Dan yang lebih menakutkan sudah mulai menjalar dan menyentuh anak desa, termasuk anak saya. (3) “Good Morning Pak Marjuki, how are you hari ini?” tanya seseorang mengagetkanku. (4) Rasa kagetku berubah jadi takjub, bingung, dan takut. (5) Di depanku berdiri sesosok makhluk modern, mirip yang ada di sinetron televisi. (6) Aku begitu ketakutan sampai tidak bisa mengatakan sepatah kata pun. (7) Ternyata sulur-sulur akar modernisasi mulai menjalar ke tempatku mengajar. (8) Damainya hutan pinus di lereng gunung yang memagari dusun kecil ini mulai terusik oleh keganasan budaya “gaul”. (9) Bahkan di depanku korban “gaul” seolah mau menerkamku. (10) Betapa tidak, Bu Guru Istikomah datang dengan tampang baru, rambutnya yang ikal panjang hitam indah, kini berubah lurus bagai sapu ijuk kena percikan cat cokelat.

Amanat yang hendak disampaikan oleh penulis adalah....

  1. Tidak seharusnya kita menerima budaya luar.

  2. Cintailah budaya kita sendiri.

  3. Guru seharusnya tidak mengecat rambutnya.

  4. Jangan mudah cemas terhadap perubahan

  5. Sebaiknya kita meniru budaya orang

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

10

:

57

:

02

Klaim

Iklan

R. Trihandayani

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Amanat adalah pesan atau nasihat yang ingin disampaikan penulis melalui ceritanya. Amanat yang tepat berdasarkan cerita tersebut adalah Jangan mudah cemas terhadap perubahan . Sebab, kehidupan ini terus berkembang jadi perubahan itu pasti terjadi. Bijaklah dalam menyikapi perubahan.

Amanat adalah pesan atau nasihat yang ingin disampaikan penulis melalui ceritanya. Amanat yang tepat berdasarkan cerita tersebut adalah Jangan mudah cemas terhadap perubahan. Sebab, kehidupan ini terus berkembang jadi perubahan itu pasti terjadi. Bijaklah dalam menyikapi perubahan.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

2

Iklan

Pertanyaan serupa

Bacalah kutipan cerita berikut untuk menjawab soal nomor 13-14! Di perjalanan, ada orang menyapa mereka. “Hai gadis cantik, apakah orang yang di belakangmu ibumu?” tanya orang itu. “Tentu saja buka...

3

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia