Pertanyaan

Bacalah teks berikut! "Kalian diterima", katanya. Ya, begitu saja. Tanpa basa-basi apa pun, bahkan tanpa mempersilakan masuk dan tanpa wawancara! Perempuan itu masuk ke dalam toilet. "Srak! Srok! Srak! Srok!" Lalu, keluar dan sambil mengeringkan tangannya yang basah dengan tisu, ia bersabda, " Potong rambut gondrongmu itu, mandi yang bersih, besok pagi pukul enam datang lagi ke sini." Cepat dan praktis. Tak ada kejadian seperti yang sering kulihat di TV, misalnya: Congratulations! Selamat bergabung! Silakan menandatangani kontrak, Anda akan menjadi aset penting perusahaan kami! Atau, orang dengan kualifikasi seperti Andalah yang kami cari selama ini! Esoknya perempuan itu menyuruh kami naik ke bak mobil pick up, berkeliling, lalu menurunkan kami di sebuah perumahan. Ia menyerahkan dua tas besar dan memberi sedikit instruksi. Jadilah kami salesman alat-alat dapur, dari pintu ke pintu. Hanya beberapa minggu bekerja, kami dipecat. Penjualan kami memalukan, demikian istilah perempuan itu. Nasibku membaik karena diterima bekerja di kantor pos. Sedang Arai merantau ke Kalimantan, bekerja dan kuliah di sana. Sambil bekerja di kantor pos Bogor, aku melanjutkan kuliah. Lewat surat kukabarkan kepada ayahku bahwa aku telah menjadi seorang amtenaar dalam kolompangkat tata usaha, dan punya seragam. Benar pendapat Ayah dulu, mereka yang berseragam tampak lebih pintar. Pangkatku: Pengatur Muda Pos. Bukan sembarang, Kawan. Dengan pangkat itu aku berwenang mencairkan wesel sampai seratus lima puluh ribu rupiah. Di atas angka itu, atasanku, Amtenaar Odji Dahrodji, yang turun tangan. (Dikutip dari novel Edensor karya Andrea Hirata) Sudut pandang yang digunakan dalam kutipan novel tersebut adalah...

Bacalah teks berikut!


    "Kalian diterima", katanya. Ya, begitu saja. Tanpa basa-basi apa pun, bahkan tanpa mempersilakan masuk dan tanpa wawancara! Perempuan itu masuk ke dalam toilet. "Srak! Srok! Srak! Srok!" Lalu, keluar dan sambil mengeringkan tangannya yang basah dengan tisu, ia bersabda, " Potong rambut gondrongmu itu, mandi yang bersih, besok pagi pukul enam datang lagi ke sini."

    Cepat dan praktis. Tak ada kejadian seperti yang sering kulihat di TV, misalnya: Congratulations! Selamat bergabung! Silakan menandatangani kontrak, Anda akan menjadi aset penting perusahaan kami! Atau, orang dengan kualifikasi seperti Andalah yang kami cari selama ini!

    Esoknya perempuan itu menyuruh kami naik ke bak mobil pick up, berkeliling, lalu menurunkan kami di sebuah perumahan. Ia menyerahkan dua tas besar dan memberi sedikit instruksi. Jadilah kami salesman alat-alat dapur, dari pintu ke pintu.

    Hanya beberapa minggu bekerja, kami dipecat. Penjualan kami memalukan, demikian istilah perempuan itu. Nasibku membaik karena diterima bekerja di kantor pos. Sedang Arai merantau ke Kalimantan, bekerja dan kuliah di sana. Sambil bekerja di kantor pos Bogor, aku melanjutkan kuliah. Lewat surat kukabarkan kepada ayahku bahwa aku telah menjadi seorang amtenaar dalam kolompangkat tata usaha, dan punya seragam. Benar pendapat Ayah dulu, mereka yang berseragam tampak lebih pintar. Pangkatku: Pengatur Muda Pos. Bukan sembarang, Kawan. 

    Dengan pangkat itu aku berwenang mencairkan wesel sampai seratus lima puluh ribu rupiah. Di atas angka itu, atasanku, Amtenaar Odji Dahrodji, yang turun tangan.

(Dikutip dari novel Edensor karya Andrea Hirata)


Sudut pandang yang digunakan dalam kutipan novel tersebut adalah ... 

  1. orang pertama pelaku sampinganundefined 

  2. orang ketiga pelaku sampinganundefined 

  3. orang pertama pelaku utamaundefined 

  4. orang ketiga pelaku utamaundefined 

W. Wahyuni

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Makassar

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah pilihan C.

jawaban yang tepat adalah pilihan C.space 

Pembahasan

Sudut pandang adalah cara pengarang memosisikan diri terhadap hasil karyanya. Ada sudut pandang pertama (akuan) dan ada sudut pandang orang ketiga (diaan). Kutipan novel tersebut menceritakan tokoh utama 'aku'. Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan C.

Sudut pandang adalah cara pengarang memosisikan diri terhadap hasil karyanya. Ada sudut pandang pertama (akuan) dan ada sudut pandang orang ketiga (diaan). Kutipan  novel tersebut menceritakan tokoh utama 'aku'.

Jadi, jawaban yang tepat adalah pilihan C.space 

219

5.0 (3 rating)

Zia Gilda Salisco

Makasih ❤️

Iklan

Pertanyaan serupa

Apa saja tujuan survey (prabaca) dalam metode membaca SQ3R?

807

3.0

Jawaban terverifikasi

Iklan

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Fitur Roboguru

Topik Roboguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

081578200000

Email info@ruangguru.com

info@ruangguru.com

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2022 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia