Iklan

Iklan

Pertanyaan

Bacalah teks berikut! (1) Mengetahui aku dan Arai akan pergi jauh, doa Ayah lebih panjang dari biasanya. Ia bersimpuh terpekur. Jika kami cium tangannya, ia menggenggam tangan kami kuat-kuat. Kami tahu, sebagian hatinya ingin kami tak pergi. Kukatakan pada Ayah, kami akan terbang enam belas jam dan transit di Frankfurt. Ayah bersedekap, tercenung. Tak sedikitpun kenyataan itu dipahaminya. Aerodinamika gelap baginya, ia bahkan tak paham arti kata transit. Aku semakin dekat dengan ayahku. Setiap hari aku mengakurkan jam weker kenangan pensiun PN Timah untuk Ayah--setelah beliau bekerja di perusahaan itu hampir empat puluh tahun. Jam serupa juga dihadiahkan PN Timah untuk kakekku dan ayah kakekku. (2) Ayah baru pensiun. Mengherankan ia dapat bertahan di tambang selama puluhan tahun. Ayah adalah seorang family man . Sejak muda ia mengencangkan ikat pinggang, bekerja membanting tulang. Seluruh hidupnya tercurah hanya untuk istri dan anak-anaknya. Setiap tindak lakunya hanya untuk memberikan yang terbaik pada keluarga. (3) Minggu pagi, kami bertolak ke Bandara Soekarno Hatta naik Fokker 28 dari bandara perintis Buluh Turnbang di Tanjong Pandan. Pagi yang amat pilu. Kami berpamitan, Ayah menyerahkan bungkusan untuk kami. (4) "Buka jika telah sampai di sana," katanya. Ayah mengatakan ia bangga aku mampu mencapai apa yang tak pernah dicapainya. Aku bangga ayahku mengatakan itu karena itu berarti ia melihat dirinya dalam diriku. (Novel Edensor , karya Andrea Hirata) Watak tokoh "aku"dalam kutipan teks tersebut adalah....

Bacalah teks berikut!


    (1) Mengetahui aku dan Arai akan pergi jauh, doa Ayah lebih panjang dari biasanya. Ia bersimpuh terpekur. Jika kami cium tangannya, ia menggenggam tangan kami kuat-kuat. Kami tahu, sebagian hatinya ingin kami tak pergi. Kukatakan pada Ayah, kami akan terbang enam belas jam dan transit di Frankfurt. Ayah bersedekap, tercenung. Tak sedikitpun kenyataan itu dipahaminya. Aerodinamika gelap baginya, ia bahkan tak paham arti kata transit. Aku semakin dekat dengan ayahku. Setiap hari aku mengakurkan jam weker kenangan pensiun PN Timah untuk Ayah--setelah beliau bekerja di perusahaan itu hampir empat puluh tahun. Jam serupa juga dihadiahkan PN Timah untuk kakekku dan ayah kakekku.

    (2) Ayah baru pensiun. Mengherankan ia dapat bertahan di tambang selama puluhan tahun. Ayah adalah seorang family man. Sejak muda ia mengencangkan ikat pinggang, bekerja membanting tulang. Seluruh hidupnya tercurah hanya untuk istri dan anak-anaknya. Setiap tindak lakunya hanya untuk memberikan yang terbaik pada keluarga.

    (3) Minggu pagi, kami bertolak ke Bandara Soekarno Hatta naik Fokker 28 dari bandara perintis Buluh Turnbang di Tanjong Pandan. Pagi yang amat pilu. Kami berpamitan, Ayah menyerahkan bungkusan untuk kami.

  (4) "Buka jika telah sampai di sana," katanya. Ayah mengatakan ia bangga aku mampu mencapai apa yang tak pernah dicapainya. Aku bangga ayahku mengatakan itu karena itu berarti ia melihat dirinya dalam diriku.

(Novel Edensor, karya Andrea Hirata)


Watak tokoh "aku" dalam kutipan teks tersebut adalah .... 

  1. bertanggung jawabundefined 

  2. sayang orang tuaundefined 

  3. mudah menyerahundefined  

  4. sabar undefined 

Iklan

I. Yassa

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Jawaban

jawaban yang tepat adalah A.

jawaban yang tepat adalah A.

Iklan

Pembahasan

Watak tokoh 'aku' dalam penggalan novel tersebut adalah bertanggung jawab seperti yang ditunjukkan dalam kalimat keempat. Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Watak tokoh 'aku' dalam penggalan novel tersebut adalah bertanggung jawab seperti yang ditunjukkan dalam kalimat keempat.

Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

13

Iklan

Iklan

Pertanyaan serupa

Kutipan novel tersebut menggunakan alur...

77

4.3

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02140008000

02140008000

Ikuti Kami

©2024 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia