Iklan

Pertanyaan

Bacalah kutipan novel berikut untuk menjawab soal nomor 6 dan 7! Kami gelagapan. (1) tidak siap menjawab pertanyaan interogatif di senja bergerimis dalam keadaan kepayahan ini. “Apa salah kalian?” berondongnya sekali lagi, tidak sabar. (2) gerimis bercampur dengan percikan ludahnya. Mukanya maju. Napasnya mengerubuti mukaku. Aku katupkan mataku rapat-rapat. Apa yang akan dilakukan Tyson ini padaku. Melihat aku menutup mata, dia membentak lebih keras, “Jangan takut dengan manusia, jawab!” Aku tidak punya pilihan lain untuk memberanikan diri menjawab. Ragu-ragu, “Maaf … maaf … Kak, kami terlambat. (3) tapi hanya sedikit Kak, lima menit saja. Karena hatus membawa lemari yang berat ini dari lapangan…” (4) “Sudah berapa lama kalian resmi jadi murid di PM?” katanya memotong kalimatku. “Dua…dua…Kak,” jawabku terbata-bata. “Baru dua hari sudah melanggar. (5) bukankah kemarin malam qanun dibacakan dan kalian tahu tidak boleh terlambat.” PM = Pondok Madani *qanun = peraturan ( Negeri 5 Menara, A Fuadi ) Penggambaran watak Tyson yang tegas diungkapkan melalui . …

Bacalah kutipan novel berikut untuk menjawab soal nomor 6 dan 7!

Kami gelagapan. (1) tidak siap menjawab pertanyaan interogatif di senja bergerimis dalam keadaan kepayahan ini.

“Apa salah kalian?” berondongnya sekali lagi, tidak sabar. (2) gerimis bercampur dengan percikan ludahnya. Mukanya maju. Napasnya mengerubuti mukaku. Aku katupkan mataku rapat-rapat. Apa yang akan dilakukan Tyson ini padaku.

Melihat aku menutup mata, dia membentak lebih keras, “Jangan takut dengan manusia, jawab!”

Aku tidak punya pilihan lain untuk memberanikan diri menjawab. Ragu-ragu,

“Maaf … maaf … Kak, kami terlambat. (3) tapi hanya sedikit Kak, lima menit saja. Karena hatus membawa lemari yang berat ini dari lapangan…”

(4) “Sudah berapa lama kalian resmi jadi murid di PM?” katanya memotong kalimatku.

“Dua…dua…Kak,” jawabku terbata-bata.

“Baru dua hari sudah melanggar. (5) bukankah kemarin malam qanun  dibacakan dan kalian tahu tidak boleh terlambat.”

PM = Pondok Madani

*qanun = peraturan

(Negeri 5 Menara, A Fuadi)

 

Penggambaran watak Tyson yang tegas diungkapkan melalui.

  1. Dialog antartokoh

  2. Pikiran-pikiran tokoh

  3. Tanggapan tokoh lain

  4. Keadaan di sekitar tokoh

  5. Secara langsung oleh pengarang

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

01

:

03

:

07

:

28

Klaim

Iklan

L. Indah

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Siliwangi

Jawaban terverifikasi

Jawaban

penggambaran watak Tyson diungkapkan melalui pikiran-pikiran tokoh B.

penggambaran watak Tyson diungkapkan melalui pikiran-pikiran tokoh B.

Pembahasan

Watak Tyson yang tegas dapat dilihat dari kutipan berikut ini “Melihat aku menutup mata, dia membentak lebih keras, “Jangan takut dengan manusia, jawab!”. Watak Tyson ini dapat kita temukan dari pikiran tokoh aku. Dengan demikian, penggambaran watak Tyson diungkapkan melalui pikiran-pikiran tokoh B.

Watak Tyson yang tegas dapat dilihat dari kutipan berikut ini “Melihat aku menutup mata, dia membentak lebih keras, “Jangan takut dengan manusia, jawab!”. Watak Tyson ini dapat kita temukan dari pikiran tokoh aku. Dengan demikian, penggambaran watak Tyson diungkapkan melalui pikiran-pikiran tokoh B.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

8

Iklan

Pertanyaan serupa

Bacalah kutipan cerpen berikut untuk menjawab soal nomor 8 s.d. 10! “Siapa yang memberimu makanan ini?” “Martin, pemiliknya” “Nanti kuucapkan terima kasih kepa...

2

0.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia