Iklan
Pertanyaan
Bacalah kutipan novel berikut untuk menjawab soal!
Kutipan Novel 1
Kita ini sangat ingin dibilang orang kota, sampai-sampai kita lupa, kampungan memiliki makna yang romantis. Dan si orang kota ini terus menerus mengeluh soal betapa buruknya tata kota, kemacetan, dan membanding-bandingkan keadaan dulu dengan sekarang. Lalu mereka dengan tak tahu diri memuja-muja harum tanah basah, mencari udara segar ke hutan, memotret langit senja di gunung atau matahari terbenam di laut, tapi nggak ada yang mau hidup di kampung atau merubuhkan kota mereka dan menjadikannya kampung lagi. Mereka takut kehilangan kemapanan yang mereka bangun untuk menunjang hidup enak dan praktis. Yang bisa mereka lakukan hanya mengkhayal tentang kehidupan desa sambil minum kopi.
― Sabda Armandio, Kamu: Cerita yang Tidak Perlu Dipercaya
Kutipan Novel 2
Aku akan membawanya pulang, pikir Baba Ayub ketika itu juga. Inilah yang paling diinginkannya, bersama setiap tarikan napasnya. Bukankah ini telah dibayangkannya dalam seribu mimpinya? Memeluk si kecil Qais lagi, mengecup pipinya dan merasakan kelembutan tangan kecil bocah itu dalam genggamannya? Tetapi .... jika Baba Ayub membawanya pulang, kehidupan macam apakah yang menanti Qais di Maidan Sabz? Sebaik-baiknya adalah kehidupan keras kaum petani, seperti yang dijalaninya, tidak lebih. Itu pun jika Qais tidak meninggal akibat kekeringan seperti begitu banyak bocah lainnya di desa. Kalau begitu, bisakah kau memaafkan dirimu sendiri, Baba Ayub membatin, mengetahui bahwa, demi kepentinganmu sendiri, kau telah merenggutnya dari kehidupan sarat kemewahan dan kesempatan? Sebaliknya, jika meninggalkan Qais di sini, bagaimana dia bisa menahan perasaannya, mengetahui bahwa bocah itu masih hidup, mengetahui di maa dia berada, tetapi dilarang menjumpainya? Bagaimana dia akan tahan?
― Khaled Hosseini, And the Mountains Echoed
Persoalan sosial yang terlihat di dalam kutipan novel tersebut adalah….
Suasana kota yang dipenuhi oleh kemacetan dan keserawutan
Kota menjadi tempat dengan perputaran ekonomi yang pesat
Fasilitas di perkotaan lebih lengkap daripada di pedesaan
Orang desa lebih jujur dan ramah daripada orang kota
Kerinduan orang kota terhadap suasana pedesaan
Iklan
L. Indah
Master Teacher
Mahasiswa/Alumni Universitas Siliwangi
1
0.0 (0 rating)
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia