Iklan

Pertanyaan

Begitu pula dengan Dani, dia memilih untuk bersantai-santai di rumahnya. Sampai-sampai setelah hari Minggu Dani masih belum siap menghadapi aktivitas sekolah yang menurutnya sangat membosankan.

"Dik, kamu tidak berangkat sekolah? Ini sudah siang lho. Nanti telat." Tanya ibunya.

"Dicky masih capek, Bu. Bolos sehari saja tidak apa-apa. Lagian gak ada PR dan tes kok, Bu."

"Ya jangan begitu. Sekolah itu bayar loh, Dik. Menuntut ilmu jangan kamu sepelekan begitu saja. " Jawab ibunya menyanggah.

"Sudahlah, Bu. Dicky masih ngantuk mau lanjut tidur lagi."space

Bacalah kutipan cerpen di atas, lalu selesaikanlah cerita bagian akhirnya dengan memperhatikan kaidah-kaidah kebahasaan yang baik!

Bacalah kutipan cerpen di atas, lalu selesaikanlah cerita bagian akhirnya dengan memperhatikan  kaidah-kaidah kebahasaan yang baik!space

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

02

:

05

:

26

:

02

Klaim

Iklan

N. Juliana

Master Teacher

Jawaban terverifikasi

Pembahasan

Kutipan teks di atas termasuk salah satu teks cerita pendek. Teks cerita pendek atau cerpen itu sendiri adalah salah satu bentuk karya sastra prosa yang bersifat fiksi dan memiliki satu konflik dalam ceritanya. Umumnya sebuah cerpen terdiri dari 1.600 hingga 10.000 kata di dalamnya, namun karena keterbatasan tersebut, cerpen akan lebih fokus pada satu alur atau plot, karakter utama dan beberapa karakter tambahan jika diperlukan, serta penyelesaian masalah yang ringkas dan efektif. Untuk membuat sebuh cerpen, ada beberapa kaidah kebahasaan dalam penulisan teks cerpen, yang harus diperhatikan, yaitu: Pertama, teks cerpen memerlukan penulisan deskripsi yang jelas dan efektif. Misalnya, dalam menggambarkan fisik seorang karakter, penulis dapat menuliskannya dengan kata sifat maupun perbandingan. Begitu pula dengan latar cerita, penulis dapat menggambarkan dengan perwujudan benda atau situasi yang ada. Kemudian, untuk membuat cerpen semakin efektif biasanya menggunakan kata keterangan atau frasa adverbial untuk menunjukan latar tempat atau waktu. Misalnya saat waktu pulang kantor, di sebuah desa adat, dan lain sebagainya. Penggunaan kata-kata kiasan atau konotatif juga perlu untuk dipelajari agar isi cerpen semakin menarik dan imajinatif untuk dibaca. Terakhir, cerpen juga tetap memerlukan penggunaan bahasa informal maupun semiformal yang sesuai dengan aturan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia). Berdasarkan kaidah kebahasaan di atas, dengan demikian bagian akhir dari cerita cerpen di atas adalah sebagai berikut: Melihat gelagat dari anaknya, ibunya menjadi kesal dan geram lalu menyeret anaknya ke sebuah tempat. Kemudian ibunya mengajak Dicky ke panti asuhan yang disana dipenuhi oleh anak-anak dengan latar belakang yang berbeda. "Nah, lihat mereka. Sudah tidak punya orang tua yang membiayai sekolah padahal mereka juga mau sekolah." Jelas ibunya memberi tahu anaknya. Kemudian ibunya mengajak anaknya lagi ke suatu tempat yang disana banyak anak-anak yang mengamen di jalanan. "Lihat mereka, mereka mengemis mencari uang. Untuk makan saja mereka harus bersusah payah apa lagi untuk biaya sekolah." Jelas ibunya lagi. Kemudian Dicky sadar dan akhirnya Ia mau berangkat sekolah meskipun agak terlambat. Dia diantar ibunya sampai ke sekolah. Di dalam perjalanan menuju sekolah dia melihat anak sekolah yang berjalan pincang. "Alangkah beruntungnya aku, masih memiliki fisik yang sempurna tapi bermalasan-malasan untuk sekolah. Sedangkan mereka yang cacat saja bisa semangat seperti itu." Gumamnya dalam hati.

Kutipan teks di atas termasuk salah satu teks cerita pendek. Teks cerita pendek atau cerpen itu sendiri adalah salah satu bentuk karya sastra prosa yang bersifat fiksi dan memiliki satu konflik dalam ceritanya. Umumnya sebuah cerpen terdiri dari 1.600 hingga 10.000 kata di dalamnya, namun karena keterbatasan tersebut, cerpen akan lebih fokus pada satu alur atau plot, karakter utama dan beberapa karakter tambahan jika diperlukan, serta penyelesaian masalah yang ringkas dan efektif.

Untuk membuat sebuh cerpen, ada beberapa kaidah kebahasaan dalam penulisan teks cerpen, yang harus diperhatikan, yaitu:

  • Pertama, teks cerpen memerlukan penulisan deskripsi yang jelas dan efektif. Misalnya, dalam menggambarkan fisik seorang karakter, penulis dapat menuliskannya dengan kata sifat maupun perbandingan. Begitu pula dengan latar cerita, penulis dapat menggambarkan dengan perwujudan benda atau situasi yang ada.
  • Kemudian, untuk membuat cerpen semakin efektif biasanya menggunakan kata keterangan atau frasa adverbial untuk menunjukan latar tempat atau waktu. Misalnya saat waktu pulang kantor, di sebuah desa adat, dan lain sebagainya.
  • Penggunaan kata-kata kiasan atau konotatif juga perlu untuk dipelajari agar isi cerpen semakin menarik dan imajinatif untuk dibaca.
  • Terakhir, cerpen juga tetap memerlukan penggunaan bahasa informal maupun semiformal yang sesuai dengan aturan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia).


Berdasarkan kaidah kebahasaan di atas, dengan demikian bagian akhir dari cerita cerpen di atas adalah sebagai berikut:

    Melihat gelagat dari anaknya, ibunya menjadi kesal dan geram lalu menyeret anaknya ke sebuah tempat. Kemudian ibunya mengajak Dicky ke panti asuhan yang disana dipenuhi oleh anak-anak dengan latar belakang yang berbeda.

    "Nah, lihat mereka. Sudah tidak punya orang tua yang membiayai sekolah padahal mereka juga mau sekolah." Jelas ibunya memberi tahu anaknya.

    Kemudian ibunya mengajak anaknya lagi ke suatu tempat yang disana banyak anak-anak yang mengamen di jalanan. "Lihat mereka, mereka mengemis mencari uang. Untuk makan saja mereka harus bersusah payah apa lagi untuk biaya sekolah." Jelas ibunya lagi.

    Kemudian Dicky sadar dan akhirnya Ia mau berangkat sekolah meskipun agak terlambat. Dia diantar ibunya sampai ke sekolah. Di dalam perjalanan menuju sekolah dia melihat anak sekolah yang berjalan pincang.

    "Alangkah beruntungnya aku, masih memiliki fisik yang sempurna tapi bermalasan-malasan untuk sekolah. Sedangkan mereka yang cacat saja bisa semangat seperti itu." Gumamnya dalam hati.space 

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

1

Iklan

Pertanyaan serupa

Bacalah teks berikut! Aku diajak orang tuaku pergi ke pantai. Di pantai aku berenang bersama-sama. Setelah puas berenang, aku makan sambil bersenda gurau. Begitu puas aku langsung pulang. [...] Ka...

2

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia