Iklan
Pertanyaan
Bacalah kedua teks berikut untuk menjawab soal nomor 30 dan 31!
|
Teks 1 |
Teks 2 |
|
Hikayat Si Miskin
Alkisah maka tersebutlah perkataan Mara Karmah berjalan dua bersaudara itu, maka tuan Puteri Nila Kesuma itu pun menangis hendak minum susu, maka Mara Karmah pun menangis seraya berkata, “Diamlah adinda jangan menangis, karena kita orang celaka, di manakah kita boleh mendapat susu, lagi kita sudah dibuangkan orang.” Maka diberinyalah kepada adiknya ketupat itu sebelah, maka dimakannyalah. Maka ía pun diamlah. Maka sampai tujuh hari tujuh malam Ia berjalan itu, maka ketupat yang tujuh biji itu habislah dimakan oleh tuan Puteri Nila Kesuma itu, karena diberikannya kepada adiknya pagi sebelah, dan petang sebelah. Setelah habis ketupat itu, maka tuan Puteri Nila Kesuma itu pun menangis pula hendak makan. Maka diambil oleh Mara Karmah segala tarik kayu dan umbut-umbut dan buah-buahan kayu yang di dalam hutan itu yang patut dimakannya, maka diberikannya kepada saudaranya itu. Dan barang di mana ia bertemu dengan air, maka dimandikannyalah akan saudaranya. |
Hikayat Burung Cenderawasih Alkisah maka kata Sahibul Hikayat, adapun burung Cenderawasih itu burung kayangan dipelihara oleh dewa-dewa kayangan. Amatlah indah rupanya bulunya bekilauan bersinar benar tiada tolok bandingannya. Siapa-siapa tengok burung Cenderawasih rawanlah hatinya dan perasaannya tiada dapat terkira-kira lagi lakunya. Adapun asal kejadian burung Cenderawasih amat indah ceritanya. Kerananya tatkala Tuhan menjadikan seekor burung daripada Nur Muhammad duduk di atas Syajaratul Yaqin menilik akan rupa paras dirinya dihadapan Mir'atul Haya'. Maka tersangat hairanlah ia melihat keelokan dirinya lalu bersyukurlah ia ke hadrat Allah Ta'ala dengan mengucap Alhamdulillah rabbil'alamin. Maka burung nur Muhammad itu berpeluhlah ia oleh sangat hairannya akan keelokan rupanya. Lalu bertitikan peluhnya jadilah sekalian alam ini dan segala isinya serta segala pendeta-pendeta dan sekalian arif-arif. Maka apabila sempurnalah sekalian alam ini Tuhan pun lalu mengghaibkan burung Nur Muhammad itu. Hingga ghaiblah ia di dalam qindil mu'allaq. Setelah burung nur Muhammad itu ghaib maka tinggallah bayangannya sahaja seperti terbang keliling 'Arasy; ia berzikir dan berdoa. |
Persamaan penggunaan bahasa kedua teks tersebut adalah ....
pengulangan konjungsi, melayu
sulit dipahami, simbol
majas, bahasa kuno
kiasan, bahasa melayu
denotatif, kuno
Iklan
R. Trihandayani
Master Teacher
4
4.0 (2 rating)
Nabila Nuzhatulfikrah
Jawaban tidak sesuai
Iklan
RUANGGURU HQ
Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860
Produk Ruangguru
Bantuan & Panduan
Hubungi Kami
©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia