Roboguru

Arah politik luar negeri Indonesia di bawah pemerintahan Soeharto, walaupun tetap berusaha, untuk netral adalah ...

Pertanyaan

Arah politik luar negeri Indonesia di bawah pemerintahan Soeharto, walaupun tetap berusaha, untuk netral adalah ... space

  1. Condong ke negara-negara Blok Timur space

  2. Condong ke negara-negara Blok Barat space

  3. Memihak ke negara-negara Arab Saudi space

  4. Memihak ke negara-negara bekas jajahan Eropa space

  5. Memihak ke negara-negara yang sedang berkembang space

Pembahasan Soal:

Arah politik luar negeri di bawah pemerintahan Soeharto sangat bertolak belakang dengan masa pemerintahan Soekarno. Pada masa Orde Baru, Indonesia menjalankan politik luar negeri yang bertujuan untuk membantu memulihkan krisis ekonomi yang ada di Indonesia sebagai warisan dari masa Demokrasi Terpimpin. Berbeda dengan masa kepemimpinan Soekarno yang cenderung lebih dekat dengan negara-negara Blok Timur, Presiden Soeharto lebih condong untuk melakukan kerja sama dengan negara-negara Blok Barat. Hal ini bertujuan untuk mendapatkan kepercayaan dari negara-negara lain jika suatu saat pemerintah Indonesia mengajukan pinjaman luar negeri dalam mengatasi permasalahan ekonomi dalam negeri. Salah satu bentuk kerja sama ini adalah dengan dibentuknya Intergovernmental Group on Indonesia (IGGI) pada tahun 1967 yang diprakarsai oleh Amerika Serikat untuk membantu Indonesia. Anggotanya mayoritas berasal dari negara-negara Barat seperti Australia, Belgia, Inggris, Amerika Serikat, Kanada, dan lain-lain.

Maka, jawaban yang tepat adalah B.space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Jasmine

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Jakarta

Terakhir diupdate 05 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perhatikan kebijakan berikut!  Mengakhiri konfrontasi dengan Malaysia Masuk kembali menjadi anggota PBB Mengirim diplomasi ekonomi ke negara-negara eropa Menjadi salah satu pendiri ASEAN Menduk...

Pembahasan Soal:

Pada masa pemerintahan Orde Baru politik luar negeri yang dijalankan oleh pemerintah adalah bebas aktif. Hal tersebut berbanding terbalik dengan pelaksanaan politik luar negeri masa Demokrasi Terpimpin yang cenderung konfrontaif. Pada masa Demokrasi Terpimpin, pemerintah melancarkan konfrontasi terhadap Malaysia, membangun poros Jakarta-Peking-Pyongyang, serta keluar dari PBB. Pada masa awal Orde Baru, pemerintah mencoba memperbaiki citra Indonesia di mata internasional dengan menghentikan konfrontasi Malaysia, bergabung kembali dengan PBB, serta aktif dalam pendirian organisasi kawasan Asia Tenggara atau ASEAN pada 8 Agustus 1967.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah B. 

0

Roboguru

Pada masa Orde Baru arah politik luar negeri Indonesia condong ke blok Barat, khususnya Amerika Serikat. Kecenderungan tersebut dimanfaatkan pihak Amerika Serikat untuk membendung pengaruh paham ........

Pembahasan Soal:

Penerapan politik luar negeri pada masa Orde Baru berupaya menjadikan politik luar negeri Indonesia sebagai sarana mewujudkan stabilitas ekonomi. Pada masa tersebut, Suharto merubah arah politik luar negeri lndonesia condong ke blok Barat, khususnya kepada Amerika Serikat. Keberpihakan Indonesia terhadap blok Barat tersebut tidak bisa dilepaskan dari mendesaknya kebutuhan ekonomi pada saat itu, sehingga Suharto berupaya mencari bantuan luar negeri ke negara-negara Barat.

Setelah Orde Lama berakhir, hubungan Indonesia dengan negara-negara blok Timur, khususnya China mulai meregang sehubungan dengan keterlibatan PKI dengan peristiwa 30 September. Kecenderungan tersebut dimanfaatkan pihak Amerika Serikat untuk membendung pengaruh komunisme di Asia Tenggara dengan menjalin hubungan erat dengan Indonesia.

Dengan demikian, adanya politik luar negeri Indonesia yang condong ke blok Barat dimanfaatkan pihak Amerika Serikat untuk membendung pengaruh paham komunis di Asia Tenggara.

0

Roboguru

Kebijakan politik luar negeri pada Masa Demokrasi Terpimpin cenderung tegas dan revolusioner. Hal itu berbeda dengan kebijakan politik luar negeri pada Masa Orde Baru yang menerapkan kebijakan politik...

Pembahasan Soal:

Penerapan kebijakan politik luar negeri baik pada Masa Orde Lama maupun Orde Baru cenderung Bebas-Aktif. Bebas dalam artian bebas untuk menentukan sikap dan tidak memiliki keterikatan secara a priori kepada salah satu kekuatan dunia, sementara aktif merupakan penerapan kebijakan yang senantiasa turut andil dalam menjaga perdamaian dan kedamaian dunia, serta terlibat dalam penyelesaian berbagai konflik yang ada di dunia.
Kebijakan politik luar negeri Masa Orde Lama, adalah bebas-aktif tetapi dengan pendekatan yang revolusioner, radikal dan konfrontatif. Hal ini bisa diketahui dari berbagai kebijakan di masanya seperti Pengembalian Irian Barat, pembentukan New Emerging Forces (NEFOS) pada tahun 1961 yang bertujuan untuk melakukan konfrontasi penuh atas imperialisme, dan konfrontasi Indonesia dengan Malaysia. 
Sementara itu, pada kebijakan politik luar negeri bebas-aktif masa Orde baru, justru cenderung kalem, low profile sebab ada hal yang mendasari pemerintah untuk melakukan itu, yakni orientasi pembangunan yang dapat tercapai jika terjalin hubungan kerja sama sehingga pinjaman dan hutang luar negeri diharapkan dapat membantu proses pemulihan krisis ekonomi. Berbagai kebijakan politik luar negeri pada Masa Orde Baru adalah Indonesia kembali aktif sebagai anggota PBB pada 28 September 1966, pemulihan hubungan diplomatik dengan beberapa negara seperti Malaysia, Tiongkok dan Singapura.

Dengan demikian, latar belakang perbedaan penerapan pendekatan kebijakan politik luar negeri pada Masa Orde Lama dan Orde Baru adalah motif yang mendasarinya. Motif yang ada pada Masa Orde Lama adalah bayang Imperialisme dan Kolonialisme yang masih menghantui, sehingga pendekatan yang digunakan Orde Lama cenderung ofensif, konfrontatif. 
Sementara pada Masa Orde Baru, motif yang mendasarinya adalah pembangunan dan pemulihan krisis Indonesa dengan cara pinjaman luar negeri dan hutang, karenanya pendekatan yang digunakan cenderung diplomatis dan low profile.

0

Roboguru

Dampak kebijakan politik bebas aktif Indonesia menyebabkan Indonesia mengakhiri konfrontasi dengan Malaysia. Salah satu tindakan yang dilakukan Indonesia untuk Malaysia setelah konfrontasi berakhir ad...

Pembahasan Soal:

Indonesia pernah mengirimkan tenaga pengajar terbaiknya kepada Malaysia sebagai langkah normalisasi hubungan Indonesia-Malaysia di tahun 1966. Hal ini terjadi karena setelah Malaysia mendapatkan kemerdekaan di tahun 1957, pemerintah Malaysia berusaha untuk melakukan perbaikan pendidikan dalam negeri. Setelah konfrontasi antara Indonesia dan Malaysia berakhir, pemerintah Malaysia meminta Indonesia untuk mengirimkan guru-guru terbaiknya sebagai tanda bahwa persahabatan kedua negara Asia Tenggara tersebut telah terjalin kembali. Hal ini disambut oleh pemerintah Orde Baru dengan mengirimkan tenaga pengajar lulusan perguruan tinggi Indonesia ke Malaysia. Hingga bulan Juni 1972, tercatat 175 guru Indonesia yang tinggal dan bekerja di Malaysia.

Oleh sebab itu, jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

Pada masa Orde Baru Indonesia menjadi negara dunia ketiga yang cukup disegani. Kondisi tersebut merupakan salah satu dampak positif sikap pemerintah Indonesia yang menjalin hubungan baik dengan ...

Pembahasan Soal:

Landasan kebijakan politik luar negeri Orde Baru ditetapkan dalam Ketetapan MPRS Nomor XII tahun 1966. Menurut TAP MPRS tersebut, politik luar negeri Republik Indonesia mengabdikan diri pada kepentingan nasional dengan prinsip bebas aktif yang tidak memihak pada blok ideologi manapun. Beberapa kebijakan politik luar negeri Indonesia pada masa ini adalah sebagai berikut.

  • Normalisasi hubungan Indonesia dengan Malaysia pada tanggal 11 Agustus 1966.
  • Indonesia kembali menjadi anggota Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).
  • Indonesia menjadi pemrakarsa Association of Southeast Asia Nations atau ASEAN, yaitu perhimpunan bangsa-bangsa negara yang ada di Asia Tenggara.

Selain kebijakan di atas, pada masa Orde Baru Indonesia menjadi negara dunia ketiga yang cukup disegani. Kondisi tersebut merupakan salah satu dampak positif sikap pemerintah Indonesia yang menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat. Hal ini dilakukan oleh Presiden Suharto untuk menarik investor asing dalam memberikan modal untuk pembangunan Indonesia. 

Jadi, alasan Indonesia menjadi negara ketika yang cukup disegani pada masa Orde Baru adalah karena Indonesia menjalin hubungan baik dengan Amerika Serikat. 

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved