Iklan

Pertanyaan

Apakah yang membedakan dasar pengelompokan unsur yang dikemukakan oleh Mendeleev dengan Lothar Meyer? Jelaskan!

Apakah yang membedakan dasar pengelompokan unsur yang dikemukakan oleh Mendeleev dengan Lothar Meyer?spaceJelaskan!

Ikuti Tryout SNBT & Menangkan E-Wallet 100rb

Habis dalam

00

:

04

:

54

:

04

Klaim

Iklan

S. Oktasari

Master Teacher

Mahasiswa/Alumni Universitas Padjadjaran

Jawaban terverifikasi

Jawaban

dasar pengelompokkan unsur yang dikemukakan oleh Mendeleevadalah menurut kenaikan massa atom relatifnya, sedangkan Lothar Meyerberdasarkan kenaikan nomor atom.

dasar pengelompokkan unsur yang dikemukakan oleh Mendeleev adalah menurut kenaikan massa atom relatifnya, sedangkan Lothar Meyer berdasarkan kenaikan nomorspaceatom.

Pembahasan

Pada tahun 1869, seorang sarjana asal Rusia bernama Dmitri Ivanovich Mendeleev, berdasarkan pengamatannya terhadap 63 unsur yang sudah dikenal ketika itu, menyimpulkan bahwa sifat-sifat unsur adalah fungsi periodik dari massa atom relatifnya dan persamaan sifat. Artinya, jika unsur-unsur disusun menurut kenaikan massa atom relatifnya, maka sifat tertentu akan berulang secara periodik. Tepatnya pada tahun 1914, Henry G. Moseley (1887-1915) menemukan bahwa urutan unsur dalam sistem periodik sesuai dengan kenaikan nomor atom unsur. Penempatan telurium (Ar = 128) dan iodin (Ar = 127) yang tidak sesuai dengan kenaikan massa atom relatif, ternyata sesuai dengan kenaikan nomor atomnya (nomor atom Te = 52; I = 53). Jadi, sifat periodik lebih tepat dikatakan sebagai fungsi nomor atom. Sistem periodik unsur modern disusun berdasarkan kenaikan nomor atom dan kemiripan sifat. Sistem periodik unsur modern merupakan penyempurnaan dari sistem periodik Mendeleev. Jadi, dasar pengelompokkan unsur yang dikemukakan oleh Mendeleevadalah menurut kenaikan massa atom relatifnya, sedangkan Lothar Meyerberdasarkan kenaikan nomor atom.

Pada tahun 1869, seorang sarjana asal Rusia bernama Dmitri Ivanovich Mendeleev, berdasarkan pengamatannya terhadap 63 unsur yang sudah dikenal ketika itu, menyimpulkan bahwa sifat-sifat unsur adalah fungsi periodik dari massa atom relatifnya dan persamaan sifat. Artinya, jika unsur-unsur disusun menurut kenaikan massa atom relatifnya, maka sifat tertentu akan berulang secaraspaceperiodik.

Tepatnya pada tahun 1914, Henry G. Moseley (1887-1915) menemukan bahwa urutan unsur dalam sistem periodik sesuai dengan kenaikan nomor atom unsur. Penempatan telurium (Ar = 128) dan iodin (Ar = 127) yang tidak sesuai dengan kenaikan massa atom relatif, ternyata sesuai dengan kenaikan nomor atomnya (nomor atom Te = 52; I = 53). Jadi, sifat periodik lebih tepat dikatakan sebagai fungsi nomor atom. Sistem periodik unsur modern disusun berdasarkan kenaikan nomor atom dan kemiripan sifat. Sistem periodik unsur modern merupakan penyempurnaan dari sistem periodikspaceMendeleev.

Jadi, dasar pengelompokkan unsur yang dikemukakan oleh Mendeleev adalah menurut kenaikan massa atom relatifnya, sedangkan Lothar Meyer berdasarkan kenaikan nomorspaceatom.

Perdalam pemahamanmu bersama Master Teacher
di sesi Live Teaching, GRATIS!

7

Sabrina Ramadhani

Pembahasan tidak lengkap

Iklan

Pertanyaan serupa

Tuliskan keunggulan tabel periodik Mendeleev sehingga diterima oleh masyarakat ilmiah.

1

5.0

Jawaban terverifikasi

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Roboguru

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Download di Google PlayDownload di AppstoreDownload di App Gallery

Produk Ruangguru

Hubungi Kami

Ruangguru WhatsApp

+62 815-7441-0000

Email info@ruangguru.com

[email protected]

Contact 02130930000

02130930000

Ikuti Kami

©2026 Ruangguru. All Rights Reserved PT. Ruang Raya Indonesia