Poin yang ditanyakan adalah perbedaan antara penelitian ilmu alam dan ilmu sosial.
Dalam kehidupan sosial terdapat banyak fenomena yang terjadi, sehingga menimbulkan pertanyaan-pertanyaan dalam benak manusia mengenai fenomena tersebut. Hal tersebut dapat diatasi dengan melakukan penelitian sosial guna menemukan jawaban atas pertanyaan tersebut dan mendapat pengetahuan baru. Menurut Soerjono Soekanto, penelitian merupakan suatu kegiatan ilmiah yang dilandaskan pada analisis dan konstruksi yang dilakukan secara metodologis, sistematis, dan konsisten, serta bertujuan untuk mengungkapkan kebenaran sebagai salah satu manifestasi hasrat manusia untuk mengetahui apa yang sedang dihadapinya.
Dalam penelitian sosial terdapat jenis-jenis penelitian. Berdarkan penelitian yang ditinjau dari bidang ilmu, terdapat dua jenis penelitian yaitu, penelitian ilmu alam dan ilmu sosial.
Penelitian ilmu alam, yaitu objek dunia yang riil materiil atau dunia objektif. Hal yang dicari di sini adalah fakta dan pembuktian-pembuktian dari kenyataan. Penelitian bidang ilmu alam, contohnya mekanika, fisika, biologi, teknologi, botani, dan zoologi. Sedangkan, Penelitian bidang ilmu sosial yaitu, objek penelitian ilmu sosial adalah manusia dan fenomena-fenomena gejala-gejala sosial. Materi dari ilmu sosial, antara lain buah karya manusia, barang-barang peninggalan sejarah, tingkah laku, perbuatan manusia dalam macam-macam ekspresi, dan hasil kebudayaan yang seluruhnya dipikirkan secara sistematis, dan diciptakan oleh akal budi manusia. Contohnya, yaitu penelitian tentang kenakalan remaja, kemiskinan, lingkungan kumuh, dan penyimpangan seksual.