Roboguru

Apabila jumlah elektron valensi suatu unsur yang berada pada kulit ketiga adalah 7, Nomor atom unsur tersebut adalah ….

Pertanyaan

Apabila jumlah elektron valensi suatu unsur yang berada pada kulit ketiga adalah 7, Nomor atom unsur tersebut adalah ….

  1. 8

  2. 17

  3. 18

  4. 20

  5. 25

Pembahasan Soal:

Nomor atom menujukkan banyaknya elektron pada suatu atom, maka untuk menentukan nomor atomnya dapat dilakukan dengan membuat konfigurasi elektronnya. Kulit pertama adalah K dengan elektron maksimalnya adalah 2, kulit berikutnya adalah L dengan elektron maksimal 8, dan kulit ketiga di isi oleh 7 elektron.

Konfigurasi elektron dari unsur tersebut adalah 2 8 7.

Oleh karena itu, nomor atom dari unsur tersebut adalah 17.

Jadi, jawaban yang benar adalah B.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

B. Rohmawati

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Semarang

Terakhir diupdate 22 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Diberikan beberapa lambang unsur berikut. (d)  (e)  1. Tuliskan konfigurasi elektron Bohr-Bury dari atom unsur-unsur tersebut. 2. Tuliskan konfigurasi elektron dari atom unsur-unsur tersebut den...

Pembahasan Soal:

Konfigurasi elektron adalah susunan elektron berdasarkan kulit atau orbital dari suatu atom.  Coba perhatikan gambar di bawah ini.

urutan tingkat energi kulit dan subkulit suatu atom. Ada 4 subkulit yaitu s, p, d, dan f dan angka sebelum subkulit menunjukkan kulit. Subkulit 1s punya tingkat energi paling rendah, lalu naik ke subkulit 2s, 2p, 3s, 3p, sampai terakhir yang paling tinggi 8s. Pastinya elektron yang bisa mengisi subkulit tertentu juga terbatas. Elektron yang mengisi subkulit ini dituliskan dalam bentuk pangkat.

Beberapa aturan dalam penulisan konfigurasi elektron menurut Bohr Bury:

  1. Jumlah elektron maksimum dalam setiap kulit (n) adalah 2 italic n squared 
  2. Pada umumnya, elektron-elektron mengisi kulit berikutnya setelah kulit sebelumnya berisi elektron secara penuh
  3. Jika pengisian melebihi jumlah elektron maksimum, maka akan dituliskan sisanya pada kulit setelahnya. Dan jika sisanya masih melebihi jumlah elektron maksimum dan tidak mencapai jumlah elektron maksimum di kulit tersebut, maka dituliskan sesuai dengan jumlah elektron maksimum sebelumnya, dan jika ada sisa dapat dituliskan pada kulit setelahnya.

Dan aturan dalam penulisan konfigurasi elektron menurut Aufbau:

  1. Pengisian berdasar pada tingkat energi terendah
  2. Pengisian elektron dilakukan tidak berpasangan terlebih dahulu lalu berpasangan
  3. Tidak boleh ada elektron dengan arah (spin) yang sama pada satu orbital.

Berdasarkan penjelasan tersebut maka:


(d) Cu presubscript 29

1. Konfigurasi elektron Bohr pada Cu presubscript 29

Cu presubscript 29 equals 2 space 8 space 18 space 1

2. Konfigurasi elektron Aufbau pada Cu presubscript 29

Cu presubscript 29 equals open square brackets Ar close square brackets 4 italic s to the power of 1 3 italic d to the power of 10

Bilangan kuantum pada elektron terakhir 3 italic d to the power of 10

italic n equals 3italic l equals 2italic m subscript l equals plus 2italic m subscript s equals minus sign begin inline style bevelled 1 half end style

3. Diagram orbital:

[Ar]= mewakili 9 orbital

 

4. Banyaknya kulit= 4; banyaknya subkulit= 7; banyaknya orbital: 15; elektron valensinya adalah 1.

(e) Ge presubscript 32

1. Konfigurasi elektron Bohr pada Ge presubscript 32

Ge presubscript 32 equals 2 space 8 space 18 space 4

2. Konfigurasi elektron Aufbau pada Ge presubscript 32

Ge presubscript 32 equals open square brackets Ar close square brackets 4 italic s squared 3 italic d to the power of 10 4 italic p to the power of italic 2

Bilangan kuantum pada elektron terakhir 4 italic p squared

italic n equals 4italic l equals 1italic m subscript l equals 0italic m subscript s equals plus begin inline style bevelled 1 half end style

3. Diagram orbital:

[Ar]= mewakili 9 orbital

 

4. Banyaknya kulit= 4; banyaknya subkulit= 8; banyaknya orbital: 18; elektron valensinya adalah 4.

Jadi, jawaban sesuai yang tertera pada keterangan di atas. 

1

Roboguru

Diberikan beberapa lambang unsur berikut. (d)  (e)  1. Tuliskan konfigurasi elektron Bohr-Bury dari atom unsur-unsur tersebut. 2. Tuliskan konfigurasi elektron dari atom unsur-unsur tersebut den...

Pembahasan Soal:

Beberapa aturan dalam penulisan konfigurasi elektron menurut Bohr Bury:

  1. Jumlah elektron maksimum dalam setiap kulit (n) adalah 2 italic n squared 
  2. Pada umumnya, elektron-elektron mengisi kulit berikutnya setelah kulit sebelumnya berisi elektron secara penuh
  3. Jika pengisian melebihi jumlah elektron maksimum, maka akan dituliskan sisanya pada kulit setelahnya. Dan jika sisanya masih melebihi jumlah elektron maksimum dan tidak mencapai jumlah elektron maksimum di kulit tersebut, maka dituliskan sesuai dengan jumlah elektron maksimum sebelumnya, dan jika ada sisa dapat dituliskan pada kulit setelahnya.

Dan aturan dalam penulisan konfigurasi elektron menurut aufbau:

  1. Pengisian berdasar pada tingkat energi terendah
  2. Pengisian elektron dilakukan tidak berpasangan terlebih dahulu lalu berpasangan
  3. Tidak boleh ada elektron dengan arah (spin) yang sama pada satu orbital.

Berdasarkan penjelasan tersebut maka

Untuk Fr presubscript 87

  1. Konfigurasi elektron Bohr: 87Fr=2818321881
  2. Konfigurasi elektron aufbau: 87Fr=[Rn]7s1
  3. Diagram orbital:
    [Rn] = mewakili 43 orbital
     
  4. Banyaknya kulit = 7; banyaknya subkulit = 16; banyaknya orbital: 44; elektron valensinya ada pada elektron terluar 1.

Untuk Th presubscript 90

  1. Konfigurasi elektron Bohr: Th presubscript 90 equals 2 space 8 space 18 space 32 space 18 space 8 space 4
  2. Konfigurasi elektron aufbau: Th presubscript 90 equals open square brackets Rn close square brackets 7 italic s squared 6 italic d squared
  3. Diagram orbital:
    [Rn] = mewakili 43 orbital
  4. Banyaknya kulit= 7; banyaknya subkulit= 17; banyaknya orbital: 49; elektron valensinya ada pada elektron terluar italic 7 italic s squared.

Jadi, penentuan konfigurasi elektron dapat dilakukan dengan memperhatikan aturan-aturan penentuan konfigurasi elektron. Diagram orbital, kulit, subkulit, orbital, dan elektron valensi dapat ditentukan dari konfigurasi elektron.

0

Roboguru

Jika atom X isotop dengan atom , jumlah elektron valensi dari atom X tersebut adalah ....

Pembahasan Soal:

Isotop adalah atom-atom yang memiliki jumlah proton sama, tetapi nomor massa berbeda. Jika atom X isotop dengan unsur begin mathsize 14px style Sn presubscript 50 presuperscript 118 end style, artinya atom X memiliki jumlah proton yang sama dengan Sn, yaitu 50.

Pada atom netral, jumlah proton = jumlah elektron sehingga jumlah elektron atom X = 50. Konfigurasi elektron atom X, yaitu

begin mathsize 14px style X presubscript 50 presuperscript blank equals space 2 comma space 8 comma space 18 comma space 18 comma space 4 end style 

Berdasarkan konfigurasi elektron di atas, elektron valensi dari atom X adalah 4 yang terletak di kulit ke-5 atau kulit O.

Jadi, jawaban yang tepat adalah B.

0

Roboguru

Diberikan beberapa lambang unsur berikut. (a)  (b)  (c)  1. Tuliskan konfigurasi elektron Bohr-Bury dari atom unsur-unsur tersebut. 2. Tuliskan konfigurasi elektron dari atom unsur-unsur terseb...

Pembahasan Soal:

Beberapa aturan dalam penulisan konfigurasi elektron menurut Bohr Bury:

  1. Jumlah elektron maksimum dalam setiap kulit (n) adalah 2 italic n squared 
  2. Pada umumnya, elektron-elektron mengisi kulit berikutnya setelah kulit sebelumnya berisi elektron secara penuh
  3. Jika pengisian melebihi jumlah elektron maksimum, maka akan dituliskan sisanya pada kulit setelahnya. Dan jika sisanya masih melebihi jumlah elektron maksimum dan tidak mencapai jumlah elektron maksimum di kulit tersebut, maka dituliskan sesuai dengan jumlah elektron maksimum sebelumnya, dan jika ada sisa dapat dituliskan pada kulit setelahnya.

Aturan dalam penulisan konfigurasi elektron menurut Aufbau:

  1. Pengisian berdasar pada tingkat energi terendah
  2. Pengisian elektron dilakukan tidak berpasangan terlebih dahulu lalu berpasangan
  3. Tidak boleh ada elektron dengan arah (spin) yang sama pada satu orbital.

Berdasarkan penjelasan tersebut maka

Untuk Ag presubscript 47

  1. Konfigurasi elektron Bohr: Ag presubscript 47 equals 2 space 8 space 18 space 18 space 1
     
  2. Konfigurasi elektron aufbau: Ag presubscript 47 equals open square brackets Kr close square brackets 5 italic s to the power of 1 4 italic d to the power of 10
     
  3. Diagram orbital:
    [Kr]= mewakili 18 orbital
     
     
  4. Banyaknya kulit= 5; banyaknya subkulit= 10; banyaknya orbital: 24; elektron valensinya adalah 1.

Untuk Xe presubscript 54

  1. Konfigurasi elektron Bohr
    Xe presubscript 54 equals 2 space 8 space 18 space 18 space 8
     
  2. Konfigurasi elektron aufbau
    Xe presubscript 54 equals open square brackets Kr close square brackets 5 italic s squared 4 italic d to the power of 10 5 italic p to the power of italic 6
     
  3. Diagram orbital:
    [Kr]= mewakili 18 orbital
     
     
  4. Banyaknya kulit= 5; banyaknya subkulit= 11; banyaknya orbital: 27; elektron valensinya adalah 8.

Untuk La presubscript 57

  1. Konfigurasi elektron Bohr
    La presubscript 57 equals 2 space 8 space 18 space 18 space 8 space 3
     
  2. Konfigurasi elektron aufbau pada La presubscript 57
    La presubscript 57 equals open square brackets Xe close square brackets 6 italic s squared 5 italic d to the power of 1
     
  3. Diagram orbital:
    [Xe]= mewakili 27 orbital
     
     
  4. Banyaknya kulit= 6; banyaknya subkulit= 13; banyaknya orbital: 31; elektron valensinya adalah 2.

Jadi, penentuan konfigurasi elektron dapat dilakukan dengan memperhatikan aturan-aturan penentuan konfigurasi elektron. Diagram orbital, kulit, subkulit, orbital, dan elektron valensi dapat ditentukan dari konfigurasi elektron.

0

Roboguru

Atom yang mempunyai elektron valensi terbesar adalah yang mempunyai nomor atom ....

Pembahasan Soal:

Menurut aturan konfigurasi elektron Bohr, tiap kulit dapat diisi maksimal 2(n)2 elektron, dengan n merupakan nomor kulit. Pada kulit terakhir, dapat diisi maksimal 8 elektron. Maka:

  • Pada kulit 1, diisi maksimal 2(1)2 = 2 elektron.
  • Pada kulit 2, diisi maksimal 2(2)2 = 8 elektron.
  • Pada kulit 3, diisi maksimal 2(3)2 = 18 elektron.
  • Dst.

Konfigurasi elektron untuk setiap opsi:

  1. Nomor atom 10 = 2  8
  2. Nomor atom 12 = 2  8  2
  3. Nomor atom 15 = 2  8  5
  4. Nomor atom 17 = 2  8  7
  5. Nomor atom 20 = 2  8  8  2

Elektron valensi adalah elektron yang terletak pada kulit terluar. Di antara kelima konfigurasi elektron, opsi A memiliki elektron valensi paling besar, yaitu 8.


Jadi, jawaban yang tepat adalah A.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved