Roboguru

Apa yang akan terjadi jika didalam tubuh tidak terdapat antibodi?

Pertanyaan

Apa yang akan terjadi jika didalam tubuh tidak terdapat antibodi? 

Pembahasan Soal:

Antibodi adalah zat kimia yang beredar di aliran darah dan termasuk sebagai bagian dari sistem imunitas atau kekebalan tubuh. Antibodi memiliki fungsi penting bagi tubuh, yaitu sebagai benteng pertahanan terhadap antigen seperti virus, bakteri, dan zat beracun yang menjadi penyebab penyakit. Apabila di dalam tubuh tidak terdapat antibodi maka tubuh akan mudah terserang oleh berbagai peyakit yang diakibatkan oleh virus, bakteri, dan zat beracun. 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

N. Ahmad

Mahasiswa/Alumni Universitas Pendidikan Indonesia

Terakhir diupdate 07 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Perhatikan gambar berikut! Sebutkan bagian apakah yang bertindak sebagai antigen dan antibodi pada gambar di atas!

Pembahasan Soal:

Antigen merupakan merupakan zat yang merangsang respons imunitas, terutama dalam menghasilkan antibodi. Antibodi yang dihasilkan berupa zat molekul besar seperti protein dan polisakarida, contohnya permukaan bakteri. Antigen dapat berupa bakteri, virus, protein, karbohidrat, sel-sel kanker, atau racun. Antibodi (Imunoglobin) merupakan protein larut yang dihasilkan oleh sistem imunitas sebagai respons terhadap keberadaan suatu antigen dan akan bereaksi dengan antigen tersebut. Jadi, bagian yang berperan sebagai antigen adalah mikroba dan yang berperan sebagai antibodi adalah sel darah putih. 

0

Roboguru

Antibodi berfungsi membunuh kuman yang masuk ke tubuh. Zat ini terdapat di dalam . . . .

Pembahasan Soal:

Antibodi terdapat dalam darah lebih tepatnya sel-sel darah putih atau leukosit. Leukosit membuat antibodi sebagai pertahanan tubuh.undefined 

0

Roboguru

Seseorang yang pernah menderita penyakit cacar saat masih kecil, kemungkinan besar tidak dapat terserang penyakit cacar yang sama karena .. .

Pembahasan Soal:

Jawaban : B. sistem imunitas telah membentuk antibodi Pembahasan : Pertahanan spesifik merupakan sistem kompleks yang memberikan respons imunitas terhadap antigen yang spesifik. Antigen spesifik, contohnya virus yang dapat menyebabkan cacar. Pertahanan spesifik mampu mengenal benda asing bagi dirinya dan memiliki memori (kemampuan mengingat kembali) terhadap kontak sebelumnya dengan suatu agen tertentu. Benda asing yang pertama kali terpajan dengan tubuh segera dikenal dan menimbulkan sensitisasi (kontak pertama kali) sehingga jika antigen yang sama masuk ke dalam tubuh untuk kedua kalinya, akan segera dikenal dan dihancurkan lebih cepat. Dengan demikian, seseorang yang pernah menderita penyakit cacar saat masih kecil, kemungkinan besar tidak dapat terserang penyakit cacar yang sama. Hal ini dikarenakan, sistem imunitas telah membentuk antibodi untuk menanggapi virus cacar tersebut.

0

Roboguru

Jelaskan perbedaan antigen dengan antibodi!

Pembahasan Soal:

Antigen adalah sebuah zat yang merangsang respon imun, terutama dalam menghasilkan antibodi. Antibodi adalah sekelompok substansi protein yang diproduksi karena adanya pajanan antigen terhadap limfosit.

0

Roboguru

Jelaskan apa yang dimaksud dengan Antibodi!

Pembahasan Soal:

Antibodi atau imunoglobulin adalah protein plasma larut yang dihasilkan oleh sel Limfosit B sebagai respons terhadap keberadaan suatu antigen dan akan bereaksi dengan antigen tersebut. Antibodi terdiri atas 5 jenis, yaitu:

  1. Ig M
    Ig M adalah antibodi yang pertama kali tiba di lokasi infeksi, menetap di pembuluh darah dan tidak masuk ke jaringan. Ig M berumur pendek dan berfungsi untuk mengaktivitasi komplemen dan memperbanyak fagositosis.
  2. Ig A
    Ig A dapat ditemukan pada zat sekresi seperti keringat, ludah, air mata, ASI, dan sekresi usus. Ig A berfungsi untuk melawan mikroorganisme yang masuk ke dalam tubuh.
  3. Ig E
    Antibodi ini terikat pada reseptor sel mast dan basofil. Ig E menyebabkan pelepasan histamin dan mediator kimia lainnya. Selain itu, Ig E banyak ditemukan dalam darah dengan konsentrasi rendah dan kadarnya meningkat ketika bereaksi terhadap alergi.
  4. Ig D
    Ig D memiliki fungsi memicu respons imunitas dan banyak ditemukan di limfosit B. Meskipun demikian, Ig D berjumlah sedikit pada limpa dan serum darah.
  5. Ig G
    Ig G berjumlah paling banyak (80%) dan akan lebih besar pada kontak ke 2, 3, dan seterusnya. Ig G dapat menembus plasenta dan memberikan imunitas pada bayi. Selain itu, Ig G juga merupakan pelindung terhadap mikroorganisme dan toksin, dapat mengaktivasi komplemen, dan dapat meningkatkan efektivitas sel fagositik.

Dengan demikian, Antibodi atau imunoglobulin adalah protein plasma larut yang dihasilkan oleh sel Limfosit B sebagai respons terhadap keberadaan suatu antigen dan akan bereaksi dengan antigen tersebut.space  

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved