Roboguru

Analisislah unsur instrinsik dari puisi di atas!

Pertanyaan

Analisislah unsur instrinsik dari puisi di atas!space 

Pembahasan Soal:

Unsur intrinsik puisi adalah unsur-unsur puisi yang membangun puisi dari dalam. Unsur intrinsik puisi ini masih terbagi lagi dalam dua jenis, yaitu unsur fisik dan unsur batin.

Unsur fisik puisi.

Yang dimaksud unsur fisik puisi merupakan sarana-sarana yang digunakan oleh penyair untuk mengungkapkan hakikat puisi. Secara umum terdapat 6 unsur fisik puisi, yaitu diksi, imaji, kata konkret, gaya bahasa, rima, dan topografi.

  1. Diksi. Diksi adalah pemilihan kata-kata yang digunakan oleh penyair dalam puisinya. Puisi adalah bentuk karya sastra yang padat dengan sedikit kata-kata sehingga diksi atau pemilihan kata menjadi sangat penting dan krusial bagi nilai estetika puisi.
  2. Imaji. Imaji adalah unsur yang melibatkan penggunaan indra manusia. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual) dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil).
  3. Kata konkret. Kata kongkret merupakan kata yang memungkinkan terjadinya imaji. Kata konkret bersifat imajinatif sehingga memunculkan imaji, biasanya berhubungan dengan kata kiasan atau lambang.
  4. Gaya bahasa. Gaya bahasa atau majas adalah penggunaan bahasa yang bersifat seolah-olah menghidupkan dan menimbulkan makna konotasi dengan menggunakan bahasa figuratif. Beberapa macam-macam majas yang sering digunakan Pada puisi misalnya seperti retorika, metafora, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, repetisi, anafora, antitesis, klimaks, antiklimaks, satire, paradoks dan lain-lain.
  5. Rima. Rima atau irama merupakan persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah atau pada akhir baris puisi. Sementara ritma adalah tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya bunyi.
  6. Tipografi. Tipografi atau perwajahan adalah bentuk puisi yang dipenuhi dengan kata, tepi kiri kanan dan tidak memiliki pengaturan baris. Biasanya pada baris puisi tidak selalu diawali huruf besar (kapital) serta tidak diakhiri dengan tanda titik.

Unsur batin puisi

Unsur batin puisi merupakan unsur yang berkaitan dengan batin dalam pembacaan puisi. Secara umum ada 4 unsur batin puisi yakni tema, rasa, nada, dan amanat.

  1. Tema. Tema adalah unsur utama pada puisi karena tema berkaitan erat dengan makna yang dihasilkan dari suatu puisi. Pada puisi, sebuah tema menjadi landasan dan garis besar dari isi puisi tersebut.
  2. Rasa. Rasa atau feeling pada puisi merupakan sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial, pengalaman, dan psikologi penyair.
  3. Nada. Yang dimaksud nada atau suasana pada puisi adalah sikap penyair terhadap pembacanya. Nada berhubungan dengan tema dan rasa yang ditujukan penyair pada pembaca, bisa dengan nada menggurui, mendikte, nada sombong, nada tinggi atau seolah ingin bekerja sama dengan pembaca.
  4. Amanat.Pada puisi, amanat atau tujuan merupakan pesan yang terkandung di dalam sebuah puisi. Amanat dapat ditemukan dengan memaknai puisi tersebut secara langsung atau tidak langsung.

Berdasarkan penjelasan unsur-unsur intrinsik puisi di atas, analisis unsur intrinsik puisi tersebut adalah:

Unsur Fisik puisi:

  1. Diksi: Diksi atau pilihan kata yang digunakan dalam puisi tersebut adalah makna konotasi dan makna denotasi.
  2. Imaji: Imaji yang terlihat dari puisi ini adalah imaji penglihatan pada bait pertama baris pertama, yaitu Kerut yang menghias dahinya. Selain itu, imaji perabaan juga terlihat dalam puisi ini, terdapat pada bait kedua baris kedua, Tangan kasarmu telah mengajarkanku.
  3. Kata konkret: Ada beberapa kata pada puisi di atas yang digolong dalam kata konkret, seperti: dahi, dunia, usia, hidup, kasih sayang, dan kesabaran.
  4. Gaya Bahasa: Puisi di atas banyak menggunakan majas, yang paling dominan adalah majas personifikasi dan hiperbola. Majas personifikasi terlihat pada baris Dan sementara itu waktu terus berjalan Melahap usianya. Majas hiperbola terlihat pada baris Betapa beratnya hidup yang kau jalani ini.
  5. Rima. Rima pada puisi di atas adalah rima bebas, tidak berpola.
  6. Tipografi. Tipografi pada puisi tersebut dengan penggunaan huruf kapital pada awal puisi, bait pertama memiliki rata kiri, bait kedua condong ke dalam.

Unsur Batin Puisi:

  1. Tema: Tema pada puisi di atas adalah "bakti seorang anak kepada ibunya".
  2. Rasa: Perasaan berhubungan dengan suasana hati penyair. Puisi di atas menggambarkan perasaan penyair yang penuh keharuan, rasa rindu, dan terima kasih.
  3. Nada: Nada yang muncul dalam puisi adalah nada sedih, lemah lembut dan penuh keharuan.
  4. Amanat: Amanat puisi di atas adalah sayangilah ibu dengan sepenuh hati, sampai kapan pun seorang anak tidak akan pernah bisa membalas jasa seorang ibu.

Dengan demikian, unsur intrinsik puisi di atas adalah:

  1. Diksi puisi menggunakan makna denotasi dan konotasi.
  2. Imaji yang dominan adalah imaji penglihatan dan perabaan.
  3. kata konkret yang digunakan dalam puisi tersebut adalah dahi, dunia, usia, hidup, kasih sayang, dan kesabaran.
  4. Gaya bahasa dalam puisi tersebut adalah majas personifikasi dan hiperbola.
  5. Rima puisi tersebut bebas dan tidak terikat.
  6. Tipografi puisi tersebut terdiri dari dua bait, bait pertama condong ke kiri, bait ke dua condong ke tengah.
  7. Tema dalam puisi tersebut adalah bakti seorang anak kepada ibunya.
  8. Rasa yang tergambar dalam puisi tersebut adalah rasa haru, rindu, dan penuh kasih sayang.
  9. Nada yang tergambar dalam puisi tersebut adalah nada sedih, lemah lembut dan penuh keharuan.
  10. Amanat dalam puisi tersebut adalah sayangilah ibu dengan sepenuh hati, sampai kapan pun seorang anak tidak akan pernah bisa membalas jasa seorang ibu.space 

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

A. Acfreelance

Terakhir diupdate 12 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Struktur fisik yang menonjol dari puisi tersebut adalah . . .

Pembahasan Soal:

Struktur lahir atau fisik pada puisi terdiri dari:
 

  1. Diksi adalah pemilihan kata oleh seorang penyair untuk mendapatkan efek yang sesuai dengan keinginannnya.
  2. Imaji (citraan) adalah pemberi gambaran kepada para pendengar/pembaca agar seolah-olah dapat melihat, mendengar, merasakan atau mengalami hal-hal yang terkandung dalam puisi. Citraan mempunyai 6 macam, diantaranya citraan penglihatan, pendengaran, penciuman, perasaan, perabaan dan pergerakan.
  3. Tipografi Adalah bentuk format suatu puisi, seperti penulisan puisi diawali huruf besar pada setiap awal baris.
  4. Rima dan ritme adalah persamaan bunyi (rima) dalam penyampaian puisi dari awal hingga akhir puisi.
  5. Majas (gaya bahasa) adalah pemakaian bahasa dengan cara melukiskan sesuatu dengan konotasi khusus sehingga arti sebuah kata bisa mempunyai banyak makna.
     

Struktur penulisan pada puisi "Menangkup Asa" secara keseluruhan diawali dengan huruf besar pada setiap awal barisnya, sehingga struktur fisik yang menonjol adalah tipografi.


Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah pilihan A.undefined

Roboguru

Perhatikan puisi berikut untuk menjawab soal nomor 1 dan 2! Di Bawah Selimut Kedamaian Palsu oleh : Wiji Thukul apa gunanya ilmu kalau hanya untuk mengibuli apa guna baca buku kalau mulut kaubungkam ...

Pembahasan Soal:

Puisi di atas menunjukkan adanya ketidakpuasan penyair terhadap keadaan yang tidak di negerinya. Keadaan tidak baik tersebut ditunjukkan melalui kata-kata dalam puisi, seperti moncong senjata, kongkalikong, kaum cukong, dan rakyat dipaksa menjual tanah dengan harga murah. Kata-kata tersebut menunjukkan adanya kondisi ekonomi dan politik yang tidak baik. Dengan demikian, jawaban yang tepat adalah A. 

Roboguru

Puisi di atas lebih menonjolkan ....

Pembahasan Soal:

  Puisi adalah karya sastra hasil ungkapan pemikiran dan perasaan manusia yang bahasanya terikat oleh irama, mantra, rima, penyusunan lirik dan bait, serta penuh dengan makna. Puisi mengutamakan bunyi, bentuk, dan juga makna yang hendak disampaikan.

    Teks puisi. adalah salah satu karya sastra yang mempunyai makna setiap larik, baris dan penuh imajinasi. Dalam penulisannya, puisi memiliki dua unsur pembangun yaitu unsur fisik dan unsur batin. Untuk soal ini kita akan bahas mengenai unsur fisik puisi. Unsur fisik puisi adalah unsur yang nampak dalam bentuk susunan kata-katanya. Struktur fisik puisi terdiri dari beberapa macam, yaitu sebagai berikut.

  1. Tipografi, yaitu bentuk puisi seperti halaman yang tidak dipenuhi kata-kata, tepi kanan-kiri, pengaturan barisnya, hingga baris puisi yang tidak selalu dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik. Hal-hal tersebut sangat menentukan pemaknaan terhadap puisi.
  2. Diksi, yaitu pemilihan kata-kata yang dilakukan oleh penyair dalam puisinya. Pemilihan kata-kata dalam puisi erat kaitannya dengan makna, keselarasan bunyi, dan urutan kata.
  3. lmaji/citraan, yaitu pemilihan kata atau susunan kata-kata yang dapat mengungkapkan pengalaman indrawi, seperti penglihatan, pendengaran, dan perasaan. lmaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual), dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil).
  4. Kata kongkret, yaitu kata yang dapat ditangkap dengan indera yang memungkinkan munculnya imaji. Kata-kata ini berhubungan dengan kiasan atau lambang. Misal kata kongkret "salju: melambangkan kebekuan cinta, kehampaan hidup, dan lain-lain.
  5. Majas/gaya bahasa, yaitu bahasa berkias yang dapat menghidupkan, meningkatkan efek, dan menimbulkan konotasi tertentu. Majas menyebabkan puisi menjadi prismatis, artinya memancarkan banyak makna atau kaya akan makna. Berikut merupakan macam-macam majas: metafora, simile, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, eufemisme, repetisi, anafora, pleonasme, antitesis, alusio, klimaks, antiklimaks, satire, pars pro toto, totem pro parte, hingga paradoks.
  6. Rima, yaitu persamaan bunyi pada puisi, awal, tengah, dan akhir baris puisi.

    Soal di atas meminta untuk mencari unsur yang menonjol pada  puisi yang berjudul "WAKTU BBM NAIK".Unsur yang pada puisi tersebut yaitu adanya larik rima/ persamaan bunyi di setiap akhir baris puisi yaitu bunyi "i". Hal ini dapat dibuktikan sebagai berikut.

WAKTU BBM NAIK

Waktu BBM naik
Darah tinggi ayahku kumat menaik
Aku pun tidak jadi minta uang saku ikut naik.

Waktu BBM naik
Tetanggaku semua jadi panic
Mengapa gaji suami mereka makin terusik.
Waktu BBM naik
Mahasiswa makan tempe tidak lagi dengan uang
secarik
Mogok makan akhirnya jadi kegiatan asyik.
Waktu BBM naik
semuanya naik dan naik
Hanya nilai raporku yang tidak naik.

Dengan demikian, jawaban yang benar adalah C.space 

Roboguru

Suasana yang tergambar dalam puisi tersebut adalah ....

Pembahasan Soal:

Puisi adalah teks atau karangan yang mengungkapkan pikiran dan perasaan dengan mengutamakan keindahan kata-kata. Puisi dapat mengungkapkan berbagai hal yang dapat diketahui dengan memahami isi. Salah satu unsur intrinsik puisi adalah suasana. Suasana adalah perasaan yang ditimbulkan puisi terhadap jiwa pembaca.
Puisi tersebut berisi kehidupan seseorang dengan puisi. Perasaan yang ditimbulkan adalah kesungguhannya terhadap puisi. Dengan puisi, seseorang itu bisa menyampaikan kata hati, baik sedang bahagia dan sedih hingga usianya menua. Bahkan, hanya dengan puisi pula dapat mengenang keabadian yang akan dihadapinya.
Dengan demikian, suasana yang tergambar dalam puisi tersebut adalah penuh kesungguhan.

Oleh karena itu, jawaban yang benar adalah B.space

Roboguru

Berikut merupakan contoh teks puisi yang harus kamu pelajari. Bacalah dengan cermat! IBU lbu.............. Sembilan bulan lamanya Kau mengandungku Kau berjuang melahirkanku Agar aku bisa melihat du...

Pembahasan Soal:

Puisi tersebut memiliki tema jasa seorang ibu.undefined 

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved