Roboguru

Analisislah cerita Raden Ajeng Kartini dengan harmonisasi keberagaman gender!

Pertanyaan

Analisislah cerita Raden Ajeng Kartini dengan harmonisasi keberagaman gender!

  1. ...

  2. ...

Pembahasan Soal:

R.A Kartini adalah salah satu tokoh pahlawan.R.A Kartini (Raden Ajeng Kartini) adalah pejuang nasib generasi wanita bangsa. R.A Kartini sangat berjasa kepada para wanita dalam pendidikan.R.A Kartini merasa prihatin dengan nasib wanita di jaman dahulu yang tidak diperbolehkan sekolah. Para wanita jaman dahulu hanya bekerja di dapur dan akhirnya ia mengirimkan surat kepada saudaranya. dan saudaranya pun ikut merasa prihatin, lalu mereka bersepakat untuk mendirikan sebuah sekolah wanita yang bernama sekolah Kartini sejak saat itu kedudukan drajat wanita meningkat.

Dengan demikian, Raden Ajeng Kartini merupakan sosok yang sangat berpengaruh dan melegenda dengan kutipan bukunya “ Habislah gelap terbitlah terang” dan karena kutipan buku itulah munculah istilah emansipasi wanita. Berkat jasa beliau, diera globalisasi ini peran wanita bukanlah suatu hal yang tabu untuk melakukan aktivitas yang diluar perkiraan wanita ,namun masih dalam batas-batas yang wajib diperhatikan.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

F. Putri

Mahasiswa/Alumni Universitas Negeri Lampung

Terakhir diupdate 04 Juni 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Ibu RA. Kartini seorang pejuang wanita yang memperjuangkan....

Pembahasan Soal:

RA. Kartini Lahir di Jepara, Jawa Tengah, ia berasal dari keluarga ningrat Jawa terpandang. Ia menempuh pendidikan hanya sampai usia 12 tahun di Europese Lagere School (ELS). ELS adalah sekolah dasar milik pemerintah Hindia Belanda bagi anak-anak peranakan Eropa, keturunan timur asing, atau pribumi dari kalangan bangsawan terkemuka. Ayahnya meminta agar ia tidak melanjutkan sekolah. Setelah berhenti ia dipingit atau tidak diperbolehkan keluar rumah sesuai dengan kebiasaan pada tradisi Jawa. Ia memanfaatkan waktu selama dipingit dengan menulis surat kepada teman-temannya yang kebanyakan berasal dari Eropa, seperti Estelle atau Stella Zeehandelaar, Jacques Henrij Abendanon, Rosa Manuela Abendanon, dan lainnya.
Ia menuliskan kritikan terhadap praktek poligami yang masih dilakukan kalangan ningrat Jawa dalam setiap suratnya. Perhatiannya tertuju pada praktek poligami yang dipaksa orang tua agar putrinya mendapat suami dari kaum bangsawan sehingga dapat mengangkat derajat keluarga. Hal ini juga yang dirasakan Kartini, di mana ia dipaksa menikah dengan bupati Rembang oleh orangtuanya. Bupati yang bernama K.R.M. Adipati Ario Singgih Djojo Adhiningrat ini sebelumnya sudah memiliki istri, namun ternyata suaminya sangat mengerti cita-cita Kartini dan memperbolehkan Kartini membangun sebuah sekolah wanita pada Juni 1903. Di sinilah perjuangannya dalam memberikan kesetaraan pendidikan bagi perempuan-perempuan pribumi. Murid-murid disana diajari berbagai keterampilan, seperti membaca, menulis, menggambar, tata krama, sopan-santun, memasak, serta membuat kerajinan tangan.

Dengan demikian, RA. Kartini adalah seorang pejuang wanita yang memperjuangkan kesetaraan gender di mana wanita pribumi memiliki kedudukan dan hak yang sama dengan laki-laki khususnya dalam bidang pendidikan.

0

Roboguru

Buku yang berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang yang memuat surat-surat Kartini bercerita tentang ...

Pembahasan Soal:

Buku Habis Gelap Terbitlah Terang merupakan kumpulan surat korespondensi Kartini. Buku ini diterbitkan pada tahun 1911 dan dicetak sebanyak 5 kali. Surat-surat Kartini diketahui pernah diterjemahkan ke dalam bahasa Jawa dan bahasa Sunda. Surat-surat yang Kartini tulis lebih banyak berupa keluhan-keluhan mengenai kondisi wanita pribumi di mana ia melihat contoh kebudayaan Jawa yang ketika itu lebih banyak menghambat kemajuan pribumi. Ia juga menuliskan bahwa ada banyak kendala yang dihadapi perempuan pribumi khususnya di Jawa agar bisa lebih maju dan sejajar dengan pria.

Jadi, jawaban yang tepat adalah C.

0

Roboguru

Jelaskan siapa sosok Raden Ajeng Kartini

Pembahasan Soal:

Raden Adjeng Kartini (lahir di Jepara, Hindia Belanda, 21 April 1879, meninggal di Rembang, Hindia Belanda, 17 September 1904 pada umur 25 tahun) berasal dari kalangan priyayi atau kelas bangsawan Jawa. Ia merupakan putri dari Raden Mas Adipati Ario Sosroningrat, seorang patih yang diangkat menjadi bupati Jepara segera setelah Kartini lahir. Kartini adalah putri dari istri pertama, tetapi bukan istri utama. Ibunya bernama M.A. Ngasirah, putri dari Nyai Haji Siti Aminah dan Kyai Haji Madirono, seorang guru agama di Telukawur, Jepara. Dari sisi ayahnya, silsilah Kartini dapat dilacak hingga Hamengkubuwana VI. Garis keturunan Bupati Sosroningrat bahkan dapat ditilik kembali ke istana Kerajaan Majapahit. Semenjak Pangeran Dangirin menjadi bupati Surabaya pada abad ke-18, nenek moyang Sosroningrat mengisi banyak posisi penting di Pangreh Praja. Kartini merupakan salah satu sosok pahlawan nasional yang berusaha untuk memperjuangkan kesederajatan wanita pribumi. 

Dengan demikian Raden Adjeng Kartini atau sebenarnya lebih tepat disebut Raden Ayu Kartini adalah seorang tokoh Jawa dan Pahlawan Nasional Indonesia. Kartini dikenal sebagai pelopor kebangkitan perempuan pribumi.

0

Roboguru

Pemikiran R.A.Kartini tentang Emansipasi wanita memberikan pandangan baru kepada perempuan saat itu tentang pentingnya menuntut ilmu. Konsep ini tertuang dalam buku terbitan yang berjudul....

Pembahasan Soal:

Karya monumental RA Kartini dalam menuliskan tentang pentingnya bagi kaum perempuan untuk menuntut ilmu setinggi mungkin tertuang dalam bukunya yang diterbitkan dengan judul, "Habis Gelap, Terbitlah Terang". Isi buku ini merupakan hasil korespondensi atau surat menyurat antara Kartini dan teman - temannya tentang pendidikan bagi kaum perempuan.


Oleh karena itu, jawaban yang paling benar adalah A.space space 

0

Roboguru

Jelaskan peran R.A. Kartini dalam lahirnya Kongres Perempuan!

Pembahasan Soal:

Salah satu  tokoh perempuan yang sering dianggap sebagai peletak dasar perjuangan perempuan Indonesia adalah Raden Ajeng Kartini yang lahir pada tanggal 21 April 1879 di Jepara, Jawa Tengah. Ayahnya ialah Raden Mas Adipati Sosroningrat, seorang Bupati Jepara. Raden Ajeng Kartini berdiri tidak hanya sebagai tokoh, tetapi juga tokoh yang monumental. Keberaniannya melampaui perempuan pada masanya, maka tak heran jika ia dinilai sebagai pelopor yang menegakkan tonggak perjuangan perempuan dan pelopor Pergerakan kaum wanita Indonesia. Beliau adalah wanita Indonesia pertama yang memiliki cita-cita untuk dapat memajukan kaumnya dalam bidang pendidikan atau pengajaran. Sebagai akibat dari kurangnya mendapatkan pendidikan atau pengajaran. Kaum wanita tersebut diperlakukan tidak adil. (kartini suka menulis pemikirannya) Ide-ide progresif Kartini yang terangkum dalam buku berjudul asli Door Duisternis Tot Licht (pertama kali terbit tahun 1911) tersebut lantas menjadi sumber inspirasi banyak generasi perempuan muda. Layaknya semangat berkobar para pemuda Budi Utomo di awal pembentukannya, perempuan-perempuan berpendidikan di awal abad ke-20 semakin gencar mendirikan sekolah dan perkumpulan bagi kalangan mereka sendiri. Ketika pada tahuan 1911 surat-surat Kartini diterbitkan, Van Deventer terkesan sekali, sehingga tergerak untuk menulis sebuah resensi yang panjang-lebar, sekadar untuk menyebarluaskan cita-cita Kartini, yang cocok dengan cita-cita Deventer sendiri: mengangkat bangsa pribumi secara rohani dan ekonomis, memperjuangkan emansipasi mereka. Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah Sekolah Kartini. Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer, seorang tokoh Politik Etis. Pada tahun 1912, muncul organisasi perempuan pertama di Indonesia bernama Putri Mardika. Keberhasilan program pendidikan Sekolah Kartini memiliki dampak yang besar bagi kelahiran organisasi pergerakan perempuan di Indonesia. Sekolah Kartini mampu melahirkan kader-kader perempuan di berbagai daerah yang nantinya menjadi pendiri organisasi perempuan seperti Wanita Taman Siswa, Wanito Utomo, Aisyiyah, dan lainnya. 

Anggota-anggota dari organisasi inilah yang nanti turut aktif dalam Kongres Perempuan Indonesia I yang diadakan di Pendopo Joyodipuran, Yogyakarta. Dalam kongres ini masalah-masalah politik tidak dibahas melainkan hanya berbicara tentang pendidikan, perkawinan, dan perlindungan bagi perempuan dan anak-anak. Dalam pertemuan ini diambil sebuah keputusan untuk mendirikan Perikatan Perempuan Indonesia (PPI).


Dengan demikian peranan R.A. Kartini dalam lahirnya Kongres Perempuan adalah melalui tulisan-tulisan yang dibuat R.A Kartini, ia sangat menginspirasi dan mengobarkan semangat para perempuan di masa itu. Berkat kegigihannya Kartini, kemudian didirikan Sekolah Wanita oleh Yayasan Kartini di Semarang pada 1912, dan kemudian di Surabaya, Yogyakarta, Malang, Madiun, Cirebon dan daerah lainnya. Nama sekolah tersebut adalah Sekolah Kartini. Yayasan Kartini ini didirikan oleh keluarga Van Deventer. Dari sekolah tersebut lahir kader-kader perempuan di berbagai daerah yang nantinya menjadi pendiri organisasi perempuan. Anggota-anggota dari organisasi inilah yang nanti turut aktif dalam Kongres Perempuan Indonesia I.

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved