Roboguru

Amatilah sifat-sifat logam golongan IIA dan jawablah pertanyaan berikut: Bagaimana kecenderungan energi pengionan dan keelektronegatifan logam goIongan IIA? Mengapa demikian?

Pertanyaan

Amatilah sifat-sifat logam golongan IIA dan jawablah pertanyaan berikut:

  • Bagaimana kecenderungan energi pengionan dan keelektronegatifan logam goIongan IIA? Mengapa demikian?

Pembahasan Soal:

  • Energi pengionan/ionisasi.
    Energi ionisasi merupakan energi yang dibutuhkan untuk melepaskan satu elektron terluar dari suatu atom/ion dalam keadaan gas (nilai energi ionisasi selalu positif ). Dalam satu golongan, energi ionisasi dari suatu atom akan cenderung menurun dari atas ke bawah. Hal ini disebabkan kulit atom bertambah sehingga jarak antara inti dan elektron terluar semakin besar sehingga gaya tarik antara inti dengan elektron terluar semakin lemah dan menyebabkan energi untuk melepaskan elektron terluar semakin kecil.
  • keelektronegatigan.
    Keelektronegatifan merupakan kecenderungan suatu atom untuk menarik elektron sehingga memiliki kecenderungan untuk bermuatan negatif/parsial negatif. Nilai keelektronegatifan dari suatu atom ditetapkan oleh berbagai skala dengan rumusan tertentu dan skala yang sering digunakan adalah skala pauling. Dalam satu golongan, dari atas ke bawah nilai keelektronegatifan cenderung menurun.

Jadi, dalam satu golongan dari atas ke bawah energi pengionan dan keelektronegatifan logam goIongan IIA cenderung menurun seiring bertambahnya kulit atom dan jari-jari atom.

Pembahasan terverifikasi oleh Roboguru

Dijawab oleh:

Z. Hardi

Mahasiswa/Alumni Universitas Riau

Terakhir diupdate 12 September 2021

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

Pertanyaan yang serupa

Mengapa elektron valensi logam golongan IIA lebih sulit dilepaskan daripada elektron valensi logam golongan lA yang seperiode? Apa pengaruhnya terhadap energi pengionan?

Pembahasan Soal:

Umumnya untuk golongan A, valensi sama dengan golongannya. Golongan IIA memiliki elektron valensi sesuai golongannya yaitu 2 (elektron valensi berada pada subkulit ns2) dan golongan IA memiliki elektron valensi 1 (elektron valensi pada subkulit ns1). Subkulit s mempunyai 1 orbital dan dalam 1 orbital terisi sepasang elektron, sehingga golongan IIA yang memiliki elektron valensi 2 sudah berpasangan sehingga lebih stabil dari golongan IA yang elektronnya valensinya menyendiri, pengaruh kestabilan ini menyebabkan golongan IIA lebih sulit dilepaskan dari pada elektron valensi golongan IA yang seperiode..

Energi pengionan adalah energi yang dibutuhkan untuk melepaskan 1 elektron pada kulit terluar dalam keadaaan gas, sehingga pengaruh kestabilan golongan IIA berpengaruh terhadap energi pengionan. Energi pengioanan akan lebih tinggi/besar jika elektron valensinya berada dalam kestabilan.

Dengan demikian, elektron valensi logam golongan IIA lebih sulit dilepaskan daripada elektron valensi logam golongan lA yang seperiode hal ini disebabkan oleh kestabilan elektron valensi golongan IIA , dan pengaruhnya terhadap energi pengionan juga akan makin besar/tinggi. 

0

Roboguru

Jika Anda amati, energi pengionan kedua logam-logam golongan IIA lebih rendah daripada energi pengionan kedua logam-logam golongan lA. Dapatkah Anda menjelaskan fakta ini?

Pembahasan Soal:

Energi pengionan adalah energi yang dibutuhkan untuk melepaskan 1 elektron pada kulit terluar dalam keadaaan gas. Umumnya untuk golongan A valensi sama dengan golongannya, golongan IIA memiliki elektron valensi sesuai golongannya yaitu 2 (atau pada sub kulit ns2) dan golongan IA memiliki elektron valensi 1 (atau pada sub kulit ns1). Energi pengionan kedua maksudnya energi yang dibutuhkan untuk melepaskan elektron kedua pada kulit terluar dari valensinya, untuk golongan IIA karena valensinya ada 2 maka elektron kedua yang dilepas masih berda pada kulit yg sama dengan elektron pertama yang dilepas, jika dibandingkan dengan golongan IA yang memiliki valensi 1 maka elektron kedua yang akan dilepas berada pada kulit yang berbeda dengan elektron pertama yang dilepas dan elektron kedua yang akan dilepas berada pada kulit yang lebih dekat dengan inti atom dan udah stabil sehingga akan sulit melepas elektronnya sehingga membutuhkan energi yang besar untuk melepaskannya elektron keduanya, dibandingkan dengan golongan IIA untuk melepas elektron kedua tidak membutuhkan energi yang terlalu besar karena masih berada pada kulit yang sama dengan elektron pertama yang dilepas.

Dengan demikian, energi pengionan kedua logam-logam golongan IIA lebih rendah daripada energi pengionan kedua logam-logam golongan lA, hal ini dipengaruhi oleh posisi atau letak elektron kedua yang akan dilepas.

0

Roboguru

Mengapa senyawa berilium lebih kovalen daripada senyawa-senyawa logam golongan alkali tanah lainnya?

Pembahasan Soal:

Dalam satu golongan, jari-jari atom dari atas ke bawah semakin besar sehingga gaya tarik inti semakin kecil. Hal ini menyebabkan energi ionisasi dari dari atas ke bawah semakin kecil sehingga elektron terluar lebih mudah lepas.

Unsur berilium (Be) dalam sistem periodik unsur terletak pada golongan alkali tanah paling atas. Dengan demikian, energi ionisasi berilium paling besar dibanding unsur alkali tanah lainnya sehingga mempunyai kemungkinan terkecil untuk membentuk ion Be to the power of 2 plus sign. Oleh karena itu, senyawa-senyawa berilium mempunyai sifat kovalen.

Jadi, senyawa berilium lebih kovalen daripada senyawa-senyawa logam golongan alkali tanah lainnya karena energi ionisasinya paling besar.space 

0

Roboguru

Mengapa energi ionisasi pertama logam alkali tanah lebih besar daripada energi ionisasi pertama logam alkali?

Pembahasan Soal:

Energi ionisasi merupakan energi yang diperlukan untuk melepaskan elektron terluar suatu atom netral dalam wujud gas.

Dalam satu periode, energi ionisasi dari kiri ke kanan semakin besar. Logam alkali tanah (IIA) dalam sistem periodik terletak di sebelah kanan logam alkali (IA). Jari-jari atom logam alkali tanah lebih kecil sehingga gaya tarik inti terhadap elektron lebih kuat. Hal inilah yang menyebabkan elektron logam alkali tanah lebih sulit untuk dilepas dibandingkan logam alkali sehingga energi ionisasinya lebih besar.

Jadi, energi ionisasi pertama logam alkali tanah lebih besar daripada energi ionisasi pertama logam alkali dikarenakan jari-jarinya lebih kecil akibatnya elektron lebih sulit untuk dilepas.space 

0

Roboguru

Sifat fisis berikut yang tidak meningkat secara periodik dari Be, Mg, Ca, Sr, dan Ba adalah ....

Pembahasan Soal:

Secara periodik dari Be, Mg, Ca, Sr, dan Ba mengalami peningkatan nomor atom, sehingga yang terjadi adalah :

  • jari-jari atom akan bertambah besar
  • energi ionisasi semakin kecil karena ikatan inti semakin melemah. 
  • sifat logam dan sifat basa semakin besar
  • potensial reduksi semakin kecil, karena semakin mudah melepas elektron
  • massa jenis atom semakin besar

Jadi, jawaban yang tepat adalah E

0

Roboguru

Roboguru sudah bisa jawab 91.4% pertanyaan dengan benar

Tapi Roboguru masih mau belajar. Menurut kamu pembahasan kali ini sudah membantu, belum?

Membantu

Kurang Membantu

Apakah pembahasan ini membantu?

Belum menemukan yang kamu cari?

Post pertanyaanmu ke Tanya Jawab, yuk

Mau Bertanya

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860

Coba GRATIS Aplikasi Ruangguru

Produk Ruangguru

Produk Lainnya

Hubungi Kami

Ikuti Kami

©2021 Ruangguru. All Rights Reserved